Pada usia berapa sebaiknya Anda memulai Ulthera (Ultherapy)?

Ulthera (Ultherapy) biasanya direkomendasikan ketika tanda-tanda awal laksitas kulit atau kehilangan kolagen mulai muncul. Rata-rata, hal ini biasanya terjadi sekitar usia 30 tahun ke atas, karena pada usia ini kolagen mulai menurun secara lebih signifikan. Pada tahap ini, struktur kulit secara bertahap menjadi lebih tipis, kontur wajah mungkin mulai kehilangan definisi, dan area seperti pipi dapat mulai mengendur.
Namun, perawatan ini juga dapat dimulai sejak usia 24–25 tahun jika terdapat faktor-faktor yang berkontribusi. Faktor-faktor ini dapat mencakup predisposisi genetik terhadap laksitas kulit dini, penurunan berat badan yang drastis yang menyebabkan kehilangan volume wajah dan pipi mengendur, paparan sinar matahari yang sering, tingkat stres yang tinggi, atau kurang tidur, yang semuanya dapat mempercepat pemecahan kolagen di bawah kulit. Selain itu, individu yang sering menggunakan otot wajahnya dalam aktivitas sehari-hari—seperti sering berbicara atau ekspresi wajah yang aktif—juga dapat mengalami penurunan kolagen lebih awal.
Manfaat Perawatan Ulthera di Usia Lebih Muda (Sekitar 25–35 Tahun)
1. Menstimulasi Kolagen Sebelum Kulit Mulai Memburuk
Energi menembus hingga ke lapisan SMAS, merangsang produksi kolagen baru. Hasilnya, kulit tetap kuat, elastis, dan kencang, serta mempertahankan tampilan awet muda dalam jangka panjang.
2. Membantu Mempertahankan Kontur dan Struktur Wajah Lebih Lama
Saat kulit belum mengalami pengenduran yang signifikan, perawatan Ulthera dapat membantu “mengunci” struktur wajah pada tempatnya, menjaga kontur wajah tetap tegas. Wajah tampak lebih cerah dan segar, mencegah tanda-tanda awal kelelahan atau penuaan dan mengurangi kebutuhan prosedur tambahan.
3. Menghasilkan Hasil yang Lebih Alami
Saat tingkat kerusakan kulit masih minimal, hasil perawatan cenderung tampak lebih lembut dan alami. Tidak mengubah penampilan wajah secara drastis, dan energi yang digunakan pun sering kali lebih rendah. Hal ini umumnya membuat prosedur lebih nyaman dan tidak terlalu menyakitkan.
4. Dapat Lebih Hemat Biaya dalam Jangka Panjang
Memulai lebih awal dapat mengurangi biaya jangka panjang karena meminimalkan kebutuhan untuk berbagai teknologi atau perawatan yang sering yang biasanya diperlukan saat penuaan kulit sudah lanjut. Bagi banyak individu, satu sesi per tahun mungkin sudah cukup, dibandingkan jika memulai perawatan di usia yang lebih tua (40–50 tahun ke atas) yang mungkin memerlukan koreksi lebih intensif.
Ringkasan
Singkatnya, semakin awal Anda mulai merawat kulit, semakin lama kulit dapat mempertahankan struktur alaminya tanpa bergantung pada prosedur bedah. Hal ini serupa dengan memperkuat fondasi sebelum mulai rusak.
Memulai perawatan Ulthera pada usia yang lebih muda dapat dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menjaga kulit tetap sehat dan awet muda.
Sumber: A-listicclinic
**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Apa yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Menjalani LASIK untuk Hipermetropia? 8 Tindakan Pencegahan yang Tidak Boleh Anda Abaikan
Presbyopia LASIK, yang juga dikenal oleh banyak orang sebagai Presbyond, adalah salah satu inovasi yang membantu orang dengan rabun dekat terkait usia (presbyopia) untuk kembali ke kehidupan sehari-hari yang lebih nyaman dengan mengurangi ketergantungan pada kacamata. Namun, dari perspektif medis, menjalani LASIK presbyopia bukanlah pengobatan yang seharusnya diputuskan hanya berdasarkan harga atau penawaran promosi. Artikel ini akan memandu Anda untuk lebih memahami

Depresi pada Lansia: Kondisi Kesehatan Mental yang Tidak Boleh Diabaikan
Seringkali, masyarakat Thailand memiliki salah persepsi tentang lansia. Orang sering percaya bahwa individu berusia 60 tahun ke atas, yang biasanya berada di tahap pensiun, menjalani kehidupan yang santai dan bebas beban. Asumsi ini muncul karena mereka telah menyelesaikan banyak tanggung jawab, termasuk tugas profesional dan kewajiban keluarga. Selain itu, lansia sering dianggap sebagai individu yang telah menghadapi banyak tantangan dalam hidup dan karena itu seharusnya tidak mudah merasa tersiksa atau mengalami ketidaknyamanan emosional.

Facial Sel Punca: Peremajaan Non-Bedah dengan Pengobatan Regeneratif
Dalam bidang kedokteran estetika yang terus berkembang, peremajaan wajah berbasis sel punca muncul sebagai alternatif pilihan dibandingkan prosedur invasif, menawarkan manfaat yang terlihat dan jangka panjang tanpa pembedahan atau filler sintetis.