ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

  1. Artikel
  2. Health
  3. Berhati-hatilah terhadap Reaksi Alergi Obat yang Parah

Berhati-hatilah terhadap Reaksi Alergi Obat yang Parah

OOverbrook Hospital ChiangRaion April 5, 2026baca 2 menit
Berhati-hatilah terhadap Reaksi Alergi Obat yang Parah

Reaksi kulit berat terkait obat seperti Stevens-Johnson Syndrome (SJS) dan Toxic Epidermal Necrolysis (TEN) dapat terjadi setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu, termasuk Allopurinol, Carbamazepine, Phenytoin, Phenobarbital, dan Abacavir. Reaksi ini dapat berkembang dalam 3 bulan pertama setelah memulai pengobatan.

Tanda-tanda Awal Kemungkinan Alergi Obat

        1. Pembengkakan wajah

        2. Pembengkakan mata disertai ruam

        3. Biduran disertai sesak napas

Tanda-tanda Alergi Obat yang Berat

        1. Demam

        2. Sariawan di mulut

        3. Peradangan mata

        4. Pengelupasan kulit

Obat-obatan ini efektif, bermanfaat, dan terjangkau. Namun, laporan telah menunjukkan bahwa reaksi alergi obat yang berat dapat terjadi pada pasien di Thailand. Studi menemukan bahwa populasi Asia mungkin memiliki risiko alergi obat berat yang jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok etnik lainnya, dengan beberapa laporan menunjukkan bahwa risikonya bisa sampai 55 kali lebih tinggi. Pada kasus berat, reaksi ini dapat menyebabkan disabilitas atau bahkan kematian.

Saat ini, pengujian genetik dapat membantu memprediksi risiko ini dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Pasien masih dapat mulai mengonsumsi obat bila pengobatan memang diperlukan, karena reaksi alergi ini biasanya hanya terjadi setelah beberapa hari penggunaan. Namun, pemantauan secara cermat terhadap tanda-tanda peringatan sangat penting.

Pemeriksaan genetik dapat dilakukan sebelum memulai pengobatan atau dalam waktu 2 bulan setelah memulai terapi
Tidak diperlukan puasa atau pembatasan makan sebelum tes

 

Sumber : Overbrook Hospital Chiang Rai

**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO

O
Overbrook Hospital ChiangRai

Penulis Independen

Bagikan artikel ini

Bagikan artikel ini

O
Overbrook Hospital ChiangRai

Penulis

Artikel Lainnya

Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Pariwisata Medis di Thailand: Tempat Penyembuhan yang Terasa Seperti Liburan Sepanjang Hayat
May 21, 2026•Pariwisata Medis & Kesehatan

Pariwisata Medis di Thailand: Tempat Penyembuhan yang Terasa Seperti Liburan Sepanjang Hayat

Bayangkan Anda terbangun di Bangkok, menghadap Sungai Chao Phraya saat perahu ekor panjang melintas di jendela Anda. Beberapa jam kemudian, Anda telah menyelesaikan skrining kesehatan lengkap di rumah sakit bertaraf internasional, meninjau hasilnya, dan menikmati kopi dingin di tepi kolam renang atap sebelum makan malam di Asiatique.

Perbedaan Antara “Pijat Umum” dan “Pijat Anatomi & Kesejahteraan”
May 15, 2026•Pengetahuan

Perbedaan Antara “Pijat Umum” dan “Pijat Anatomi & Kesejahteraan”

Pijat Anatomi & Kesejahteraan menggabungkan relaksasi dengan pemahaman tentang struktur otot dan keseimbangan tubuh. Ini membantu meredakan ketegangan, nyeri otot, dan kekakuan, mengembalikan gerakan, serta mengatasi penyebab utama ketidaknyamanan. Cocok untuk orang dengan Sindrom Kantor atau nyeri otot kronis.

Peringatan Songkran: Cara Mencegah dan Menangani Cedera “Hisapan Sepatu” Saat Perayaan Festival Air
Apr 14, 2026•Perjalanan

Peringatan Songkran: Cara Mencegah dan Menangani Cedera “Hisapan Sepatu” Saat Perayaan Festival Air

Saat Thailand merayakan Songkran, banyak pengunjung festival menikmati cipratan air di jalanan, tetapi satu masalah yang cukup umum terus berulang setiap tahun, yaitu masalah yang disebut “sepatu menempel,” saat sandal slip-on basah atau sepatu karet melekat erat di kaki atau pergelangan kaki setelah terpapar air dalam waktu yang lama.