ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

  1. Artikel
  2. Mother & Child
  3. Obesitas Anak

Obesitas Anak

RRajavej Hospital Chiangmaion March 27, 2026baca 2 menit
Obesitas Anak

Obesitas pada anak, yang sering dianggap orang tua sebagai “gemuk yang lucu,” sebenarnya dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Ini termasuk kolesterol tinggi, diabetes, hipertensi, mendengkur, menstruasi tidak teratur, dan bahkan masalah psikologis seperti rendah diri atau menjadi bahan ejekan oleh teman sebaya. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah anak dengan kelebihan berat badan dan obesitas di Thailand meningkat secara signifikan. Hal ini terutama disebabkan oleh asupan kalori berlebih dibandingkan dengan pengeluaran energi harian, seringkali akibat kebiasaan memanjakan anak oleh orang tua atau anggapan bahwa anak gemuk lebih sehat atau lucu. Penyebab lain dapat mencakup kondisi genetik atau ketidakseimbangan hormonal. Diagnosis biasanya didasarkan pada grafik pertumbuhan berat badan terhadap tinggi badan anak. Jika berat badan anak melebihi 120% dari nilai standar, anak tersebut dianggap obesitas. Grafik ini biasanya dicatat dalam buku kesehatan ibu dan anak, di mana dokter memantau berat dan tinggi badan anak selama kunjungan rutin. Untuk penanganan, anak-anak tidak boleh diberi diet ketat, karena mereka masih dalam masa pertumbuhan. Sebaliknya, orang tua sebaiknya membimbing anak untuk mengembangkan kebiasaan sehat dan disiplin, seperti:

 - Mendorong aktivitas fisik (setidaknya 1-2 jam bermain atau olahraga per hari)

 - Mengurangi waktu layar (TV, komputer, perangkat seluler)

 - Mengontrol porsi makan dan mendorong nutrisi seimbang

 - Menghindari makanan tinggi kalori seperti makanan goreng, daging berlemak, dan masakan berminyak

 - Membatasi asupan gula, termasuk permen, es krim, makanan penutup, kue, dan minuman manis (seperti soda, teh hijau, dan teh susu dengan tambahan gula)

Anak dengan obesitas berat atau gejala tambahan sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk evaluasi dan perawatan yang tepat.

Terakhir, hindari menggunakan makanan atau permen sebagai hadiah, karena dapat memperkuat kebiasaan makan yang tidak sehat.

 

 

 

sumber: Rajavej Hospital Chiangmai

**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO

R
Rajavej Hospital Chiangmai

Penulis Independen

Bagikan artikel ini

Bagikan artikel ini

R
Rajavej Hospital Chiangmai

Penulis

Artikel Lainnya

Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Tes AMH dalam IVF/ICSI: Mengapa Penting untuk Perencanaan Kesuburan
Mar 27, 2026•Pengetahuan

Tes AMH dalam IVF/ICSI: Mengapa Penting untuk Perencanaan Kesuburan

Hormon Anti-Müllerian (AMH) adalah biomarker kunci yang digunakan untuk menilai cadangan ovarium dan membimbing perawatan kesuburan seperti IVF dan ICSI. Artikel ini menjelaskan apa itu AMH, siapa yang sebaiknya mempertimbangkan pemeriksaan, bagaimana menginterpretasi hasil, dan pentingnya secara klinis dalam mengoptimalkan hasil pengobatan.

Tonsilitis: 8 Tanda Peringatan yang Tidak Boleh Anda Abaikan
Mar 27, 2026•Pengetahuan

Tonsilitis: 8 Tanda Peringatan yang Tidak Boleh Anda Abaikan

Tonsilitis adalah kondisi umum yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus yang menyebabkan peradangan pada amandel. Kondisi ini dapat mempengaruhi individu dari segala usia tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak. Artikel ini menguraikan tanda-tanda peringatan utama dari tonsilitis.

8 Tanda Peringatan Selama Kehamilan: Kapan Harus Pergi ke Rumah Sakit
Mar 27, 2026•Mother & Child

8 Tanda Peringatan Selama Kehamilan: Kapan Harus Pergi ke Rumah Sakit