Lipatan Nasolabial Dalam Dapat Membuat Anda Terlihat Lebih Tua Dari Usia Anda

Lipatan Nasolabial Dalam Dapat Membuat Anda Terlihat Lebih Tua dari Usia Anda: Apa yang Dapat Dilakukan?
Karena lipatan nasolabial terletak di area tengah wajah, ini adalah salah satu fitur yang paling terlihat ketika kita bercermin atau berinteraksi dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Lipatan ini menjadi sangat jelas saat kita tersenyum atau mengekspresikan wajah, karena beberapa otot di bagian tengah wajah berkontraksi dan mengangkat sudut mulut serta pipi, sehingga lipatan terlihat semakin menonjol.
Saat lipatan nasolabial menjadi lebih dalam, wajah bisa tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Seiring bertambahnya usia, kulit dan jaringan lunak di sekitar area bawah mata dan pipi atas secara bertahap kehilangan kekencangan dan mulai mengendur, yang semakin memperdalam lipatan. Proses ini sering dikaitkan dengan penuaan wajah tengah.
Sebelum memilih perawatan yang tepat, penting untuk memahami apa yang menyebabkan lipatan nasolabial dalam sejak awal.

Apa Penyebab Lipatan Nasolabial Dalam?
1. Struktur Bawaan
Pada beberapa individu, lipatan nasolabial dalam sudah ada sejak usia muda. Hal ini bisa disebabkan oleh ligament penahan wajah yang secara alami kuat, khususnya ligament bucco-maxillary, yang menambatkan jaringan lunak ke tulang di bawahnya dan menarik kulit ke dalam, menciptakan alur yang terlihat. Dalam kasus ini, lipatan di dekat sisi hidung mungkin sudah tampak dalam dan jelas sejak masa kanak-kanak.
2. Akumulasi Lemak Berlebih di Bawah Kulit
Sejumlah besar lemak subkutan atau superfisial di atas lipatan nasolabial, terutama pada kompartemen lemak nasolabial, dapat membuat area tersebut tampak lebih menonjol. Hal ini sering dikaitkan dengan peningkatan berat badan secara keseluruhan atau obesitas. Ketika jaringan di atas lipatan menjadi lebih penuh, garis lipatan asli akan tampak lebih jelas.
3. Kendur pada Jaringan Pipi dan Bawah Mata
Penyebab utama lainnya adalah penurunan bertahap jaringan lunak di area pipi dan bawah mata, yang biasa disebut penuaan wajah tengah. Ini terjadi ketika ligament penahan wajah penting yang biasanya menopang pipi atas melawan gravitasi mulai mengendur. Ini termasuk ligament zigomatik dan ligament masseterik atas.
Pelemahan struktur ini dapat berkaitan dengan beberapa faktor, seperti:
๐ Usia yang meningkat, yang memengaruhi kuantitas dan kualitas kolagen serta jaringan ikat
๐ Stres kronis
๐ Kebiasaan kurang tidur
๐ Asupan protein yang tidak cukup, yang dapat mengurangi pembentukan kolagen dan melemahkan jaringan penopang
4. Kelainan Struktur Tulang Wajah Tengah
Perubahan pada tulang pipi atau kerangka wajah di sekitarnya juga dapat berkontribusi pada lipatan dalam. Kelainan ini dapat disebabkan oleh operasi sebelumnya, trauma, atau perubahan struktur tulang wajah akibat usia, termasuk terjadinya rotasi tulang seiring waktu.

Bagaimana Cara Mengatasi Lipatan Nasolabial Dalam?
Perawatan harus dipilih berdasarkan penyebab yang mendasari, kedalaman lipatan, dan ekspektasi pasien. Tidak ada satu metode yang cocok untuk semua orang.
1. Dermal Filler
Injeksi dengan filler asam hialuronat atau fat grafting dapat sesuai untuk pasien muda atau mereka yang memiliki kedalaman lipatan ringan hingga sedang. Pendekatan ini membantu mengembalikan volume yang hilang dan melunakkan tampilan lipatan.
2. Mengurangi Lemak Berlebih di Atas Lipatan
Jika kepenuhan di atas lipatan nasolabial berkontribusi pada masalah, mengurangi volume di area ini dapat membantu meningkatkan keseimbangan wajah. Ini dapat dilakukan dengan dua cara utama, tergantung kasusnya:
๐ Meso injeksi lipolitik, yang mungkin memerlukan beberapa sesi berulang dengan interval sekitar dua minggu untuk hasil yang lebih terlihat
๐ Liposculpture, yang mungkin lebih disukai pasien yang menginginkan hasil yang lebih cepat dan terlihat jelas
3. Operasi Augmentasi Paranasal
Operasi augmentasi paranasal adalah pilihan lain untuk memperbaiki lipatan nasolabial dalam, terutama jika dukungan struktur kurang. Berbagai bahan dapat digunakan tergantung kebutuhan pasien dan rekomendasi dokter bedah, di antaranya:
๐ Jaringan autologous, seperti tulang rawan iga
๐ Implan medis, seperti silikon medical grade, Medpor, atau PCL
Prosedur ini umumnya dapat dilakukan melalui dua pendekatan:
๐ Pendekatan intranasal
๐ Pendekatan intraoral
4. Operasi Lifting Wajah Tengah
Pada pasien dengan kendur pipi yang lebih signifikan, tindakan midface lifting bisa lebih sesuai. Operasi ini dirancang untuk mengembalikan posisi jaringan wajah tengah yang turun dan mengurangi tampilan lipatan dalam akibat penuaan.
Beberapa teknik yang dapat digunakan antara lain:
๐ Operasi melalui insisi kelopak mata bawah, baik dengan pendekatan subciliary maupun transkonjungtival, tergantung indikasi
๐ Operasi melalui pendekatan temporal, kadang dikombinasikan dengan pendekatan intraoral
๐ Teknik facelift yang lebih ekstensif seperti Extended Deep Plane Facelift atau High SMAS Facelift, yang cocok bagi pasien yang juga ingin memperbaiki keluhan penuaan lain seperti sudut mulut turun, jowl, atau kulit leher yang kendur
5. Perawatan Kombinasi
Pada banyak kasus, lipatan nasolabial dalam disebabkan oleh beberapa faktor sekaligus. Oleh karena itu, kombinasi beberapa metode perawatan dapat memberikan hasil yang paling optimal dan tampak alami.
Cara Memilih Perawatan yang Tepat
Rencana perawatan yang paling tepat harus berdasarkan:
๐ Penyebab utama lipatan nasolabial
๐ Tingkat kedalaman lipatan
๐ Preferensi dan kesiapan pasien, termasuk anggaran serta waktu pemulihan
Pencegahan bagi yang Tidak atau Minim Memiliki Lipatan Nasolabial
Bagi mereka yang belum memiliki lipatan dalam, atau hanya menunjukkan gejala ringan, perawatan pencegahan dapat membantu menunda perkembangannya. Rekomendasi umum meliputi menjaga kesehatan secara keseluruhan, menghindari kurang tidur kronis, mengurangi stres, dan mencukupi konsumsi protein untuk mendukung pembentukan kolagen serta jaringan ikat.
Penting juga untuk menghindari kenaikan berat badan berlebih, yang dapat menyebabkan penumpukan lemak di area nasolabial. Selain itu, perawatan wajah rutin seperti pijat wajah, HIFU, radiofrekuensi, atau thread lifting (tanam benang) dapat dipertimbangkan sesuai preferensi individu.
Kesimpulan
Lipatan nasolabial dalam dapat berkembang karena berbagai alasan, termasuk anatomi bawaan, distribusi lemak, kendur jaringan lunak, dan perubahan struktur tulang wajah. Karena setiap kasus berbeda, perawatan harus dipersonalisasi dan didasarkan pada penilaian yang cermat terhadap penyebab sebenarnya. Dengan pendekatan yang tepat, penampilan yang lebih muda, seimbang, dan segar dapat tercapai.
sumber :
ArokaGO Providers Dr.Gorn Aesthetique
**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Peringatan Songkran: Cara Mencegah dan Menangani Cedera “Hisapan Sepatu” Saat Perayaan Festival Air
Saat Thailand merayakan Songkran, banyak pengunjung festival menikmati cipratan air di jalanan, tetapi satu masalah yang cukup umum terus berulang setiap tahun, yaitu masalah yang disebut “sepatu menempel,” saat sandal slip-on basah atau sepatu karet melekat erat di kaki atau pergelangan kaki setelah terpapar air dalam waktu yang lama.

Office Syndrome: Masalah Kesehatan Umum di Kalangan Pekerja Modern
Di era ketika bekerja di depan komputer telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, Office Syndrome telah muncul sebagai salah satu masalah kesehatan yang paling umum di kalangan orang dewasa usia kerja.

Urin tidak mengalir, tidak dapat menahan urine
Urine tidak mengalir, tidak dapat menampung urine, periksa segera sebelum menjadi pembesaran prostat atau BPH (Pembesaran Prostat Benign).