Persiapkan kulitmu... dan bersinar percaya diri di musim panas ini

Musim panas ini, tidak ada yang terasa lebih panas daripada teriknya matahari di Thailand. Sebagai negara tropis, terutama dari bulan Maret hingga Mei, cuaca menjadi sangat panas dan lembap. Sinar matahari yang intens selama musim ini dapat merusak kulit wajah dan tubuh, menyebabkan kulit terbakar matahari dan memicu masalah kulit yang umum seperti jerawat, melasma, flek, dan kulit kusam. Karena kita tidak dapat menghindari panasnya musim panas, cara terbaik adalah belajar bagaimana melindungi dan merawat kulit kita agar tetap bercahaya dan percaya diri meskipun di bawah terik matahari yang paling kuat.
Waktu antara pukul 10:00 pagi hingga 15:00 siang sebaiknya dihindari.
Hal ini karena sinar matahari paling kuat pada waktu tersebut. Paparan sinar matahari yang berkepanjangan meningkatkan risiko kulit terbakar. Dalam beberapa kasus, gejala bisa lebih berat, termasuk kemerahan, pembengkakan, lepuh, demam, dan mual.
Paparan sinar matahari juga merupakan faktor utama penuaan dini pada kulit, seperti kerutan dan garis halus, terutama bagi mereka yang tidak menggunakan tabir surya. Pencegahan sebaiknya dimulai sedini mungkin, bahkan sejak masa bayi. Ingat untuk memberikan perhatian ekstra pada anak-anak di rumah.
Cara paling penting untuk melindungi kulit Anda dari sinar matahari adalah dengan mengaplikasikan losion atau tabir surya secara teratur. Oleskan setidaknya 15–30 menit sebelum terpapar sinar matahari dan ulangi setiap 2 jam. Pilih produk dengan SPF (Sun Protection Factor) minimal 15–30. Jika Anda akan terpapar sinar matahari dalam waktu lama sepanjang hari, pilih tabir surya dengan SPF 50++ atau lebih tinggi, karena SPF lebih tinggi memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap sinar UVB. Sebagai contoh, SPF 30 dapat memblokir sekitar 97% sinar UVB—namun, tidak ada tabir surya yang dapat memberikan perlindungan 100%.
Jika Anda berencana untuk berenang atau melakukan aktivitas di air, pilih tabir surya yang tahan air untuk perlindungan yang lebih baik.
Lindungi Bibir dan Tangan
Selain mengoleskan tabir surya pada wajah dan tubuh, jangan lupakan area bibir Anda. Gunakan pelembap bibir yang mengandung SPF untuk melindungi kulit sensitif di area ini. Bagian lain yang sering terabaikan adalah tangan—mengaplikasikan losion secara teratur membantu mencegah kekeringan, terutama di cuaca panas.
Gunakan Pelembap Secara Teratur
Setelah terpapar sinar matahari, beberapa orang mungkin mengalami kulit mengelupas. Ini terjadi karena sinar UV merusak sel-sel kulit, menyebabkan sel-sel tersebut rusak dan terlepas. Mengaplikasikan pelembap secara teratur membantu memperlambat proses ini dan menjaga kulit tetap sehat. Ada banyak jenis pelembap yang tersedia, jadi Anda dapat memilih yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
Gunakan Pakaian dan Aksesori Pelindung
Menggunakan perlengkapan pelindung seperti topi dan kacamata hitam dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan dari sinar matahari.
Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Minum banyak air untuk menjaga keseimbangan tubuh dan menjaga kulit tetap terhidrasi. Pada cuaca panas, tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat. Tidak cukup minum dapat menyebabkan dehidrasi serta kulit kering dan kusam. Usahakan minum setidaknya 8–10 gelas air per hari, atau lebih jika diperlukan.
Sumber :
**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Peringatan Songkran: Cara Mencegah dan Menangani Cedera “Hisapan Sepatu” Saat Perayaan Festival Air
Saat Thailand merayakan Songkran, banyak pengunjung festival menikmati cipratan air di jalanan, tetapi satu masalah yang cukup umum terus berulang setiap tahun, yaitu masalah yang disebut “sepatu menempel,” saat sandal slip-on basah atau sepatu karet melekat erat di kaki atau pergelangan kaki setelah terpapar air dalam waktu yang lama.

Office Syndrome: Masalah Kesehatan Umum di Kalangan Pekerja Modern
Di era ketika bekerja di depan komputer telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, Office Syndrome telah muncul sebagai salah satu masalah kesehatan yang paling umum di kalangan orang dewasa usia kerja.

Urin tidak mengalir, tidak dapat menahan urine
Urine tidak mengalir, tidak dapat menampung urine, periksa segera sebelum menjadi pembesaran prostat atau BPH (Pembesaran Prostat Benign).