Cara Mencegah Gigi Berlubang pada Anak Anda

Karies gigi adalah penyakit infeksi kronis pada gigi. Jika tidak diobati pada tahap awal, kondisi ini dapat memburuk dan memerlukan perawatan yang lebih ekstensif di masa depan, yang dapat menyebabkan nyeri dan komplikasi yang berpotensi mengancam jiwa.
Di Bangkok International Dental Center, tim dokter gigi anak kami berkomitmen untuk memberikan perawatan gigi preventif dan terapeutik yang profesional bagi anak-anak.
Rekomendasi berikut dapat membantu mencegah karies gigi pada anak-anak.
- Pertahankan kesehatan mulut ibu sejak awal kehamilan dengan mengunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan mulut secara rutin dan perawatan sesuai kebutuhan
- Terlepas dari metode pemberian makan, baik menyusui maupun memberi susu dengan botol, orang tua harus memastikan bahwa anak mereka mendapatkan paparan fluorida yang memadai.
Sejak lahir hingga usia 12 bulan, bersihkan rongga mulut bayi dengan lembut menggunakan kain lembut yang lembap. Saat gigi pertama erupsi, gunakan sikat gigi bayi berbulu lembut dengan sedikit pasta gigi berfluorida yang diformulasikan untuk bayi.
Mulai usia 12 bulan hingga 36 bulan, sikat gigi anak setidaknya dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluorida sebesar butiran kacang polong. Waktu yang paling tepat untuk menyikat gigi adalah setelah sarapan dan sebelum tidur
- Hindari menidurkan anak dengan botol atau membiarkan pemberian susu dengan botol berlangsung lama, karena hal ini dapat menyebabkan gigi terpapar gula dalam waktu lama dan meningkatkan risiko karies gigi serta kesulitan menelan.
- Jangan berbagi peralatan makan atau mengunyahkan makanan terlebih dahulu sebelum memberikannya kepada anak. Hindari membersihkan dot dengan mulut Anda, karena kebiasaan ini dapat memfasilitasi penularan bakteri kariogenik.
- Mulailah memperkenalkan minum dari cangkir pada usia sekitar 12–15 bulan. Kebiasaan ini mendukung perkembangan motorik oral dan mengurangi penggunaan botol yang berkepanjangan.
- Batasi konsumsi makanan manis dan camilan lengket, termasuk permen, kue kering, kue, minuman manis, dan jus buah. Jika dikonsumsi, makanan tersebut sebaiknya hanya diberikan saat waktu makan, kemudian diikuti dengan pembersihan mulut setelah makan.
- Hindari membiarkan anak tertidur saat menyusu atau minum susu dari botol. Menyusui eksklusif direkomendasikan untuk bayi berusia kurang dari enam bulan. Antara usia enam dan dua belas bulan, menyusui harus dibatasi tidak lebih dari empat kali pada malam hari, dengan air diberikan setelah setiap sesi menyusu. Untuk anak usia satu hingga enam tahun, asupan susu tidak boleh melebihi empat porsi per hari.
- Jadwalkan pemeriksaan gigi pertama anak pada usia satu tahun. Dokter gigi anak dapat menilai kesehatan mulut anak, mengaplikasikan varnish fluorida, dan memberikan panduan pencegahan. Kunjungan gigi secara rutin memungkinkan deteksi dini penyakit mulut dan memastikan penatalaksanaan yang tepat, sehingga mendukung kesehatan mulut sepanjang hayat.
Referensi :
Dentalworldchiangmai Cara Mencegah Karies Gigi pada Anak Anda
Dental World
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Ultraformer
As we age, the face often begins to show signs of sagging. The facial contour may become less defined, the cheeks may droop, a double chin may become more noticeable, and fine lines may gradually appear.

What Is PRP?
When discussing natural approaches to health and beauty restoration, one treatment that has attracted increasing attention is PRP, or platelet-rich plasma derived from a person’s own blood.

Restore a Firmer Abdomen with Tummy Tuck Surgery
A sagging or loose abdomen is a concern for many people, particularly after pregnancy, significant weight loss, or ageing.