Penyakit Parkinson dan Inovasi Pengobatan Baru

Setiap gerakan dalam kehidupan sehari-hari—mulai dari mengangkat segelas air dan berjalan untuk mengambil sesuatu hingga tersenyum kepada seorang teman—bergantung pada koordinasi kompleks otak dan sistem saraf. Namun, apa yang terjadi ketika sistem yang luar biasa ini mulai mengalami gangguan?
Penyakit Parkinson adalah gangguan neurologis yang memengaruhi gerakan dan dapat membuat bahkan aktivitas harian yang sederhana menjadi semakin sulit. Meskipun saat ini belum ada obatnya, kemajuan dalam pengobatan medis dapat membantu pasien mengendalikan gejala dan mempertahankan kualitas hidup yang lebih baik.
Artikel ini menjelaskan penyebab, gejala, dan pilihan pengobatan modern untuk penyakit Parkinson, membantu pasien dan keluarga mereka memahami kondisi ini dan mempersiapkan diri untuk menanganinya dengan lebih efektif.
Apa Penyebab Penyakit Parkinson, dan Siapa yang Berisiko?
Penyakit Parkinson adalah gangguan pada sistem saraf pusat yang disebabkan oleh degenerasi sel-sel saraf di area otak yang disebut substantia nigra.
Bagian otak ini terutama bertanggung jawab untuk memproduksi dopamin, sebuah neurotransmiter yang berperan penting dalam mengendalikan gerakan. Ketika kadar dopamin menurun, gerakan menjadi lebih sulit dan kemampuan pasien untuk melakukan aktivitas harian dapat terpengaruh.
Penyakit Parkinson lebih sering ditemukan pada lansia, dan risikonya umumnya meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, semakin banyak pasien kini didiagnosis pada usia yang lebih muda. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit Parkinson onset dini.
Karena itu, memahami penyakit Parkinson penting bagi orang dari segala usia.
Bagaimana Gejala Penyakit Parkinson Dapat Dikenali?
Gejala awal penyakit Parkinson dapat muncul dalam beberapa cara. Pasien dan orang-orang di sekitarnya mungkin menyadari tanda-tanda umum berikut.
๐ Tremor: Getaran yang umumnya terjadi saat beristirahat atau duduk diam. Kondisi ini sering kali mulai pada jari-jari dan dapat secara bertahap menyebar ke tangan.
๐ Bradikinesia: Gerakan yang melambat saat duduk, berdiri, atau berjalan. Aktivitas sehari-hari menjadi lebih sulit, dan bahkan bangkit dari kursi dapat terasa lebih lambat dari biasanya.
๐ Kekakuan: Kekakuan otot yang menyebabkan ketidaknyamanan dan membuat gerakan lebih sulit. Pasien mungkin merasa seolah-olah gerakannya terbatas.
๐ Instabilitas postural: Kesulitan mempertahankan keseimbangan, meningkatkan risiko jatuh dan kecelakaan selama aktivitas harian.
Gejala lain juga dapat terjadi, termasuk:
๐ Kesulitan berbicara atau bicara tidak jelas
๐ Gangguan menelan
๐ Depresi
๐ Gangguan tidur
๐ Demensia pada stadium lanjut penyakit ini
Pilihan Pengobatan Modern untuk Penyakit Parkinson
Pengobatan saat ini berfokus pada pengendalian gejala dan memperlambat perkembangan kesulitan fungsional. Pengobatan dapat diberikan sejak tahap awal hingga penyakit yang lebih lanjut.
Pendekatan pengobatan utama meliputi hal-hal berikut.
Obat-obatan
Obat Oral
Obat oral merupakan pengobatan utama bagi sebagian besar pasien penyakit Parkinson. Obat ini biasanya diberikan dalam bentuk tablet, sehingga praktis untuk dikonsumsi.
Plester Transdermal
Plester obat dapat sesuai untuk pasien yang mengalami kesulitan menelan tablet atau memerlukan kontrol gejala yang terus-menerus sepanjang hari.
Obat Suntik
Obat suntik dapat digunakan untuk mengatasi periode “off”, ketika tubuh sementara tidak merespons obat rutin dengan baik.
Suntikan bekerja dengan cepat, meskipun efeknya mungkin berlangsung dalam waktu yang lebih singkat.
Stimulasi Otak Dalam
Stimulasi Otak Dalam, atau DBS, adalah pengobatan modern yang semakin banyak digunakan untuk penyakit Parkinson, terutama pada pasien dengan gejala berat atau mereka yang აღარ merespons obat dengan adekuat.
Prosedur ini melibatkan penanaman elektroda melalui pembedahan ke area dalam otak tertentu, khususnya:
๐ Nukleus subtalamikus
๐ Globus pallidus interna
Elektroda tersebut mengirimkan sinyal listrik terkontrol untuk membantu mengatur aktivitas otak abnormal yang berhubungan dengan gangguan gerakan.
DBS dapat secara efektif membantu mengendalikan beberapa gejala Parkinson, terutama:
๐ Tremor
๐ Gerakan yang lambat
๐ Kekakuan otot
DBS juga dapat mengurangi jumlah obat yang diperlukan, yang dapat membantu menurunkan efek samping jangka panjang dari obat.
Namun, DBS tidak cocok untuk setiap pasien. Pemilihan pasien yang cermat, penilaian terperinci, dan tindak lanjut yang ketat sangat penting karena prosedur ini dapat menyebabkan efek samping atau komplikasi yang tidak terduga pada sebagian individu.
Perawatan Penyakit Parkinson di Phyathai 1 Hospital
Brain and Nervous System Centre di Phyathai 1 Hospital menyediakan perawatan komprehensif bagi pasien dengan penyakit Parkinson.
Tim spesialis yang berpengalaman mendukung pasien sepanjang setiap tahap pengobatan, termasuk:
๐ Diagnosis menggunakan teknologi medis modern
๐ Perencanaan pengobatan yang dipersonalisasi
๐ Manajemen obat
๐ Operasi Deep Brain Stimulation
๐ Pemantauan ketat dan tindak lanjut perawatan
Pusat ini dilengkapi untuk memberikan pengobatan komprehensif dengan tujuan membantu pasien mengelola gejala mereka dan mempertahankan kualitas hidup sebaik mungkin.
Referensi :
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Terapi Sel di Thailand: Panduan untuk Mesenchymal Stromal Cells (MSCs) dan Perawatan Regeneratif yang Dipersonalisasi
Terapi sel adalah bidang yang berkembang dalam <strong>kedokteran regeneratif</strong> yang meneliti bagaimana sel dan mekanisme biologis turunan sel dapat mendukung perbaikan jaringan, regulasi imun, dan pemulihan.

Bangun dengan Lelah? Itu Bisa Menjadi Tanda Kelelahan Adrenal
Setiap pagi, kelenjar adrenal Anda bekerja diam-diam menghasilkan hormon yang membantu Anda merasa segar dan siap menghadapi hari—baik itu jadwal yang padat di kantor atau sekadar energi untuk menikmati rutinitas pagi Anda. Jadi, ketika awal hari yang cerah dan terasa mudah mulai terasa sulit didapat, dan bahkan hal-hal yang biasanya Anda nikmati pun terasa seperti sebuah usaha, ada baiknya untuk memperhatikannya. Perubahan ini sering kali merupakan cara tubuh meminta dukungan—sebuah tanda yang kadang disebut sebagai adrenal fatigue.

Apa Penyebab Umum Infertilitas?
Banyak orang tumbuh dengan menantikan hari ketika mereka dapat memiliki anak. Namun, banyak orang mendapati bahwa mereka tidak dapat memiliki anak sekeras apa pun mereka mencoba. Jika Anda mengalami kesulitan untuk hamil, kabar baiknya adalah bahwa perawatan sering kali tersedia, yang berarti Anda tetap dapat memiliki keluarga impian Anda. Namun, sebelum Anda dapat mengobati infertilitas, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa penyebabnya, dan ada beberapa kemungkinan penyebab. Ada banyak kemungkinan penyebab infertilitas, dan masing-masing dapat diobati dengan cara yang berbeda, jika memang dapat diobati. Di bawah ini adalah beberapa penyebab paling umum secara keseluruhan.