Kekhawatiran Kesehatan Pascapersalinan yang Harus Dipersiapkan Setiap Ibu Baru

Masalah Kesehatan Umum Setelah Melahirkan dan Cara Merawatnya
Halo, saya Dr Aom, Dr Nataya Rakpuang, seorang ginekolog estetika bersertifikasi American Board. Dalam artikel ini, saya ingin berbagi beberapa masalah kesehatan yang mungkin dialami ibu setelah melahirkan, beserta cara merawat dan memulihkan tubuh.
Perubahan fisik pascapersalinan tidak boleh diabaikan. Selama kehamilan, hampir setiap bagian tubuh berubah dan membesar untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Banyak orang beranggapan bahwa masalah utama hanyalah kenaikan berat badan, tetapi tubuh juga dapat mengalami beberapa perubahan lain dan tanda-tanda penurunan kondisi. Pemulihan sering kali membutuhkan waktu dan memerlukan perawatan yang tepat.
Masalah Kesehatan Umum Setelah Melahirkan
Kenaikan Berat Badan
Kenaikan berat badan selama kehamilan terjadi akibat perubahan hormonal, peningkatan asupan makanan, dan berkurangnya aktivitas fisik.
Setelah melahirkan, berat badan mungkin tidak turun secepat yang diharapkan. Banyak ibu mengalami perubahan bentuk tubuh yang memengaruhi rasa percaya diri mereka. Mengembalikan berat badan yang sehat dan merasa nyaman kembali dengan tubuhnya menjadi perhatian penting bagi banyak wanita.
Nyeri Tubuh
Ibu pascapersalinan umumnya mengalami nyeri pada area seperti:
๐ Punggung
๐ Pinggang
๐ Lutut
๐ Pergelangan kaki
Selama kehamilan, tubuh menanggung peningkatan berat badan ibu dan berat badan bayi selama sekitar sembilan bulan. Beberapa wanita mengalami kenaikan beberapa kilogram selama kehamilan, sehingga memberi tekanan tambahan pada sendi dan otot.
Rambut Rontok
Rambut rontok umum terjadi dalam beberapa bulan pertama setelah melahirkan, terutama saat menyusui. Kondisi ini berkaitan dengan penurunan kadar estrogen yang cepat setelah persalinan.
Beberapa ibu mengalami kerontokan rambut yang cukup banyak dan memilih memotong rambutnya pendek. Namun, memendekkan rambut tidak mengurangi jumlah kerontokan yang sebenarnya.
Perubahan Kondisi Kulit
Perubahan kulit setelah melahirkan merupakan keluhan yang umum. Kulit yang tampak bercahaya selama kehamilan dapat menjadi kering, kusam, atau tampak lelah setelah persalinan.
Kurang tidur dapat membuat kulit tampak semakin letih. Keluhan umum lainnya meliputi:
๐ Melasma
๐ Flek atau bercak gelap
๐ Munculnya garis-garis halus lebih dini
๐ Pori-pori membesar
๐ Makeup tidak menempel sebaik sebelumnya
Perubahan ini sangat erat kaitannya dengan fluktuasi hormonal setelah melahirkan.
Kebocoran Urine
Beberapa ibu mengalami kebocoran urine saat melakukan aktivitas yang meningkatkan tekanan intraabdomen, seperti:
๐ Batuk
๐ Bersin
๐ Tertawa keras
๐ Berolahraga atau bergerak tiba-tiba
Hal ini dapat terjadi ketika otot dasar panggul menjadi lemah atau teregang selama kehamilan dan persalinan.
Payudara Mengendur
Payudara yang mengendur merupakan keluhan pascapersalinan lainnya yang umum.
Selama menyusui, payudara pada awalnya dapat terasa kencang dan penuh karena produksi ASI. Namun, setelah frekuensi menyusui berkurang atau berhenti, payudara secara alami dapat kehilangan kekencangannya terlepas dari ukuran awalnya.
Perubahan ini dapat memengaruhi rasa percaya diri seorang ibu, terutama saat mengenakan pakaian yang sebelumnya terasa pas sebelum kehamilan.
Stretch Mark
Stretch mark sering terbentuk karena kulit meregang dengan cepat selama kehamilan.
Stretch mark dapat muncul pada:
๐ Perut
๐ Payudara
๐ Bokong
๐ Pinggul
๐ Paha
๐ Lengan atas
Stretch mark mungkin lebih tampak saat mengenakan pakaian renang atau pakaian yang memperlihatkan lebih banyak kulit, sehingga dapat memengaruhi rasa percaya diri.
Kelelahan
Kelelahan pascapersalinan sering kali disebabkan oleh merawat bayi sepanjang siang dan malam.
Ketika bayi sering terbangun pada malam hari, ibu mungkin tidak mendapatkan tidur yang cukup dan terus-menerus, sehingga menimbulkan kelelahan, kurang energi, dan kesulitan memulihkan kondisi fisik.
Penurunan Gairah Seksual
Merawat bayi sepanjang hari dapat membuat ibu lelah secara fisik dan emosional, yang dapat menurunkan gairah seksual.
Faktor lain yang dapat berkontribusi meliputi:
๐ Hampir seluruh perhatian tertuju pada bayi
๐ Kurangnya waktu pribadi
๐ Perubahan hormonal
๐ Kekeringan atau ketidaknyamanan vagina
๐ Kurang tidur
๐ Perubahan rasa percaya diri atau citra tubuh
Beberapa ibu juga dapat mengalami depresi pascapersalinan akibat beberapa faktor fisik, hormonal, dan emosional.
Perawatan dan Program Pemulihan Pascapersalinan
Berbagai jenis perawatan dan program pemulihan tersedia untuk mengatasi berbagai keluhan pascapersalinan.
Program Pengencangan Payudara
Program pengencangan payudara dapat menggunakan teknologi radiofrekuensi Specific 448 kHz untuk menghantarkan energi ke jaringan dan mendukung pemulihan pada tingkat seluler.
Perawatan ini bertujuan untuk:
๐ Meningkatkan kekencangan payudara yang mengendur
๐ Mendukung pemulihan jaringan payudara
๐ Membantu melebarkan saluran ASI pada ibu menyusui
๐ Mengurangi sumbatan saluran ASI
๐ Meredakan pembengkakan payudara tanpa pijat manual yang menyakitkan
Program ini dapat terdiri dari tiga sesi selama dua minggu.
Program Pengurangan Rambut Rontok
Program ini dapat mengombinasikan beberapa perawatan, termasuk:
๐ INDIBA: Teknologi radiofrekuensi yang digunakan untuk mendukung pemulihan jaringan lebih dalam dan kulit
๐ Fotona Laser: Perawatan laser yang bertujuan memperbaiki kondisi kulit dan merangsang produksi kolagen
๐ Suntikan vitamin: Kombinasi vitamin yang digunakan untuk menutrisi tubuh dan mendukung pemulihan dari kelelahan
Program ini dapat dilakukan dua kali dalam periode dua minggu.
Program Dukungan Imunitas Pascapersalinan
Program ini dapat meliputi:
๐ NAD Plus: Terapi nutrisi intravena yang bertujuan mendukung pemulihan fisik dan imunitas
๐ Suntikan vitamin D3 300.000 IU: Suntikan intramuskular yang bertujuan mendukung fungsi imun dan aktivitas sel darah putih
Program Pemulihan Area Intim
Program ini dapat meliputi:
๐ Femme 360: Perawatan perbaikan vagina non-bedah menggunakan gelombang radio frekuensi tinggi untuk meningkatkan kekencangan vagina
๐ O-Shot PRP: Suntikan platelet-rich plasma ke area intim untuk mendukung pemulihan jaringan dan pembuluh darah serta meningkatkan fungsi seksual wanita
Program ini dapat dilakukan dua kali dalam dua minggu.
Program untuk Kulit Kering, Melasma, dan Hiperpigmentasi Pascapersalinan
Program ini dapat menggunakan:
๐ Fotona Laser: Untuk memperbaiki kondisi kulit dan merangsang produksi kolagen
๐ PRP: Untuk mendukung pemulihan kulit menggunakan trombosit milik pasien sendiri
Program untuk Kendurnya Perut dan Stretch Mark
Program ini dapat meliputi:
๐ X-Wave: Energi gelombang kejut yang bertujuan merangsang sirkulasi darah
๐ Exilis: Teknologi non-bedah yang digunakan untuk mengencangkan kulit dan mengurangi lemak lokal
Referensi :
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Modern Radiation Therapy Approaches for Lung Cancer
In an era of rapid medical advancements, radiation therapy has become a modern and highly effective treatment option for lung cancer patients. Radiation is a process that uses high-energy beams to destroy or inhibit the growth of cancer cells, specifically targeting the tumor while minimizing damage to surrounding healthy tissue.

Teknik Navigator untuk Bedah Lutut Presisi
Saat nyeri terjadi pada sendi Anda, baik disebabkan oleh keausan akibat penggunaan maupun akibat kecelakaan, pilihan terbaik bagi Anda adalah mendapatkan perawatan dari dokter spesialis untuk meredakan gejala dan bahkan menyembuhkan nyeri tersebut. Operasi konvensional dapat menyebabkan Anda mengalami lebih banyak nyeri dan cedera. Oleh karena itu, Pusat Operasi Penggantian Lutut dan Pinggul di Rumah Sakit Phyathai Nawamin telah memperkenalkan inovasi Navigator untuk pembedahan yang sangat presisi, dengan menargetkan area yang tepat tempat Anda merasakan nyeri. Demi keselamatan Anda, metode ini meminimalkan cedera akibat perawatan, sehingga Anda dapat pulih lebih cepat setelah operasi dibandingkan dengan operasi konvensional.

“Cacar monyet” Jangan panik, tetapi waspada dan pahami cara melindungi diri Anda
Wabah cacar monyet di luar benua Afrika pada tahun 2022 pertama kali dilaporkan di Britania Raya pada 7 Mei 2022, dan Organisasi Kesehatan Dunia telah menetapkannya sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (PHEIC) sejak 23 Juli 2022.