ArokaGO
  • Komunitas
BerandaPenyediaKomunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

  1. Artikel
  2. Health
  3. Opsi Pengobatan untuk Migrain

Opsi Pengobatan untuk Migrain

PPHAYATHAI 1 Hospitalon July 20, 2026baca 4 menit
Opsi Pengobatan untuk Migrain

Apa Itu Migren?

Migren adalah jenis sakit kepala dengan karakteristik khas. Biasanya menyebabkan nyeri berdenyut pada satu sisi kepala, meskipun kedua sisi juga dapat terkena. Nyeri umumnya terjadi di sekitar pelipis, rongga mata, atau bagian belakang kepala.

Gejala lain dapat meliputi:

๐ Mual

๐ Muntah

๐ Sensitivitas terhadap cahaya dan suara

๐ Aura, seperti kilatan cahaya atau gangguan penglihatan

Migren dapat dipicu oleh beberapa faktor, termasuk stres, kurang tidur, perubahan hormonal, cuaca panas, dan makanan tertentu.

Tingkat Keparahan dan Tahapan Migren

Nyeri migren biasanya sedang hingga berat dan dapat dibagi menjadi empat tahap.

1. Prodrom

Gejala dapat muncul sebelum sakit kepala dimulai, seperti perubahan suasana hati atau rasa tegang dan tidak nyaman di leher.

2. Aura

Beberapa pasien mengalami gejala peringatan neurologis, seperti kilatan cahaya atau perubahan visual yang tidak biasa.

3. Sakit Kepala

Tahap ini umumnya menyebabkan nyeri berdenyut dan dapat disertai mual serta muntah.

4. Postdrom

Setelah sakit kepala membaik, pasien dapat merasa lelah, lemah, atau kurang berenergi.

1. Injeksi Toksin Botulinum untuk Migren Kronis

Studi klinis telah menemukan bahwa injeksi toksin botulinum dapat membantu mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan migren kronis.

Terapi ini umumnya direkomendasikan untuk pasien yang mengalami sakit kepala setidaknya 15 hari per bulan.

Toksin botulinum bekerja dengan mengurangi pelepasan zat yang terlibat dalam nyeri dan inflamasi, termasuk:

๐ Asetilkolin

๐ Zat P

๐ CGRP

Terapi ini juga dapat membantu merelaksasi otot yang tegang di sekitar area yang diobati.

Pasien mungkin mulai merasakan perbaikan dalam waktu sekitar 3-5 hari setelah terapi. Toksin botulinum dapat mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan migren sekitar 30-50% pada pasien umum dan hingga 60-70% pada mereka yang merespons dengan baik.

Efeknya dapat bertahan selama sekitar 12 minggu, atau sekitar tiga bulan, dan terapi dapat diulang sesuai rekomendasi dokter.

Prosedur Injeksi Toksin Botulinum

Persiapan

Dokter akan menilai gejala pasien, riwayat medis, alergi, obat yang sedang dikonsumsi, dan respons terhadap terapi sebelumnya untuk menentukan apakah terapi ini sesuai serta mengurangi risiko efek samping.

Area Injeksi

Injeksi diberikan pada beberapa titik di sekitar kepala dan leher, terutama:

๐ Di antara alis

๐ Dahi

๐ Bagian belakang kepala

๐ Leher

๐ Bahu

Area-area ini umumnya dipilih untuk membantu mengurangi sakit kepala dan ketegangan otot.

Dosis

Jumlah totalnya dapat sekitar 100-200 unit, tergantung pada masing-masing pasien dan penilaian dokter.

Setelah Injeksi

Pasien sebaiknya:

๐ Menghindari menekan, menggosok, atau menyentuh area injeksi.

๐ Menghindari olahraga berat selama 24 jam setelah terapi.

๐ Menghindari alkohol.

๐ Menghindari paparan panas pada area yang diterapi selama sekitar dua minggu.

Jika muncul gejala yang tidak biasa, seperti sakit kepala yang memburuk, pembengkakan, atau kemerahan di tempat injeksi, dokter harus segera diberitahu.

2. Terapi yang Ditargetkan pada CGRP untuk Migren Kronis

CGRP, atau Calcitonin Gene-Related Peptide, adalah neurotransmiter yang berperan penting dalam nyeri migren.

Obat yang menargetkan CGRP dapat membantu mencegah dan mengendalikan serangan migren dengan mengurangi aktivitas jalur yang terkait dengan nyeri ini.

Bagaimana Cara Kerja Inhibitor CGRP?

Inhibitor CGRP adalah terapi bertarget untuk migren kronis, terutama bagi pasien yang tidak merespons dengan baik terhadap terapi konvensional.

Obat ini bekerja dengan cara:

๐ Memblokir reseptor CGRP

๐ Mengikat langsung molekul CGRP

Hal ini mencegah CGRP mengaktifkan reseptornya, sehingga membantu mengurangi inflamasi dan pensinyalan nyeri dalam sistem saraf.

Manfaat Inhibitor CGRP

Inhibitor CGRP dapat membantu:

๐ Mencegah serangan migren

๐ Mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan migren

๐ Mengurangi jumlah hari sakit kepala sekitar 4-6 hari per bulan pada pasien dengan migren kronis

๐ Mengurangi gejala terkait seperti mual dan muntah

๐ Meningkatkan kualitas hidup

Efek samping yang mungkin terjadi biasanya ringan dan dapat meliputi:

๐ Nyeri di tempat injeksi

๐ Kemerahan

๐ Gejala mirip flu ringan

Membandingkan Toksin Botulinum dan Inhibitor CGRP

Toksin Botulinum

๐ Bekerja dengan mengurangi pelepasan neurotransmiter yang terkait dengan nyeri.

๐ Biasanya diberikan setiap tiga bulan.

๐ Tingkat respons yang dilaporkan sekitar 30-50%.

๐ Efek samping yang mungkin terjadi termasuk kelemahan sementara pada otot di sekitar area injeksi.

Inhibitor CGRP

๐ Bekerja dengan memblokir CGRP atau reseptornya secara langsung.

๐ Dapat diberikan sekali sebulan atau sekali setiap tiga bulan, tergantung obatnya.

๐ Tingkat respons yang dilaporkan sekitar 30-70%.

๐ Efek samping umumnya lebih jarang dan biasanya ringan.

Ringkasan

Bagi orang dengan migren kronis yang memengaruhi kehidupan sehari-hari dan kualitas hidup, injeksi toksin botulinum dan inhibitor CGRP dapat menjadi pilihan terapi yang sesuai.

Kedua terapi ini dapat membantu mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan serangan migren serta dapat mengurangi kebutuhan akan obat pereda nyeri yang sering. Terapi yang paling tepat harus dipilih sesuai dengan gejala pasien, riwayat medis, dan penilaian dokter.

 

Referensi :

Phyathai 1 Hospital How To Treat Migraine

ArokaGO Providers Phyathai 1 Hospital

P
PHAYATHAI 1 Hospital

Penulis Independen

Bagikan artikel ini

Pada halaman ini
  • Apa Itu Migren?
  • Tingkat Keparahan dan Tahapan Migren
  • 1. Prodrom
  • 2. Aura
  • 3. Sakit Kepala
  • 4. Postdrom
  • 1. Injeksi Toksin Botulinum untuk Migren Kronis
  • Prosedur Injeksi Toksin Botulinum
  • Persiapan
  • Area Injeksi
  • Dosis
  • Setelah Injeksi
  • 2. Terapi yang Ditargetkan pada CGRP untuk Migren Kronis
  • Bagaimana Cara Kerja Inhibitor CGRP?
  • Manfaat Inhibitor CGRP
  • Membandingkan Toksin Botulinum dan Inhibitor CGRP
  • Toksin Botulinum
  • Inhibitor CGRP
  • Ringkasan

Bagikan artikel ini

P
PHAYATHAI 1 Hospital

Penulis

Artikel Lainnya

Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Nyeri Lutut... Jangan Biarkan Menjadi Kronis!
Health

Nyeri Lutut... Jangan Biarkan Menjadi Kronis!

Pernahkah Anda mengalami nyeri lutut yang menetap saat berjalan, naik tangga, atau bangkit dari kursi? Gejala-gejala ini sebaiknya tidak diabaikan, karena bisa menjadi tanda peringatan dini osteoartritis lutut yang dapat secara signifikan memengaruhi kualitas hidup dan aktivitas harian Anda.

HealthJul 21, 2026
Panas ekstrem… Bahaya yang perlu diwaspadai terkait dengan “jantung”
Health

Panas ekstrem… Bahaya yang perlu diwaspadai terkait dengan “jantung”

Ketika suhu eksternal meningkat, tubuh berusaha melepaskan panas dengan berkeringat dan melebarkan pembuluh darah di kulit, sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke berbagai bagian tubuh dan mempertahankan tekanan darah yang stabil. Pada mereka yang sudah memiliki penyakit jantung atau tekanan darah tinggi, kondisi ini dapat memicu gejala yang parah.

HealthJul 21, 2026
Pertolongan Pertama untuk Heatstroke
Health

Pertolongan Pertama untuk Heatstroke

Panduan penyelamat nyawa! Pertolongan pertama “heatstroke” yang harus diketahui semua orang Heatstroke bukan sekadar pusing biasa, melainkan keadaan darurat ketika sistem pengatur suhu tubuh gagal. Jika pertolongan tidak diberikan dengan tepat waktu, kondisi ini dapat memengaruhi otak, jantung, dan ginjal, bahkan berujung pada kematian. San Paolo Huahin Hospital merekomendasikan 5 langkah tindakan saat menghadapi pasien dengan “tubuh sangat panas tetapi tidak berkeringat, kebingungan, atau tidak sadar” sebagai berikut:

HealthJul 21, 2026