Apa Saja Manfaat Terapi Bekam?

Menurut prinsip-prinsip pengobatan tradisional Tiongkok, terapi bekam dapat membantu meredakan nyeri yang berhubungan dengan dingin, ketidakseimbangan internal, qi yang terhambat, sirkulasi darah yang buruk, dan mati rasa.
Manfaat Terapi Bekam
Terapi bekam secara tradisional digunakan untuk:
๐ Meningkatkan sirkulasi darah
๐ Meredakan nyeri otot dan kekakuan
๐ Mengurangi pembengkakan
๐ Merelaksasi otot yang tegang
๐ Meredakan mati rasa
๐ Mendukung pergerakan qi dan darah
๐ Mengurangi kelelahan
๐ Meredakan beberapa jenis ketidaknyamanan perut
๐ Mendorong relaksasi dan mengurangi perasaan stres
Bekam juga digunakan dalam perawatan kecantikan dan kebugaran. Dengan menstimulasi sirkulasi di dekat kulit, terapi ini dipercaya membantu membuat kulit tampak lebih cerah dan sehat.
Mengapa Bekam Menyebabkan Bekas pada Kulit?
Setelah bekam, bekas bulat berwarna merah, ungu, atau gelap dapat muncul pada area yang dirawat. Bekas ini disebabkan oleh isapan yang menarik darah ke permukaan kulit.
Warna dan intensitas bekas dapat bervariasi tergantung pada:
๐ Kekuatan isapan
๐ Lama cawan bekam berada di kulit
๐ Lokasi perawatan
๐ Kondisi dan sensitivitas kulit seseorang
๐ Sirkulasi darah lokal
Bekas tersebut biasanya tidak sama dengan cedera akibat benturan. Umumnya memudar secara alami dalam sekitar lima hingga tujuh hari, meskipun waktu pemulihan dapat bervariasi antarindividu.
Interpretasi Bekas Bekam Menurut Pengobatan Tradisional Tiongkok
Praktisi pengobatan tradisional Tiongkok dapat menggunakan tampilan bekas bekam sebagai bagian dari penilaian terhadap qi, sirkulasi darah, penumpukan dingin, dan keseimbangan internal.
Bekas Ungu Tua atau Kehitaman
Bekas ungu tua atau hampir hitam secara tradisional diinterpretasikan sebagai tanda stagnasi darah dan akumulasi dingin pada area yang dirawat.
Bekas Gelap yang Meluas Setelah Bekam Bergerak
Ketika bekam bergerak menghasilkan bekas ungu tua atau hitam pada area yang luas, pengobatan tradisional Tiongkok dapat mengaitkannya dengan paparan angin-dingin atau dingin internal.
Bintik Ungu yang Tidak Merata
Bekas ungu yang tersebar dengan tingkat intensitas berbeda-beda secara tradisional dapat menunjukkan qi yang terhambat dan stagnasi darah.
Bekas Ungu Muda atau Kehijauan
Bekas ungu muda dengan tampilan kehijauan secara tradisional dapat dikaitkan dengan qi yang lemah dan stagnasi darah.
Bekas Merah Cerah
Bekas merah cerah secara tradisional dapat diinterpretasikan sebagai pola yang melibatkan defisiensi yin atau energi yang yang relatif berlebihan.
Interpretasi ini termasuk dalam teori pengobatan tradisional Tiongkok dan harus dinilai bersama dengan gejala pasien, riwayat medis, dan kondisi keseluruhan.
Keamanan Terapi Bekam
Bekam harus dilakukan oleh praktisi yang terlatih dan berkualifikasi dengan menggunakan peralatan yang dibersihkan dengan baik dan teknik yang sesuai.
Pasien harus memberi tahu praktisi sebelum perawatan jika mereka:
๐ Memiliki gangguan perdarahan
๐ Mengonsumsi obat pengencer darah
๐ Memiliki kulit yang luka, terinfeksi, atau meradang
๐ Mudah memar
๐ Sedang hamil
๐ Memiliki kondisi medis serius yang mendasari
Bekas sementara pada kulit, nyeri tekan ringan, atau rasa kencang dapat terjadi setelah perawatan. Namun, nyeri berat, lepuh, luka bakar, tanda-tanda infeksi, atau bekas yang tidak membaik harus diperiksa oleh tenaga kesehatan profesional.
Bekam dapat digunakan sebagai pendekatan komplementer untuk relaksasi dan beberapa jenis ketidaknyamanan otot, tetapi tidak boleh menggantikan diagnosis dan pengobatan medis yang tepat untuk gejala yang menetap atau berat.
Referensi :
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Pengisi Bibir Asam Hialuronat: Apa Itu dan Mengapa Terlihat Alami
Pengisi bibir asam hialuronat dirancang untuk meningkatkan bentuk dan kelembutan sambil menjaga bibir tetap fleksibel dan ekspresif. Alasan mengapa pengisi bibir HA dapat terlihat begitu alami bukanlah karena keajaiban atau “lebih banyak produk.” Melainkan karena bahan itu sendiri, cara bahan tersebut mempertahankan air, dan bagaimana seorang klinisi menempatkannya dalam jumlah kecil yang sesuai secara anatomi.

Lima Metode untuk Mencegah Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut
Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut Penyakit tangan, kaki, dan mulut (HFMD) adalah penyakit umum pada anak-anak kecil, terutama mereka yang menghadiri pusat penitipan anak atau taman kanak-kanak, di mana virus dapat menyebar dengan mudah. Cara penularan utama adalah kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.

Enam Penyakit Mata Umum pada Lansia
Mata adalah salah satu organ yang mengalami kemunduran seiring bertambahnya usia. Penglihatan umumnya mulai menurun saat seseorang semakin tua, terutama setelah usia 40 tahun. Oleh karena itu, pemeriksaan mata secara teratur disarankan setidaknya satu kali dalam setahun.