Mengapa Anda Harus Melakukan Scaling Gigi Setiap 6 Bulan?

Apa itu Karang Gigi (Kalkulus)?
Karang gigi adalah plak yang mengeras akibat akumulasi bakteri yang bercampur dengan mineral seperti kalsium fosfat dalam air liur.
Apa yang Terjadi Jika Karang Gigi Tidak Dibersihkan?
๐ Plak dan bakteri menumpuk di gigi
๐ Gusi meradang dan dapat berdarah saat menyikat gigi
๐ Risiko gingivitis (radang gusi) meningkat
๐ Dapat berkembang menjadi periodontitis (penyakit gusi yang menyebabkan kehilangan tulang)
Bagaimana Merawat Gigi dan Mencegah Karang Gigi
๐ Sikat gigi minimal dua kali sehari
๐ Bersihkan sela-sela gigi secara teratur (dengan benang gigi)
๐ Lakukan pemeriksaan gigi dan scaling setiap 3–6 bulan sekali
๐ Jika Anda memiliki penyakit gusi, konsultasikan ke dokter gigi untuk penanganan yang tepat
sumber : Kasemrad Hospital Rattanatibeth
**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Pariwisata Medis di Thailand: Tempat Penyembuhan yang Terasa Seperti Liburan Sepanjang Hayat
Bayangkan Anda terbangun di Bangkok, menghadap Sungai Chao Phraya saat perahu ekor panjang melintas di jendela Anda. Beberapa jam kemudian, Anda telah menyelesaikan skrining kesehatan lengkap di rumah sakit bertaraf internasional, meninjau hasilnya, dan menikmati kopi dingin di tepi kolam renang atap sebelum makan malam di Asiatique.

Perbedaan Antara “Pijat Umum” dan “Pijat Anatomi & Kesejahteraan”
Pijat Anatomi & Kesejahteraan menggabungkan relaksasi dengan pemahaman tentang struktur otot dan keseimbangan tubuh. Ini membantu meredakan ketegangan, nyeri otot, dan kekakuan, mengembalikan gerakan, serta mengatasi penyebab utama ketidaknyamanan. Cocok untuk orang dengan Sindrom Kantor atau nyeri otot kronis.

Peringatan Songkran: Cara Mencegah dan Menangani Cedera “Hisapan Sepatu” Saat Perayaan Festival Air
Saat Thailand merayakan Songkran, banyak pengunjung festival menikmati cipratan air di jalanan, tetapi satu masalah yang cukup umum terus berulang setiap tahun, yaitu masalah yang disebut “sepatu menempel,” saat sandal slip-on basah atau sepatu karet melekat erat di kaki atau pergelangan kaki setelah terpapar air dalam waktu yang lama.