
Sydney — Australia telah meluncurkan uji klinis pertama di dunia untuk vaksin mRNA yang dipersonalisasi, yang dirancang untuk mengobati anak-anak dan remaja dengan tumor otak stadium lanjut atau yang resisten terhadap pengobatan.
Sydney — Australia telah meluncurkan uji klinis pertama di dunia untuk vaksin mRNA yang dipersonalisasi yang dirancang untuk mengobati anak-anak dan remaja dengan tumor otak stadium lanjut atau yang resistan terhadap pengobatan.
University of Queensland mengumumkan bahwa studi PaedNEO-VAX, yang dipimpin oleh universitas tersebut bekerja sama dengan South Australian Health and Medical Research Institute, akan merekrut pasien dari delapan rumah sakit anak di seluruh Australia. Uji klinis ini bertujuan memberikan harapan baru bagi keluarga yang menghadapi penyakit anak paling mematikan di negara tersebut.
Jordan Hansford, pemimpin uji klinis di institusi tersebut, mengatakan studi ini akan merekrut pasien anak dengan tumor otak agresif yang kambuh atau gagal merespons pengobatan yang ada. Ini termasuk glioma dan medulloblastoma, dua jenis tumor otak yang paling serius pada anak-anak.
Uji klinis ini akan dilakukan dalam dua fase. Fase 1 akan berfokus pada evaluasi keamanan vaksin, sementara Fase 2 akan menilai efektivitasnya, termasuk dampaknya pada tingkat kelangsungan hidup pasien dan kualitas hidup.
Brandon Wainwright, pemimpin ilmiah uji klinis di Frazer Institute University of Queensland, mengatakan vaksin kanker mRNA yang dipersonalisasi telah menunjukkan hasil menjanjikan dalam pengobatan kanker langka dan sulit diobati pada dewasa, termasuk kanker pankreas dan melanoma.
Para peneliti menjelaskan bahwa setiap vaksin akan dirancang secara khusus untuk masing-masing pasien. Dengan melakukan sekuensing genom pada tumor setiap anak dan menggunakan analisis data lanjutan, para ilmuwan dapat mengidentifikasi penanda spesifik kanker dan memilih target vaksin yang disesuaikan dengan tumor tersebut.
Vaksin yang telah disesuaikan akan diproduksi di Queensland oleh Southern RNA dan dikirimkan ke lokasi uji klinis yang berpartisipasi. Setiap pasien diharapkan menerima vaksin yang dipersonalisasi dalam waktu sekitar 10 minggu setelah pendaftaran dalam uji klinis.
Uji klinis ini didukung oleh 2,58 juta dolar Australia (sekitar US$1,7 juta) dari pendanaan pemerintah federal Australia.
Sumber : Xinhua Thai News
Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.