ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

Studi Australia Menemukan Tidak Ada Kaitan Antara Ponsel dan Berbagai Kanker
  1. /
  2. Berita
  3. /
  4. Berita Kesehatan Global
baca 2 menit
|
February 5, 2025

Studi Australia Menemukan Tidak Ada Kaitan Antara Ponsel dan Berbagai Kanker

Canberra, 4 Februari (Xinhua) – Sebuah studi terbaru yang dipimpin oleh Badan Perlindungan Radiasi dan Keselamatan Nuklir Australia (ARPANSA) menemukan bahwa tidak ada kaitan antara paparan radiasi frekuensi radio (RF) dari ponsel dengan berbagai jenis kanker, termasuk leukemia, limfoma, kanker tiroid, dan kanker mulut.

Pada halaman ini
Canberra, 4 Februari (Xinhua) – Sebuah studi terbaru yang dipimpin oleh Badan Perlindungan Radiasi dan Keselamatan Nuklir Australia (ARPANSA) menemukan tidak ada hubungan antara paparan radiasi frekuensi radio (RF) dari ponsel dengan berbagai jenis kanker, termasuk leukemia, limfoma, kanker tiroid, dan kanker mulut.
Bagikan berita ini
T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global
T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global

Canberra, 4 Februari (Xinhua) – Sebuah studi terbaru yang dipimpin oleh Badan Perlindungan Radiasi dan Keselamatan Nuklir Australia (ARPANSA) menemukan tidak ada hubungan antara paparan radiasi frekuensi radio (RF) dari ponsel dengan berbagai jenis kanker, termasuk leukemia, limfoma, kanker tiroid, dan kanker mulut.

Ditugaskan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), studi ini merupakan tinjauan sistematis kedua yang dilakukan oleh ARPANSA. Tinjauan pertama, yang diterbitkan pada September 2024, meneliti potensi hubungan antara penggunaan ponsel dan kanker otak atau kanker terkait kepala lainnya dan juga menemukan tidak ada hubungan.

Ken Karipidis, Asisten Direktur Penilaian Dampak Kesehatan di ARPANSA, menyatakan bahwa penelitian terbaru ini meninjau semua bukti yang tersedia mengenai ponsel, stasiun pemancar seluler, dan risiko kanker dan menemukan tidak ada korelasi antara paparan RF dan berbagai jenis kanker.

Namun, para peneliti mengakui bahwa tingkat kepercayaan terhadap temuan ini lebih rendah dibandingkan tinjauan sebelumnya mengenai kanker otak, karena terbatasnya bukti yang tersedia mengenai hubungan paparan RF dari teknologi nirkabel dengan jenis kanker lainnya.

Rohan Mehta, seorang ilmuwan di ARPANSA yang terlibat dalam studi ini, menekankan bahwa penelitian ini menambah badan pengetahuan yang ada, membantu memberikan informasi yang akurat kepada publik mengenai teknologi nirkabel dan risiko kanker.

Kedua tinjauan sistematis ini akan berkontribusi pada penilaian global terbaru mengenai efek kesehatan dari paparan RF, yang saat ini sedang disusun oleh WHO.

 

 

Baca lebih lanjut:

T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global

Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.

Berita Lainnya

Singapura Menyita Hampir Satu Juta Produk Kesehatan Ilegal pada 2024
Sebelumnya

Singapura Menyita Hampir Satu Juta Produk Kesehatan Ilegal pada 2024

February 4, 2025

Kerumunan mengantri di resor ski Sichuan untuk menyambut sejumlah besar wisatawan.
Selanjutnya

Kerumunan mengantri di resor ski Sichuan untuk menyambut sejumlah besar wisatawan.

February 6, 2025