
Phuket, Thailand – Bangkok Hospital Group di Phuket secara resmi meresmikan Bangkok-Phuket Cancer Institute di Bangkok Hospital Phuket, menandai tonggak penting dalam memajukan pelayanan kanker komprehensif di bawah filosofi “Care Beyond Cure”. Institut ini mengintegrasikan keahlian dan kapabilitas Bangkok Hospital Phuket, Bangkok Hospital Siriroj, dan Dibuk Hospital ke dalam jaringan pelayanan kanker yang terpadu dan terintegrasi untuk pasien internasional.
Phuket, Thailand – Bangkok Hospital Group di Phuket secara resmi meresmikan Bangkok-Phuket Cancer Institute di Bangkok Hospital Phuket, menandai tonggak penting dalam memajukan layanan kanker komprehensif di bawah filosofi “Care Beyond Cure”. Institut ini mengintegrasikan keahlian dan kapabilitas Bangkok Hospital Phuket, Bangkok Hospital Siriroj, dan Dibuk Hospital ke dalam jaringan layanan kanker terpadu dan terintegrasi untuk pasien internasional.
Upacara peresmian dipimpin oleh Mr.Suvit Pansangiam, Wakil Gubernur Phuket, dan dihadiri oleh Dr. Poramaporn Prasarttong-Osoth, M.D., President of Bangkok Dusit Medical Services Public Company Limited (BDMS), Dr. Kongkiat Kespechara Chief Executive Officer of Group 6, Bangkok Dusit Medical Services Public Company Limited (BDMS) bersama para eksekutif BDMS, perwakilan dari konsulat asing, mitra medis, anggota media, dan tamu kehormatan. Acara ini menegaskan satu lagi tonggak penting dalam ekosistem layanan kanker.

Pada kesempatan ini, Prof. Dr. Art Hiranyakas, M.D., PhD., Direktur Bangkok-Phuket Cancer Institute dan Bangkok-Phuket Colorectal Disease Institute, memaparkan visi dan kapabilitas institut tersebut. Ia menyatakan bahwa Bangkok-Phuket Cancer Institute dipandu oleh filosofi “Care Beyond Cure”, dengan menekankan perawatan komprehensif yang berpusat pada pasien di sepanjang setiap tahap perjalanan pengobatan kanker. Pendekatan ini diwujudkan melalui kolaborasi tim medis multidisiplin, integrasi teknologi medis canggih, serta pendekatan perawatan kanker yang dipersonalisasi & presisi yang menyesuaikan rencana terapi dengan kebutuhan individu setiap pasien. Salah satu prioritas utama institut ini adalah pelestarian organ, dengan tujuan meminimalkan dampak pengobatan sambil mempertahankan fungsi dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Pembukaan Bangkok-Phuket Cancer Institute selaras dengan meningkatnya permintaan global terhadap medical tourism untuk kanker. Sebuah laporan analisis pasar tentang tourism pengobatan onkologi memperkirakan pasar global sekitar US$ 7,8 miliar pada tahun 2024 dan diperkirakan tumbuh rata-rata 10,7% per tahun, dengan kawasan Asia Pasifik mewakili pangsa pasar terbesar, didorong oleh faktor-faktor seperti teknologi pengobatan canggih, standar rumah sakit, dan tenaga medis yang sangat terampil.¹ Thailand telah diakui sebagai salah satu destinasi medical tourism terkemuka di dunia, menduduki peringkat kedua secara global dalam daftar Best Medical Tourism Destinations oleh Travel and Tour World (TTW). Negara ini juga telah memantapkan diri sebagai destinasi medical tourism utama di Asia², dengan Phuket memainkan peran penting berkat rumah sakit yang terakreditasi secara internasional, bandara internasional, dan infrastruktur layanan kesehatan kelas dunia yang dirancang untuk melayani pasien dari seluruh dunia³.
Bangkok-Phuket Cancer Institute menyediakan layanan kanker komprehensif sepanjang perjalanan pasien, mulai dari skrining dan diagnosis hingga pembedahan, medikasi, radioterapi, rehabilitasi, dan tindak lanjut jangka panjang. Institut ini juga berfungsi sebagai pusat konsultasi second opinion tingkat lanjut, di mana tim multidisiplin spesialis berkolaborasi untuk menyusun rencana pengobatan yang dipersonalisasi pada setiap tahap, memastikan perawatan yang terkoordinasi dan berkesinambungan. Model terpadu ini didukung oleh gabungan keahlian dan sumber daya Bangkok Hospital Phuket, Bangkok Hospital Siriroj, Dibuk Hospital, dan Bangkok Cancer Hospital Wattanosoth, sehingga memungkinkan pasien mendapatkan akses ke pengobatan berstandar tinggi dengan lebih cepat, mengurangi waktu tunggu sekaligus meningkatkan peluang pengobatan. Pusat layanan pasien internasional, yang didukung oleh tim koordinasi perawatan multibahasa, menyediakan bantuan khusus bagi pasien dan keluarga mereka di setiap langkah perjalanan pengobatan.

Dr. Poramaporn Prasarttong-Osoth, M.D., President of Bangkok Dusit Medical Services Public Company Limited (BDMS), menyatakan bahwa pembukaan Bangkok-Phuket Cancer Institute mencerminkan komitmen BDMS untuk membangun jaringan terpadu Centers of Excellence dan memanfaatkan keahlian serta kapabilitas kolektif dari jaringan rumah sakitnya guna menyediakan akses terhadap pengobatan berkelas dunia, perawatan kanker berstandar internasional bagi pasien Thai maupun internasional. Inisiatif ini akan semakin memperkuat posisi Thailand sebagai pusat medis dan kesehatan internasional.
Mr. Suvit Pansangiam Vice Governor of Phuket menambahkan bahwa pembukaan Bangkok-Phuket Cancer Institute menandai tonggak penting lainnya dalam kolaborasi publik-swasta untuk memperkuat ekosistem layanan kesehatan Phuket. Institut ini akan memperluas akses terhadap perawatan kanker berkualitas tinggi, mengurangi kebutuhan pasien untuk melakukan perjalanan jauh demi pengobatan spesialis, dan semakin meningkatkan posisi Phuket sebagai pusat medis dan wellness regional terkemuka, yang melayani masyarakat lokal, pengunjung domestik dan internasional, serta pasien dari seluruh dunia.


Referensi :
1. DataIntelo. Oncology Treatment Tourism Market – Global Industry Analysis, Growth, Share, Size, Trends and Forecast. Tersedia di: https://dataintelo.com/report/oncology-treatment-tourism-market
2. Better by Medical Tourism. Thailand Destination Guide. Tersedia di: https://www.better.medicaltourism.com/destinations/thailand
3. Rubagumya F, Carson L, Afolayan D, et al. Medical Tourism for Cancer Treatment: Trends, Trajectories, and Perspectives From African Countries. JCO Global Oncology. 2024;10:e2400131. doi:10.1200/GO.24.00131. Tersedia di: https://ascopubs.org/doi/10.1200/GO.24.00131
Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.