ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

Bakteri Vibrio yang Kebal Obat dan Berbahaya Ditemukan di Laut Mediterania dan Laut Merah, Kata Peneliti
  1. /
  2. Berita
  3. /
  4. Berita Kesehatan Global
baca 2 menit
|
June 5, 2025

Bakteri Vibrio yang Kebal Obat dan Berbahaya Ditemukan di Laut Mediterania dan Laut Merah, Kata Peneliti

Yerusalem, 26 Mei – Tim peneliti dari Universitas Tel Aviv telah mengidentifikasi strain bakteri Vibrio yang resistan terhadap antibiotik dan berpotensi berbahaya di Laut Mediterania dan Laut Merah, mengangkat kekhawatiran kesehatan masyarakat. Bakteri ini diketahui menyebabkan infeksi serius pada manusia, termasuk penyakit gastrointestinal, infeksi luka, dan infeksi telinga. Mereka juga mengancam kehidupan laut seperti terumbu karang dan moluska.

Bagikan berita ini
T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global
T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global

Yerusalem – Sebuah tim peneliti dari Universitas Tel Aviv telah mengidentifikasi strain bakteri Vibrio yang resisten antibiotik dan berpotensi berbahaya di Laut Mediterania dan Laut Merah, yang menimbulkan kekhawatiran kesehatan masyarakat. Bakteri ini diketahui menyebabkan infeksi serius pada manusia, termasuk penyakit gastrointestinal, infeksi luka, dan infeksi telinga. Mereka juga mengancam kehidupan laut seperti karang dan kerang.

Para peneliti memperingatkan bahwa bakteri Vibrio mampu bertukar gen, yang berarti bahwa begitu satu strain memperoleh sifat berbahaya, ia dapat meneruskan sifat tersebut ke strain lain, memperbesar ancaman. Peningkatan suhu laut akibat perubahan iklim semakin mempercepat penyebaran bakteri ini ke area baru dan meningkatkan risiko infeksi pada manusia.

Penemuan tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal mSphere, didasarkan pada analisis genom dari 23 sampel Vibrio yang dikumpulkan dari perairan pesisir dekat Tel Aviv dan Eilat. Studi ini mengungkapkan beragam toksin, sistem sekresi, dan elemen genetik bergerak yang memungkinkan bakteri ini bertahan dan menjadi lebih virulen. Setidaknya 10 strain diketahui mampu membunuh sel imun, dan 12 strain dapat memproduksi toksin untuk menghilangkan bakteri Vibrio saingan.

Pengujian antibiotik mengungkapkan resistensi kuat di antara banyak sampel, terutama terhadap azitromisin, antibiotik yang umum digunakan untuk mengobati infeksi Vibrio. Yang mengkhawatirkan, satu strain yang ditemukan di Laut Merah mampu memproduksi toksin yang mematikan bagi udang—ancaman yang sebelumnya telah menyebabkan kerugian miliaran dolar bagi industri budidaya udang global.

Tim penelitian menekankan bahwa penemuan ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk terus memonitor lingkungan di sepanjang perairan pesisir Israel untuk mendeteksi dan mengelola ancaman biologis yang muncul.

 

Sumber:

WorldViewThaiNews

T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global

Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.

Berita Lainnya

Kementerian Kesehatan Khawatir Kasus COVID-19 Mungkin Melebihi 300.000 pada 2025
Sebelumnya

Kementerian Kesehatan Khawatir Kasus COVID-19 Mungkin Melebihi 300.000 pada 2025

June 5, 2025

30 Rumah Sakit Thailand Masuk Daftar Terbaik Dunia 2025
Selanjutnya

30 Rumah Sakit Thailand Masuk Daftar Terbaik Dunia 2025

June 12, 2025