
Jakarta, Indonesia — Indonesia mempercepat pengembangan wisata kesehatan yang kompetitif secara global sebagai bagian dari strateginya untuk mendorong pariwisata berkualitas lebih tinggi dan menanggapi meningkatnya permintaan global akan pengalaman perjalanan yang bermakna.
Jakarta, Indonesia — Indonesia sedang mempercepat pengembangan wisata kebugaran yang berdaya saing global sebagai bagian dari strateginya untuk mempromosikan pariwisata yang lebih berkualitas dan merespons meningkatnya permintaan global terhadap pengalaman perjalanan yang bermakna.
Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, mengatakan bahwa kementerian akan terus mendukung kegiatan yang menggabungkan olahraga, pariwisata, dan gaya hidup sehat, serta memposisikan wisata kebugaran sebagai pendorong penting bagi ekonomi pariwisata masa depan negara tersebut.
Menurut menteri, semakin banyak wisatawan yang mencari jeda dari rutinitas harian yang berulang dan mencari kesempatan untuk hidup lebih sadar, terhubung kembali dengan diri sendiri, serta berpartisipasi dalam pengalaman yang memberikan nilai pribadi jangka panjang.
Ia menambahkan bahwa meningkatnya pengaruh kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari juga telah mendorong tren tandingan di mana orang semakin menghargai pengalaman autentik, interaksi manusia yang tulus, dan destinasi yang mampu menciptakan kenangan bermakna.
Perubahan ini berkontribusi pada perluasan ekonomi pengalaman, di mana konsumen memberi bobot lebih besar pada aktivitas yang berkesan dan transformasi pribadi daripada hanya pada produk atau layanan konvensional.
Bisnis kebugaran, wellness, dan gaya hidup sehat telah menjadi beberapa sektor dengan pertumbuhan tercepat dalam ekonomi ini, menciptakan peluang baru bagi destinasi yang dapat mengintegrasikan tradisi budaya, lingkungan alam, aktivitas fisik, dan layanan kesehatan preventif.
Mengutip data dari Global Wellness Institute, Wardhana mengatakan ekonomi wellness global mencapai sekitar US$6,8 triliun pada 2024 dan diproyeksikan tumbuh menjadi US$9,75 triliun pada 2029.
Indonesia menargetkan untuk merebut pangsa yang lebih besar dari pasar yang terus berkembang ini dengan mengembangkan pengalaman perjalanan berfokus pada wellness yang menggabungkan sumber daya alam negara, budaya lokal, praktik penyembuhan tradisional, aktivitas olahraga, dan layanan perhotelan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Indonesia yang lebih luas untuk menarik wisatawan yang mencari perjalanan yang lebih sehat, lebih bermakna, dan berorientasi pada pengalaman, sekaligus memperkuat daya saing dan keberlanjutan jangka panjang sektor pariwisatanya.
Sumber : Xinhua Thai News
Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.