ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

Mulai Hari Ini: Departemen Kesehatan Thailand Mendefinisikan Ulang “Manis Biasa” Menjadi 50% Gula  Mengurangi Gula Sebanyak Setengah untuk Mengurangi Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM)
  1. /
  2. Berita
  3. /
  4. Kesehatan Masyarakat
baca 3 menit
|
February 12, 2026

Mulai Hari Ini: Departemen Kesehatan Thailand Mendefinisikan Ulang “Manis Biasa” Menjadi 50% Gula Mengurangi Gula Sebanyak Setengah untuk Mengurangi Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM)

Bangkok, 11 Februari 2026 Departemen Kesehatan Thailand di bawah Kementerian Kesehatan Masyarakat secara resmi telah menerapkan pedoman manis nasional yang baru, mendefinisikan ulang minuman “manis biasa” menjadi hanya mengandung 50% dari kadar gula asli, berlaku mulai hari ini.

Pada halaman ini
Pendekatan Ekonomi Perilaku untuk KesehatanApa Maknanya dalam Praktik?Tren Konsumen Sudah Mulai BergeserManfaat Kesehatan Lebih dari Sekadar Pengendalian Berat BadanPeningkatan Kesehatan KulitKadar Gula Darah Lebih StabilPenurunan Lemak PerutMelatih Ulang Indra PengecapMengurangi Beban Hati dan Pankreas
Bagikan berita ini
T
The ArokaGO Reporter
Kesehatan Masyarakat
T
The ArokaGO Reporter
Kesehatan Masyarakat

Bangkok, 11 Februari 2026  Departemen Kesehatan Thailand di bawah Kementerian Kesehatan Masyarakat secara resmi menerapkan pedoman manis nasional baru, yang mendefinisikan ulang minuman "manis biasa" menjadi hanya 50% dari kadar gula asli, berlaku mulai hari ini.

Inisiatif ini diluncurkan melalui kolaborasi dengan sembilan merek minuman domestik utama, termasuk Café Amazon, Inthanin, All Café, Black Canyon, Punthai Coffee, dan Chaodoi, serta lainnya.

 

Pendekatan Ekonomi Perilaku untuk Kesehatan

Kebijakan ini menerapkan prinsip ekonomi perilaku, dengan menyesuaikan pengaturan standar pada pesanan minuman. Sebelumnya, memesan minuman dengan "manis biasa" seringkali menghasilkan kadar gula yang melebihi standar kesehatan yang direkomendasikan. Dalam sistem baru ini, "manis biasa" secara otomatis hanya mengandung setengah dari kandungan gula asli.

Konsumen masih dapat menyesuaikan tingkat kemanisan, namun opsi lebih sehat yaitu 50% kini menjadi pilihan standar.

 

Apa Maknanya dalam Praktik?

Untuk minuman standar 16 ons (473 ml):

- Kopi segar

          Sebelumnya: 7,3 sendok teh gula (100% kemanisan)

          Sekarang: 3,7 sendok teh

- Teh Thailand es atau teh susu

          Sebelumnya: 6,6 sendok teh

          Sekarang: 3,3 sendok teh

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi tidak lebih dari 6 sendok teh gula per hari. Dengan mengurangi kemanisan menjadi 50%, sebagian besar minuman kini akan mengandung kadar gula yang lebih mudah dikelola tubuh — terutama minuman teh dan kopi yang akan rata-rata sekitar 3–4 sendok teh per sajian.

 

Tren Konsumen Sudah Mulai Bergeser

Bapak Pichet Itthakor, Sekretaris Jenderal Kelompok Industri Makanan dan Minuman di Federasi Industri Thailand, sebelumnya menyampaikan pada forum akademik nasional tentang nutrisi dan pencegahan penyakit tidak menular (PTM) bahwa perilaku konsumen telah bergeser ke arah minuman dengan gula rendah atau tanpa gula.

 

Manfaat Kesehatan Lebih dari Sekadar Pengendalian Berat Badan

Menurut Departemen Kesehatan, mengurangi asupan gula berdampak lebih dari sekadar menurunkan risiko kelebihan berat badan dan penyakit tidak menular (PTM). Manfaat tambahan meliputi:

Peningkatan Kesehatan Kulit

Asupan gula yang lebih rendah mengurangi glikasi, suatu proses yang merusak struktur kulit, membantu:

- Menunda penuaan dini

- Mencegah kerutan dini

- Mengurangi peradangan jerawat

- Menjaga kulit lebih kencang dan tampak lebih muda

 

Kadar Gula Darah Lebih Stabil

Kadar glukosa yang lebih stabil membantu:

- Meningkatkan konsentrasi untuk bekerja atau belajar

- Mengurangi mudah marah

- Mengurangi kelelahan di sore hari

 

Penurunan Lemak Perut

Mengurangi gula per minuman hingga setengah dapat membantu:

- Mengurangi kembung

- Menurunkan lemak visceral

- Memperbaiki kontur tubuh  tanpa perlu meningkatkan intensitas olahraga

 

Melatih Ulang Indra Pengecap

Tingkat kemanisan 50% berfungsi sebagai titik tengah untuk proses desensitisasi rasa secara bertahap. Seiring waktu, indra pengecap beradaptasi, sehingga individu dapat lebih menghargai rasa manis alami dari buah dan makanan utuh. Makanan yang lebih sehat dan rendah gula menjadi lebih nikmat.

Sel reseptor rasa manis biasanya beregenerasi setiap 14 hari, sehingga perubahan perilaku yang konsisten dapat dengan cepat mengatur ulang preferensi rasa manis.

Mengurangi Beban Hati dan Pankreas

Asupan gula yang lebih rendah mengurangi stres pada:

- Hati

- Pankreas (yang memproduksi insulin)

Hal ini membantu menurunkan risiko jangka panjang:

- Penyakit hati berlemak

- Diabetes melitus tipe 2

Selain itu, efisiensi metabolisme yang meningkat mendukung kesehatan jangka panjang secara keseluruhan.

 

Departemen Kesehatan memandang kebijakan ini sebagai langkah struktural signifikan dalam menurunkan beban PTM yang meningkat di Thailand, tanpa membatasi pilihan konsumen, cukup dengan menjadikan opsi lebih sehat sebagai standar baru.

 

Sumber: ThaiHealth

T
The ArokaGO Reporter
Kesehatan Masyarakat

Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.

Berita Lainnya

Asosiasi Kedokteran Gaya Hidup Thailand akan Menyelenggarakan “Kongres Dunia Kedokteran Gaya Hidup dan Kesejahteraan 2026”
Sebelumnya

Asosiasi Kedokteran Gaya Hidup Thailand akan Menyelenggarakan “Kongres Dunia Kedokteran Gaya Hidup dan Kesejahteraan 2026”

February 8, 2026

Jangan Abaikan: Nyeri Tulang Rusuk Kanan yang Persisten dan Perut Kembung Kronis Mungkin Menandakan Kanker Kandung Empedu, Peringatan Dokter
Selanjutnya

Jangan Abaikan: Nyeri Tulang Rusuk Kanan yang Persisten dan Perut Kembung Kronis Mungkin Menandakan Kanker Kandung Empedu, Peringatan Dokter

February 12, 2026