ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

Studi Temukan 'Sisa Asap Rokok' sebagai Ancaman Tersembunyi di Dalam Bangunan
  1. /
  2. Berita
  3. /
  4. Berita Kesehatan Global
baca 2 menit
|
January 13, 2026

Studi Temukan 'Sisa Asap Rokok' sebagai Ancaman Tersembunyi di Dalam Bangunan

Bagikan berita ini
T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global
T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global

Beijing — Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Building and Environment menyoroti “thirdhand smoke” sebagai ancaman yang semakin persisten dan kompleks terhadap kualitas udara dalam ruangan.

Para peneliti dari Institute of Atmospheric Physics di bawah Chinese Academy of Sciences, untuk pertama kalinya, telah melakukan analisis real-time terhadap thirdhand smoke. Temuan mereka menunjukkan bahwa residu toksik dari asap tembakau dapat tetap berada di dalam ruangan dan mengalami perubahan kimiawi lama setelah aktivitas merokok dihentikan.

Thirdhand smoke mengacu pada zat-zat toksik yang tertinggal akibat asap tembakau yang menempel pada permukaan dalam ruangan seperti dinding, furnitur, karpet, dan tirai. Berbeda dengan secondhand smoke, yang dihirup secara langsung dari udara, thirdhand smoke menjadi terserap dalam lingkungan dalam ruangan. Studi ini menunjukkan bahwa thirdhand smoke bukan sekadar noda statis, melainkan sumber polusi dinamis yang secara terus-menerus mengemisikan partikel dan gas kembali ke udara serta mengalami transformasi kimiawi seiring waktu.

Menggunakan teknologi pemantauan kualitas udara canggih, tim peneliti menelusuri pelepasan partikel halus dan gas dari permukaan yang terkontaminasi. Ini menghasilkan identifikasi perbedaan utama antara secondhand smoke dan thirdhand smoke. Sementara partikel secondhand smoke tersebar relatif cepat, thirdhand smoke bertahan di dalam ruangan pada tingkat rendah dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, komposisi kimia partikel thirdhand smoke yang teremisikan kembali menjadi semakin kompleks, dengan meningkatnya kandungan nitrogen seiring waktu yang menunjukkan pembentukan senyawa yang lebih berbahaya.

Studi ini juga menunjukkan pengaruh material rumah tangga terhadap kontaminasi kronis thirdhand smoke. Material berpori seperti karpet wol dan furnitur berlapis kain bertindak sebagai reservoir efektif, menyerap bahan kimia terkait tembakau dan secara perlahan melepaskannya kembali ke udara. Proses ini membuat thirdhand smoke sangat resisten terhadap ventilasi konvensional, sehingga kontaminasi dapat bertahan selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari setelah satu kali kejadian merokok.

Sun Yele dari institut tersebut mengatakan bahwa temuan ini memberikan bukti ilmiah penting untuk membentuk pedoman kesehatan masyarakat. Mereka menegaskan perlunya memasukkan thirdhand smoke ke dalam kebijakan pengendalian tembakau dan standar kualitas udara dalam ruangan, serta memperkenalkan indikator kimia baru untuk mendeteksi kontaminasi yang tersisa dan sering diabaikan yang menjadi tantangan utama dalam menjaga lingkungan dalam ruangan yang sehat.

 

Sumber: www.xinhuathai.com

T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global

Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.

Berita Lainnya

Rusia Mengharapkan Lampu Hijau untuk Vaksin mRNA untuk Mengobati Melanoma pada 2026
Sebelumnya

Rusia Mengharapkan Lampu Hijau untuk Vaksin mRNA untuk Mengobati Melanoma pada 2026

January 13, 2026

Donor Organ Pasca Kematian di Tiongkok Meningkat 4,5%
Selanjutnya

Donor Organ Pasca Kematian di Tiongkok Meningkat 4,5%

January 13, 2026