
Dalam perkembangan signifikan bagi para pelancong global, Thailand telah mengungkapkan daftar baru negara dan wilayah yang warganya akan dibebaskan dari keharusan mendapatkan visa untuk tujuan pariwisata. Peraturan baru ini, yang berlaku segera, menetapkan periode tinggal, persyaratan keuangan, dan rincian tambahan untuk pembebasan visa ini.
Dalam perkembangan signifikan bagi para pelancong global, Thailand telah mengumumkan daftar negara dan wilayah yang direvisi yang warganya akan dibebaskan dari kewajiban memperoleh visa untuk tujuan pariwisata. Peraturan baru ini, yang berlaku segera, menetapkan periode tinggal, persyaratan keuangan, dan detail tambahan lainnya untuk pembebasan visa ini.
Wisatawan dari negara dan wilayah yang tercantum di bawah ini akan mendapatkan pembebasan visa hingga 30 hari per kunjungan. Namun, pembebasan ini dibatasi hingga dua kali per tahun kalender. Untuk memenuhi syarat pembebasan visa ini, pelancong harus memiliki tidak kurang dari 10.000 baht per orang atau 20.000 baht per keluarga selama masa tinggal mereka.
Apabila wisatawan berniat tinggal di Thailand lebih dari 30 hari, mereka diwajibkan untuk mengajukan visa dari Kedutaan Besar atau Konsulat Jenderal Thailand di luar negeri sebelum perjalanan mereka. Jika disetujui, mereka diizinkan untuk memperpanjang masa tinggal mereka hingga 60 hari melalui Biro Imigrasi di Thailand.

Daftar Negara dan Wilayah yang Dibebaskan dari Visa:
Berikut ini adalah negara dan wilayah yang kini dibebaskan dari persyaratan visa untuk pariwisata di Thailand:
Kerajaan Andorra 🇦🇩
Persemakmuran Australia 🇦🇺
Republik Austria 🇦🇹
Kerajaan Belgia 🇧🇪
Negara Bahrain 🇧🇭
Republik Federal Brasil (Catatan: Aturan berbeda berlaku untuk pemegang paspor diplomatik, resmi, dan biasa) 🇧🇷
Brunei Darussalam 🇧🇳
Kanada 🇨🇦
Republik Ceko 🇨🇿
Kerajaan Denmark 🇩🇰
Republik Estonia 🇪🇸
Republik Finlandia 🇫🇮
Republik Prancis 🇫🇷
Republik Federal Jerman 🇩🇪
Republik Hellenik
Republik Hungaria 🇭🇺
Republik Islandia 🇮🇸
Republik Indonesia 🇮🇩
Irlandia 🇮🇪
Negara Israel 🇮🇱
Republik Italia 🇮🇹
Jepang 🇯🇵
Negara Kuwait 🇰🇼
Republik Latvia 🇱🇻
Republik Liechtenstein 🇱🇮
Republik Lituania 🇱🇹
Malaysia 🇲🇾
Kadipaten Agung Luksemburg 🇱🇺
Republik Maladewa 🇲🇻
Republik Mauritius 🇲🇺
Kerajaan Monako 🇲🇨
Kerajaan Belanda 🇳🇱
Selandia Baru 🇳🇿
Kerajaan Norwegia 🇳🇴
Sultanat Oman 🇴🇲
Republik Filipina 🇵🇭
Republik Polandia 🇵🇱
Republik Portugal 🇵🇹
Negara Qatar 🇶🇦
Republik San Marino 🇸🇲
Republik Singapura 🇸🇬
Republik Slovakia 🇸🇰
Republik Slovenia 🇸🇮
Kerajaan Spanyol 🇪🇸
Republik Afrika Selatan 🇿🇦
Republik Korea (Catatan: Aturan berbeda berlaku untuk pemegang paspor diplomatik, resmi, dan biasa) 🇰🇷
Kerajaan Swedia 🇸🇪
Konfederasi Swiss 🇨🇭
Republik Türkiye 🇹🇷
Ukraina 🇺🇦
Uni Emirat Arab 🇦🇪
Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia Utara 🇬🇧
Amerika Serikat 🇺🇸
Republik Peru (Catatan: Aturan berbeda berlaku untuk pemegang paspor diplomatik, resmi, dan biasa) 🇵🇪
Hong Kong 🇭🇰
Republik Sosialis Vietnam 🇻🇳
Republik China 🇨🇳
Kazakhstan 🇰🇿
Harap diperhatikan bahwa pelancong yang bukan dari negara-negara yang terdaftar atau individu tanpa kewarganegaraan yang memegang Dokumen Perjalanan bagi Orang Asing yang dikeluarkan oleh negara/wilayah ekonomi ini tidak dibebaskan dari persyaratan visa. Mereka harus mengajukan visa dari Kedutaan Besar atau Konsulat Jenderal Thailand di luar negeri sebelum bepergian ke Thailand.&
Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.