ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

  1. Artikel
  2. Kecantikan & Kosmetik
  3. Mitos Umum tentang Jerawat yang Dapat Menyebabkan Bekas Jerawat Permanen

Mitos Umum tentang Jerawat yang Dapat Menyebabkan Bekas Jerawat Permanen

DDr.nat@gmail.comon March 13, 2026baca 3 menit
Mitos Umum tentang Jerawat yang Dapat Menyebabkan Bekas Jerawat Permanen

Banyak orang meremehkan jenis jerawat tertentu, dengan keyakinan bahwa jerawat tersebut akan hilang dengan sendirinya. Namun, beberapa bentuk jerawat inflamasi dapat merusak lapisan kulit yang lebih dalam dan akhirnya menyebabkan bekas jerawat permanen jika tidak ditangani dengan tepat.

 

Jenis Jerawat Apa Saja yang Lebih Berisiko Menyebabkan Bekas Jerawat?

1. Jerawat Pustula (Pustules)

Jerawat pustula adalah jerawat inflamasi yang disebabkan oleh infeksi bakteri, paling sering Cutibacterium acnes, di dalam folikel rambut. Hal ini memicu terbentuknya nanah, yang berisi sel darah putih yang dikirimkan tubuh untuk melawan infeksi.

Ciri-ciri jerawat pustula

  - Benjolan merah yang menonjol dengan pusat putih atau kuning (kepala nanah)

  - Biasanya berukuran kecil hingga sedang

  - Nyeri saat ditekan

  - Sering muncul bersamaan dengan jenis jerawat inflamasi lainnya seperti papul atau nodul

  - Jika tidak diobati, nanah bisa pecah di bawah kulit dan memicu peradangan yang lebih dalam

Mengapa jerawat pustula dapat menyebabkan bekas jerawat?

  - Peradangan berat dapat menyebabkan dinding folikel pecah dan menyebar ke dermis

  - Kerusakan kolagen terjadi karena proses inflamasi merusak jaringan kulit di sekitarnya

  - Kehilangan jaringan kulit dapat menciptakan ruang kosong di bawah kulit setelah penyembuhan

  - Memencet atau memetik jerawat meningkatkan penyebaran infeksi dan peradangan, sehingga risiko terbentuknya bekas luka makin besar

 

2. Jerawat Nodul (Nodules)

    Jerawat nodul adalah bentuk jerawat inflamasi berat yang disebabkan oleh kombinasi sebum berlebih, sel kulit mati, dan infeksi Cutibacterium acnes di dalam folikel. Berbeda dengan pustula, peradangannya menjalar hingga ke dermis, membentuk benjolan besar dan terasa nyeri.

Ciri-ciri jerawat nodul

  - Benjolan besar, keras, dan merah di bawah kulit

  - Tidak ada kepala yang terlihat, sehingga tidak bisa dipencet keluar

  - Sangat nyeri, terutama saat disentuh

  - Dapat bertahan selama beberapa minggu dan sulit sembuh

Mengapa jerawat nodul dapat menyebabkan bekas jerawat?

  - Peradangan dalam mengenai dermis dan kadang hingga ke lapisan subkutan

  - Kerusakan kolagen yang signifikan karena peradangan yang berkepanjangan

  - Respon penyembuhan yang abnormal, di mana tubuh mengganti jaringan yang rusak dengan jaringan parut fibrosa

  - Risiko terbentuknya bekas luka lebih tinggi dibandingkan dengan jerawat pustula karena lesi lebih besar dan lebih dalam

 

3. Jerawat Kistik (Cystic Acne)

Jerawat kistik adalah jenis jerawat inflamasi yang paling parah. Jerawat ini terjadi ketika minyak (sebum), sel kulit mati, dan Cutibacterium acnes menumpuk dan membentuk struktur besar menyerupai kista di bawah kulit. Peradangannya biasanya luas, dalam, dan berlangsung lama.

Tanpa penanganan yang tepat, jerawat kistik memiliki risiko tertinggi menyebabkan bekas jerawat permanen.

Ciri-ciri jerawat kistik

  - Benjolan merah besar dan membengkak, jauh lebih besar dibandingkan nodul

  - Sering terisi nanah, namun tidak memiliki kepala yang tampak

 - Sangat nyeri meski tidak disentuh

  - Beberapa kista dapat terhubung di bawah kulit (kista konfluens)

  - Dapat bertahan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan

Mengapa jerawat kistik dapat menyebabkan bekas jerawat?

  - Peradangan luas dan dalam merusak dermis dan lapisan lemak subkutan

  - Pecahnya kista dapat menyebarkan nanah dan sisa peradangan ke jaringan di sekitarnya

  - Pembentukan jaringan fibrosa padat selama proses penyembuhan menggantikan jaringan kulit normal

  - Menyebabkan bekas luka atrofi permanen (bekas jerawat cekung)

 

Sumber : Doctornat

**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO

D
Dr.nat@gmail.com

Penulis Independen

Bagikan artikel ini

Pada halaman ini
  • Jenis Jerawat Apa Saja yang Lebih Berisiko Menyebabkan Bekas Jerawat?
  • 1. Jerawat Pustula (Pustules)
  • Mengapa jerawat pustula dapat menyebabkan bekas jerawat?
  • 2. Jerawat Nodul (Nodules)
  • 3. Jerawat Kistik (Cystic Acne)

Bagikan artikel ini

D
Dr.nat@gmail.com

Penulis

Artikel Lainnya

Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

How food and Lifestyle Affect Egg and Sperm Quality
Mar 13, 2026•Pengetahuan

How food and Lifestyle Affect Egg and Sperm Quality

Many couples try to conceive for a long time. The quality of eggs and sperm does not depend on age alone. It is deeply influenced by what we eat, how we live, and how well we take care of our bodies every day.

Mulut Berbau Jangan Abaikan!
Mar 13, 2026•Pengetahuan

Mulut Berbau Jangan Abaikan!

Napas bau mungkin tampak seperti masalah kecil, namun bagi banyak orang hal ini dapat secara signifikan memengaruhi kepercayaan diri dan interaksi sehari-hari. Baik saat berbicara jarak dekat maupun dalam situasi penting, napas yang tidak sedap dapat menyebabkan rasa malu dan membuat orang ragu untuk mengekspresikan diri. Namun, tahukah Anda bahwa napas bau bukan hanya tentang napas itu sendiri? Ini juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan mulut atau kondisi medis yang mendasari yang mungkin tidak Anda sadari.

Penyakit Mata Umum dan Masalah Penglihatan dalam Kehidupan Sehari-hari: Kesadaran dan Pencegahan
Mar 13, 2026•Pengetahuan

Penyakit Mata Umum dan Masalah Penglihatan dalam Kehidupan Sehari-hari: Kesadaran dan Pencegahan

Kita terus-menerus mengandalkan mata kita untuk mengamati dunia di sekitar, yang memberikan tekanan signifikan pada mata dan meningkatkan risiko masalah mata. Memahami penyakit mata umum dan kondisi penglihatan membantu kita merawat dan melindungi mata dengan benar, mengenali gejala awal, dan mencari pengobatan tepat waktu untuk mengurangi risiko komplikasi di kemudian hari.