Apakah Mengonsumsi Cumi-cumi Menaikkan Kolesterol?

Apakah Makan Cumi-cumi Meningkatkan Kolesterol?
“Makan cumi-cumi meningkatkan kolesterol!” adalah kepercayaan yang umum. Meski ada benarnya, gambaran lengkapnya lebih kompleks.
Cumi-cumi memang memiliki kandungan kolesterol yang lebih tinggi dibandingkan banyak pilihan makanan laut lainnya, namun ini tidak otomatis berarti tidak sehat jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.
Kandungan Kolesterol pada Cumi-cumi (per 100 g)
๐ Cumi-cumi (umum): ~160-260 mg
๐ Cumi-cumi (organ dalam): dapat melebihi 1.000 mg
๐ Udang (sebagai perbandingan): ~180 mg
๐ Ikan (kebanyakan jenis): <100 mg
Mengapa Cumi-cumi Masih Dianggap Sehat?
Meskipun mengandung kolesterol, cumi-cumi menawarkan berbagai manfaat nutrisi penting:
1. Protein Berkualitas Tinggi
Mendukung pertumbuhan otot dan perbaikan jaringan
2. Kaya Mineral Esensial
Termasuk:
๐ Zat besi
๐ Seng
๐ Tembaga
๐ Selenium
Nutrisi ini berperan penting dalam sistem imun dan metabolisme.
3. Sumber Vitamin B12
Penting untuk:
๐ Fungsi sistem saraf
๐ Produksi sel darah merah
Haruskah Anda Sepenuhnya Menghindari Cumi-cumi?
Tidak selalu. Pemahaman saat ini tentang kolesterol menunjukkan bahwa:
๐ Kolesterol dari makanan tidak mempengaruhi kadar kolesterol darah secara sama pada setiap orang
๐ Pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan (mis. asupan lemak jenuh, aktivitas fisik) berperan lebih besar
Siapa Saja yang Harus Berhati-hati?
Orang dengan kondisi berikut sebaiknya memantau asupan:
๐ Penyakit kardiovaskular
๐ Individu dengan diet penurun kolesterol
Konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk saran yang dipersonalisasi.
Kesimpulan
Cumi-cumi adalah makanan laut bergizi yang mengandung kolesterol cukup tinggi, terutama pada organ dalamnya. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan dimasak dengan cara sehat, tetap dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang dan ramah jantung.
FAQ
Apakah cumi-cumi buruk untuk kolesterol?
Tidak selalu. Kandungan kolesterolnya tinggi, namun aman dikonsumsi dalam jumlah sedang.
Bagian mana dari cumi-cumi yang mengandung kolesterol tertinggi?
Organ dalam mengandung kadar kolesterol paling tinggi.
Apakah orang dengan kolesterol tinggi boleh makan cumi-cumi?
Boleh, tetapi dalam jumlah terbatas dan dengan metode memasak yang sehat.
sumber : San paolo Hua Hin Hospital
**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Pneumonia
Pneumonia, atau radang paru-paru, adalah kondisi yang disebabkan oleh infeksi atau peradangan pada paru-paru. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai patogen seperti virus, bakteri, atau jamur, atau akibat paparan bahan kimia. Penyakit ini dapat menyerang semua kelompok usia, namun lebih sering ditemukan pada anak-anak usia di bawah 5 tahun, lansia, dan individu dengan kondisi medis tertentu seperti penyakit jantung, penyakit paru-paru kronis, diabetes, atau sistem imun yang lemah.

5 Pengobatan Herbal untuk Menggosok Gigi agar Mencegah Kuning
5 Pengobatan Herbal untuk Gigi Lebih Cerah dan Mencegah Kuning

Cedera Barotrauma Telinga saat Menyelam
Barotrauma telinga adalah salah satu masalah medis paling umum yang terkait dengan scuba diving dan freediving. Kondisi ini terjadi ketika perubahan tekanan selama proses turun atau naik tidak diseimbangkan dengan benar di telinga tengah.