ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

  1. Artikel
  2. Pengetahuan
  3. Cedera Barotrauma Telinga saat Menyelam

Cedera Barotrauma Telinga saat Menyelam

TThonburi Bamrungmuang Hospitalon March 28, 2026baca 2 menit
Cedera Barotrauma Telinga saat Menyelam

Apa Itu Barotrauma Telinga?

 

Barotrauma Telinga Tengah adalah kondisi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan tekanan antara lingkungan luar dan telinga tengah selama aktivitas seperti scuba diving atau freediving.

 

Ketika penyelam gagal menyamakan tekanan dengan benar, hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau cedera pada telinga.

 

Gejala Umum Barotrauma Telinga

 

Penyelam dapat mengalami gejala berikut:

๐ Nyeri telinga

๐ Telinga terasa tersumbat atau tidak dapat menyamakan tekanan

๐ Hemotympanum (perdarahan di telinga tengah)

๐ Perforasi Gendang Telinga (gendang telinga pecah)

๐ Vertigo (pusing atau sensasi berputar)

๐ Gejala terkait seperti:

๐ Nyeri sinus

๐ Sakit kepala

 

Mengapa Ini Terjadi? (Penyebab & Faktor Risiko)

 

Kesulitan dalam menyamakan tekanan telinga saat menyelam dapat disebabkan oleh:

๐ Sumbatan serumen

๐ Alergi

๐ Flu biasa atau infeksi saluran pernapasan atas

๐ Teknik penyamaan tekanan yang tidak tepat atau tidak konsisten

๐ Penurunan yang cepat (turun terlalu cepat)

๐ Reverse blockage saat naik (tidak dapat menyamakan tekanan saat naik ke permukaan)

 

Cara Mencegah Barotrauma Telinga Saat Menyelam

 

1. Samakan Tekanan Sejak Dini dan Sering

Jangan tunggu sampai Anda merasa sakit–mulailah menyamakan tekanan sebelum muncul rasa tidak nyaman.

 

2. Turun Secara Perlahan

Hindari turun dengan cepat agar telinga Anda memiliki waktu untuk menyesuaikan.

 

3. Hindari Menyelam Saat Sakit

Jangan menyelam jika Anda mengalami:

๐ Flu

๐ Hidung tersumbat

๐ Alergi

 

4. Pelajari Teknik yang Benar

Teknik seperti manuver Valsalva atau Frenzel dapat membantu menyamakan tekanan secara efektif.

 

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

 

Konsultasikan ke dokter spesialis THT jika Anda mengalami:

๐ Sering kesulitan menyamakan tekanan

๐ Nyeri telinga yang menetap setelah menyelam

๐ Perubahan pendengaran

๐ Masalah telinga terkait menyelam berulang

 

 

Kesimpulan

 

Barotrauma telinga adalah kondisi yang dapat dicegah dan dapat memengaruhi penyelam pemula maupun berpengalaman. Dengan memahami penyebab, menerapkan teknik penyamaan tekanan yang benar, serta berkonsultasi ke dokter bila diperlukan, penyelam dapat menikmati pengalaman bawah air yang lebih aman dan nyaman.

 

FAQ

 

Bolehkah saya menyelam jika sedang flu?

Tidak, menyelam dengan hidung tersumbat meningkatkan risiko barotrauma.

 

Apa cara teraman untuk menyamakan tekanan?

Samakan tekanan sejak dini, perlahan, dan sering selama penurunan.

 

Apakah barotrauma telinga berbahaya?

Kondisi ini bisa berkisar dari ketidaknyamanan ringan hingga cedera serius jika tidak ditangani dengan benar.

 

 

 

 

sumber : Thonburi Bamrungmuang Hospital
**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO

T
Thonburi Bamrungmuang Hospital

Penulis Independen

Bagikan artikel ini

Pada halaman ini
  • Apa Itu Barotrauma Telinga?
  • Gejala Umum Barotrauma Telinga
  • Mengapa Ini Terjadi? (Penyebab & Faktor Risiko)
  • Cara Mencegah Barotrauma Telinga Saat Menyelam
  • 1. Samakan Tekanan Sejak Dini dan Sering
  • 2. Turun Secara Perlahan
  • 3. Hindari Menyelam Saat Sakit
  • 4. Pelajari Teknik yang Benar
  • Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
  • Kesimpulan
  • FAQ
  • Bolehkah saya menyelam jika sedang flu?
  • Apa cara teraman untuk menyamakan tekanan?
  • Apakah barotrauma telinga berbahaya?

Bagikan artikel ini

T
Thonburi Bamrungmuang Hospital

Penulis

Artikel Lainnya

Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Sleep Apnea Treated with Hypoglossal Nerve Stimulation
Mar 28, 2026•Health

Sleep Apnea Treated with Hypoglossal Nerve Stimulation

Obstructive Sleep Apnea (OSA) is a condition that significantly affects overall health. Repeated pauses in breathing or airway obstruction during sleep not only cause daytime sleepiness, fatigue, and reduced concentration, but also increase the risk of hypertension, cardiovascular disease, and stroke.However, this condition can be treated with Hypoglossal Nerve Stimulation (HNS). This therapy works by stimulating the nerve that controls tongue movement, helping to keep the airway open during sleep and prevent obstruction. It is an advanced treatment option that can improve quality of life, reduce symptoms, and offers an effective and safe alternative for patients.

10 Serious Diseases That Affect Health Insurance Approval
Mar 28, 2026•Pengetahuan

10 Serious Diseases That Affect Health Insurance Approval

In the world of health insurance, “serious diseases” or “critical illnesses” represent a major turning point for both policyholders and insurers. Once a critical illness is diagnosed, it can affect insurance premiums, coverage conditions, or lead to specific exclusions.Below are 10 diseases commonly classified as critical illnesses that policyholders should be aware of

Pneumonia
Mar 28, 2026•Mother & Child

Pneumonia

Pneumonia, atau radang paru-paru, adalah kondisi yang disebabkan oleh infeksi atau peradangan pada paru-paru. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai patogen seperti virus, bakteri, atau jamur, atau akibat paparan bahan kimia. Penyakit ini dapat menyerang semua kelompok usia, namun lebih sering ditemukan pada anak-anak usia di bawah 5 tahun, lansia, dan individu dengan kondisi medis tertentu seperti penyakit jantung, penyakit paru-paru kronis, diabetes, atau sistem imun yang lemah.