Sindrom Pembedahan Tulang Belakang Gagal (FBSS)

Failed Back Surgery Syndrome (FBSS)
Failed Back Surgery Syndrome (FBSS), kadang disebut juga sebagai Failed Back, adalah kondisi di mana pasien tetap mengalami nyeri punggung atau nyeri menjalar ke tungkai setelah menjalani operasi tulang belakang. Hal ini dapat terjadi meskipun sudah dilakukan satu atau beberapa kali operasi, ketika hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan atau ketika nyeri kembali suatu waktu setelah prosedur dilakukan.
FBSS tidak selalu berarti bahwa operasi itu sendiri secara teknis gagal. Sebaliknya, FBSS merujuk pada persisten atau kekambuhan nyeri yang tidak membaik sebagaimana yang diharapkan.
Faktor-faktor penyebab yang umum meliputi:
๐ Patologi tulang belakang lain yang mendasarinya dan belum terselesaikan
๐ Fibrosis epidural (jaringan parut di sekitar saraf)
๐ Malunion atau fusi tulang yang abnormal
๐ Migrasi atau ketidakstabilan implan
๐ Masalah baru pada tingkat tulang belakang yang berdekatan (Penyakit Tingkat Berdampingan / Adjacent Level Disease)
๐ Faktor psikologis atau sensitisasi sentral
Insidensi
Penelitian yang diterbitkan dalam Pain Physician dan Spine Journal menunjukkan bahwa:
๐ Insidensi FBSS pada pasien pasca operasi tulang belakang sekitar 10-40%.
๐ FBSS merupakan salah satu penyebab utama nyeri neuropatik kronis dan tetap menjadi kondisi yang kompleks untuk penanganannya.
Penatalaksanaan FBSS
Pengobatan yang efektif untuk FBSS memerlukan diagnosis yang akurat dan pendekatan multimodal di luar operasi ulang.
1. Intervensi Nyeri
๐ Epidural Steroid Injection (ESI)
๐ Transforaminal Epidural Injection (TESI)
๐ Caudal Lysis of Adhesions (misal, Prosedur Racz)
๐ Spinal Cord Stimulation (SCS)
2. Program Nyeri Multidisiplin
๐ Fisioterapi khusus
๐ Cognitive Behavioral Therapy (CBT)
๐ Penatalaksanaan nyeri farmakologis (misal, Gabapentin, SNRI, Tramadol)
3. Operasi Revisi: Diperuntukkan bagi indikasi tertentu seperti:
๐ Kegagalan implan
๐ Pseudarthrosis
๐ Stenosis foraminal yang jelas terbukti pada MRI atau CT
Sapiens Pain Hospital dan Perawatan FBSS

Di Sapiens Pain Hospital, tim “Manajemen Nyeri Intervensi” dan Bedah Tulang Belakang kami yang berdedikasi bekerja secara kolaboratif dengan pendekatan multidisiplin.
Evaluasi sumber nyeri secara komprehensif menggunakan MRI, EMG, dan Studi Saraf
Teknik intervensi lanjut, termasuk:
๐ Spinal Cord Stimulation (SCS)
๐ Dorsal Root Ganglion (DRG) Stimulation
๐ Intracept Procedure
Tindak lanjut berkelanjutan dan penyesuaian pengobatan yang dipersonalisasi
Peralatan khusus kami termasuk Fluoroscopy, Ultrasound, Neuromodulation Systems, dan Pain Mapping Technology memungkinkan prosedur yang sangat presisi dan aman untuk hasil terbaik pasien.
sumber : Sapiens Pain Hospital
**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Peringatan Songkran: Cara Mencegah dan Menangani Cedera “Hisapan Sepatu” Saat Perayaan Festival Air
Saat Thailand merayakan Songkran, banyak pengunjung festival menikmati cipratan air di jalanan, tetapi satu masalah yang cukup umum terus berulang setiap tahun, yaitu masalah yang disebut “sepatu menempel,” saat sandal slip-on basah atau sepatu karet melekat erat di kaki atau pergelangan kaki setelah terpapar air dalam waktu yang lama.

Office Syndrome: Masalah Kesehatan Umum di Kalangan Pekerja Modern
Di era ketika bekerja di depan komputer telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, Office Syndrome telah muncul sebagai salah satu masalah kesehatan yang paling umum di kalangan orang dewasa usia kerja.

Urin tidak mengalir, tidak dapat menahan urine
Urine tidak mengalir, tidak dapat menampung urine, periksa segera sebelum menjadi pembesaran prostat atau BPH (Pembesaran Prostat Benign).
