PMS: Gejala Pramenstruasi yang Mungkin Tidak Sepenuhnya Dipahami Pria

Apa Itu PMS?
Banyak orang pernah mendengar seseorang berkata, “Suasana hati saya berubah karena haid saya akan datang.” Gejala-gejala ini terkadang dianggap sebagai berlebihan atau tidak masuk akal. Padahal, gejala tersebut dapat disebabkan oleh perubahan fisik dan hormonal sebelum menstruasi. Kondisi ini dikenal sebagai PMS, atau Sindrom Pramenstruasi.
PMS mengacu pada sekelompok gejala yang biasanya berkembang sekitar satu minggu sebelum menstruasi. Gejalanya dapat memengaruhi tubuh, emosi, dan perilaku, termasuk:
๐ Iritabilitas atau perubahan suasana hati
๐ Sedih atau cemas
๐ Nafsu makan meningkat atau ngidam makanan
๐ Kesulitan tidur
๐ Nyeri tekan pada payudara
๐ Sakit kepala
๐ Kelelahan
Gejala-gejala ini dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, hubungan, pekerjaan, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Apa Penyebab PMS?
Penyebab pasti PMS belum sepenuhnya dipahami. Namun, kondisi ini diyakini terkait dengan perubahan hormon reproduksi wanita selama siklus menstruasi, terutama setelah ovulasi.
Fluktuasi estrogen dan progesteron dapat memengaruhi beberapa sistem dalam tubuh, termasuk suasana hati dan respons emosional.
Perubahan pada zat kimia otak juga dapat berkontribusi. Serotonin, misalnya, berperan penting dalam mengatur suasana hati, tidur, dan nafsu makan. Ketika kadar serotonin menurun, beberapa wanita mungkin mengalami:
๐ Sedih
๐ Iritabilitas
๐ Cemas
๐ Kesulitan mengendalikan emosi
๐ Perubahan tidur atau nafsu makan
Apa Saja Gejala PMS?
Gejala PMS secara umum dapat dibagi menjadi dua kelompok utama: gejala emosional dan perilaku, serta gejala fisik.
Gejala Emosional dan Perilaku
Orang dengan PMS mungkin mengalami:
๐ Perubahan suasana hati
๐ Iritabilitas atau marah
๐ Stres
๐ Kesulitan berkonsentrasi
๐ Sedih atau suasana hati rendah
๐ Cemas
๐ Nafsu makan meningkat atau ngidam makanan
๐ Keinginan untuk menyendiri
๐ Berkurangnya minat bersosialisasi
๐ Insomnia atau tidur lebih banyak dari biasanya
Gejala Fisik
Gejala fisik yang umum meliputi:
๐ Nyeri tekan atau pembengkakan payudara
๐ Nyeri otot atau sendi
๐ Sakit kepala
๐ Ketidaknyamanan perut
๐ Kembung
๐ Konstipasi atau diare
๐ Penambahan berat badan sementara
๐ Kelelahan atau energi rendah
๐ Jerawat sebelum menstruasi
Apakah PMS Berbahaya?
PMS biasanya tidak menimbulkan komplikasi serius, dan gejalanya sering membaik atau hilang setelah menstruasi dimulai.
Namun, beberapa orang mengalami gejala yang cukup berat hingga mengganggu kehidupan sehari-hari, pekerjaan, studi, atau hubungan.
Gejala emosional yang berat dapat mengindikasikan Premenstrual Dysphoric Disorder, atau PMDD, yang merupakan kondisi lebih serius daripada PMS. Gejala yang mungkin terjadi meliputi:
๐ Depresi berat
๐ Kecemasan yang intens
๐ Perubahan suasana hati yang ekstrem
๐ Iritabilitas atau kemarahan yang signifikan
๐ Pikiran untuk menyakiti diri sendiri
Siapa pun yang mengalami gejala emosional berat atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri harus segera mencari pertolongan medis.
Apakah Kram Menstruasi Termasuk Bagian dari PMS?
Kram menstruasi biasanya tidak dianggap sebagai gejala utama PMS. Kram lebih langsung terkait dengan menstruasi dan kontraksi uterus.
Dalam beberapa kasus, nyeri haid yang berat dapat berhubungan dengan kondisi ginekologis seperti endometriosis.
Nyeri haid ringan yang tidak mengganggu aktivitas sehari-hari dapat ditangani dengan obat pereda nyeri atas saran dokter atau apoteker.
Penilaian medis dianjurkan ketika nyeri:
๐ Berat atau semakin memburuk
๐ Mencegah pekerjaan normal atau aktivitas sehari-hari
๐ Memerlukan suntikan yang sering atau obat pereda nyeri kuat
๐ Terjadi dengan perdarahan berat atau tidak biasa
๐ Tidak membaik dengan pengobatan umum
Bagaimana Cara Meredakan Gejala PMS?
Penanganan PMS dapat dimulai dengan penyesuaian gaya hidup.
๐ Berolahraga secara teratur.
๐ Mengonsumsi diet seimbang dan bergizi.
๐ Mengurangi makanan yang sangat asin, manis, atau sangat diproses.
๐ Membatasi kafein, terutama bila memperburuk kecemasan atau masalah tidur.
๐ Tidur yang cukup.
๐ Mempraktikkan teknik manajemen stres atau relaksasi.
๐ Mencatat gejala dan siklus menstruasi untuk mengidentifikasi pola.
Ketika penyesuaian gaya hidup tidak memberikan peredaan yang cukup, atau gejala sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari, dokter mungkin mempertimbangkan pengobatan.
Perawatan yang mungkin diberikan meliputi:
๐ Selective serotonin reuptake inhibitors, atau SSRI, yang membantu mengatur aktivitas serotonin di otak
๐ Kontrasepsi hormonal tertentu, termasuk beberapa formulasi yang mengandung drospirenone
Obat hanya boleh digunakan setelah penilaian medis yang sesuai dan di bawah pengawasan dokter.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Berkonsultasilah dengan dokter ketika gejala PMS:
๐ Menjadi berat atau sulit dikendalikan
๐ Menyebabkan perubahan suasana hati yang signifikan, depresi, atau kecemasan
๐ Menyebabkan kesulitan tidur yang menetap
๐ Menyebabkan nyeri haid yang sangat berat
๐ Mengganggu pekerjaan, studi, aktivitas sehari-hari, atau hubungan
๐ Tidak membaik dengan perubahan gaya hidup
Ringkasan
PMS bukanlah perilaku mencari perhatian, dan bukan sesuatu yang sengaja disebabkan oleh wanita. Ini adalah kondisi nyata yang terkait dengan perubahan hormonal dan kimiawi dalam tubuh sebelum menstruasi.
Memahami PMS dapat membantu wanita merawat diri mereka dengan lebih baik sekaligus memungkinkan pasangan, anggota keluarga, teman, dan rekan kerja untuk memberikan pemahaman dan dukungan yang lebih tepat.
Ketika gejala menjadi berat atau mengganggu kehidupan sehari-hari, gejala tersebut tidak boleh diabaikan. Konsultasi medis dapat membantu mengidentifikasi kondisi dan menentukan pengobatan yang paling tepat.
Referensi :
Blog Piyavate PMS Yang Tidak Pernah Dipahami Pria
ArokaGO Providers Piyavate Hospital
Piyavate Hospital
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Apa Itu Hipertermia Maligna?
Anestesi umum adalah bagian penting dari pembedahan yang mencegah pasien merasakan nyeri selama operasi.

Apakah Bekas Luka Masih Akan Terlihat Setelah Transplantasi Kumis?
Dalam transplantasi rambut wajah, folikel rambut biasanya diambil dari kulit kepala menggunakan teknik FUE atau FUT.

Faktor Apa yang Membuat Desain Transplantasi Alis Terlihat Alami?
Tujuan utama dari transplantasi alis biasanya adalah untuk mencapai hasil yang terlihat halus, menarik, dan natural