Tinnitus akibat menyelam

Saat ini, olahraga menyelam, baik scuba diving maupun free diving, semakin populer. Masalah umum saat menyelam termasuk perubahan tekanan atmosfer yang tidak berhubungan dengan barotrauma telinga tengah pada penyelam, yang dapat menyebabkan masalah berikut:
- Nyeri telinga
- Telinga terasa tersumbat
- Perdarahan di telinga tengah (hemotimpanum)
- Perforasi membran timpani
- Vertigo (pusing berputar)
- Gejala lain yang berhubungan seperti nyeri sinus, sakit kepala
Alasan mengapa penyesuaian tekanan di saluran telinga saat menyelam sulit dilakukan atau sering terjadi masalah seperti sumbatan serumen, alergi, atau pilek sebelum menyelam, evakuasi udara di telinga yang tidak merata, penurunan terlalu cepat, atau reverse blockage, dan sebagainya. Jika penyelam dapat merawat dan mencegah kondisi-kondisi ini, maka pencegahannya akan menjadi lebih efektif. Hal ini akan membuat aktivitas menyelam menjadi lebih menyenangkan dan aman.
Jika Anda mendapati kesulitan dalam melakukan pengeluaran udara (clearing) telinga secara teratur atau mengalami hambatan untuk menyelam, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter dan menjalani pemeriksaan seperti endoskopi untuk evaluasi saluran telinga, rongga hidung, dan sebagainya. Di belakang rongga hidung, di pintu masuk tuba Eustachius untuk penyesuaian tekanan dan rongga sinus akan dicari penyebabnya dan diberikan penanganan yang sesuai untuk masing-masing pasien, seperti aspirasi serumen yang menyumbat, pengobatan alergi dengan obat-obatan, pengenalan teknik pengeluaran udara telinga yang tepat dan sesuai untuk setiap orang, penggunaan balon untuk melebarkan tuba Eustachius, dan sebagainya.
Terima kasih atas informasi dari: Dr. Kesrin Kittiwanwong, Pusat Telinga, Hidung dan Tenggorokan
Sumber: Rumah Sakit Thonburi Bamrungmuang
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Tips Menikmati Diet Vegetarian (Jae) untuk Kesehatan Pikiran dan Jantung
Makanan Vegetarian (Jae): Baik untuk Jantung? Makanan vegetarian, atau “Jae”, tidak mengandung daging maupun produk hewani dan juga mengecualikan sayuran beraroma tajam. Makanan ini berfokus pada sayuran dan protein nabati, yang umumnya memiliki kandungan lemak lebih rendah dibandingkan lemak hewani. Oleh karena itu, makanan Jae sering dianggap sehat dan tidak mungkin berdampak negatif terhadap kesehatan dalam jangka panjang.

Implan gigi pada lansia
Implan gigi pada lansia Dokter gigi wanita Gideth Jones dari Boston University di Amerika Serikat sangat menekankan pentingnya kesehatan mulut pada lansia. Karena kesehatan mulut merupakan titik awal yang menyebabkan masalah kesehatan fisik menjadi sangat parah hingga tidak memungkinkan untuk hidup normal. Mengendalikan strategi perawatan kesehatan fisik bersamaan dengan kesehatan mulut adalah cara untuk mengembalikan kesehatan lansia ke kehidupan yang normal. Seiring bertambahnya usia gigi, gigi menjadi lunak sehingga mudah terkorosi oleh zat-zat dari luar. Gusi merah dan bengkak akibat gingivitis yang sering serta faktor lingkungan pada mulut kering. Hal ini membuat kerusakan gigi menjadi masalah umum pada lansia dan akhirnya menyebabkan kehilangan gigi secara permanen. Penggunaan gigi palsu untuk membantu memudahkan mengunyah makanan akan membantu mengembalikan kualitas hidup yang baik.

5 Penyakit Umum yang Harus Diwaspadai Selama Musim Hujan
Selama musim ini, perubahan cuaca dapat dengan mudah menyebabkan orang jatuh sakit, terutama jika mereka tidak menjaga kesehatan atau cukup beristirahat. Penyakit umum selama periode ini meliputi infeksi saluran pernapasan, penyakit yang ditularkan melalui air dan makanan, infeksi dari luka atau kulit/selaput lendir, penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, dan pada anak kecil, penyakit tangan, kaki, dan mulut.