Waspadalah terhadap Alergi Obat Parah!!

Reaksi Alergi Obat Berat: Sindrom Steven-Johnson (SJS) atau Toxic Epidermal Necrolysis (TEN) akibat Obat-obatan Ini
Obat-obatan: Allopurinol, Carbamazepine, Phenytoin, Phenobarbital, Abacavir
Kelainan yang Mungkin Terjadi Setelah Menggunakan Obat-obatan Ini dalam 3 Bulan Pertama
Gejala Alergi Obat yang Mungkin Terjadi:
1. Pembengkakan pada wajah
2. Mata bengkak disertai ruam
3. Urtikaria dan kesulitan bernapas
Gejala Alergi Obat Berat:
1. Demam
2. Luka pada mulut
3. Peradangan mata
4. Pengelupasan kulit
Obat-obatan ini efektif, bermanfaat, dan terjangkau, namun telah dilaporkan adanya reaksi alergi berat pada masyarakat Thailand. Studi menunjukkan bahwa orang Asia memiliki risiko alergi obat yang jauh lebih tinggi, sekitar 55 kali lipat dibandingkan etnis lain. Kondisi ini dapat berbahaya, menyebabkan kecacatan, bahkan kematian. Saat ini, tes genetik tersedia untuk memprediksi risiko ini dengan akurasi tinggi. Anda dapat melanjutkan penggunaan obat karena penting untuk pengobatan, namun sangat penting untuk memantau adanya reaksi alergi setelah beberapa hari penggunaan.
Sumber :Overbrook Hospital ChiangRai
**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

5 Sumber Makanan Vitamin D
Kami baru-baru ini mendengar banyak hal tentang pentingnya vitamin D. Rata-rata, tubuh membutuhkan sekitar 600–800 IU vitamin D per hari.

Bagaimana Sindrom Kantor Diobati dengan Pengobatan Tradisional Thailand?
“Saya merasa lebih baik setelah dipijat, tetapi setelah beberapa saat, rasa nyeri kembali lagi.” Ini adalah salah satu hal yang paling sering dikatakan oleh banyak pasien sindrom kantor. Alasannya adalah bahwa pijat relaksasi ≠ terapi sindrom kantor. Pijat umum hanya bekerja pada lapisan otot superfisial dan tidak mengatasi akar penyebab sumbatan pada tingkat yang lebih dalam.

Apa Penyebab Perut Buncit? Kekhawatiran Umum yang Bisa Diperbaiki dan Dibuat Kencang Kembali
Baik Anda memiliki berat badan lebih tinggi maupun bentuk tubuh yang lebih ramping, masalah “perut kendur” atau kulit perut yang longgar dapat sama-sama memengaruhi rasa percaya diri Anda. Banyak orang mencoba sit-up, mengatur pola makan, atau olahraga yang intens, tetapi perut tetap bisa terlihat longgar, menggantung, atau melorot ke bawah—tanpa menjadi rata, kencang, atau berotot.