Apa Penyebab Mendengkur?

Ketika udara tidak dapat mengalir dengan lancar ke dalam trakea dan paru-paru, saluran napas bagian atas yang menyempit menyebabkan jaringan lunak—seperti palatum mole, dinding faring, dan epiglotis—bergetar, sehingga menghasilkan suara mendengkur.
Jenis Mendengkur Mana yang Dapat Mempengaruhi Kesehatan Anda?
Mendengkur dapat terjadi pada populasi umum. Ketika seseorang mendengkur tanpa mengalami jeda napas selama tidur, dampak utamanya mungkin berupa gangguan bagi orang di sekitarnya atau rasa malu karena diejek.
Namun, ketika mendengkur terjadi bersamaan dengan obstructive sleep apnoea, hal ini dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan.
Selama jeda napas, kadar oksigen dalam darah menurun. Kondisi ini dikenal sebagai hipoksia, yang berarti sel-sel di seluruh tubuh tidak menerima cukup oksigen.
Orang dengan kondisi ini mungkin merasa bahwa mereka tidak cukup tidur meskipun telah tidur selama berjam-jam. Gejala lain yang dapat terlihat meliputi:
๐ Mudah tersinggung
๐ Konsentrasi buruk
๐ Mengantuk di siang hari
๐ Merasa tidak segar setelah bangun tidur
Kekhawatiran penting lainnya adalah bahwa penurunan oksigen darah yang berulang dapat meningkatkan produksi radikal bebas dan berkontribusi terhadap stres oksidatif.
Hal ini dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah kecil di seluruh tubuh dan mengganggu sirkulasi darah normal ke berbagai organ. Seiring waktu, hal ini dapat mempercepat kerusakan sel dan penuaan dini.
Sleep apnoea jangka panjang juga dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko kondisi degeneratif dan kronis, termasuk:
๐ Diabetes
๐ Tekanan darah tinggi
๐ Penyakit kardiovaskular
๐ Gangguan memori atau penyakit Alzheimer
๐ Penyakit sendi degeneratif
๐ Glaukoma
๐ Katarak
Siapa pun yang mendengkur dan mencurigai bahwa mereka juga mengalami jeda napas selama tidur sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan, penilaian, dan rencana terapi yang sesuai.
Pengobatan Mendengkur dan Sleep Apnoea yang Disebabkan oleh Palatum Mole yang Relaks
Lebih dari 80% kerasnya suara mendengkur dapat disebabkan oleh getaran palatum mole.
Palatum mole yang relaks atau turun juga dapat berkontribusi terhadap penyempitan saluran napas atas dan dapat menyebabkan obstructive sleep apnoea, atau OSA.
Operasi Tradisional untuk Mendengkur
Ketika mendengkur disebabkan oleh palatum mole yang turun dan uvula yang memanjang, operasi dapat dipertimbangkan.
Prosedur tradisional ini dikenal sebagai uvulopalatopharyngoplasty, atau UPPP. Prosedur ini melibatkan pemotongan dan pembentukan ulang palatum mole dan uvula menggunakan instrumen bedah konvensional dan jahitan.
Kekurangan yang mungkin termasuk:
๐ Waktu operasi lebih lama
๐ Kehilangan darah sekitar 50-100 cc
๐ Nyeri signifikan setelah operasi
๐ Rawat inap selama dua hingga tiga malam
๐ Masa pemulihan lebih lama
๐ Luka operasi di dalam tenggorokan yang kurang estetis
Teknik Bedah yang Lebih Baru untuk Mendengkur
Teknik yang lebih baru yang dikenal sebagai teknik Modified CAPSO, atau Modified Cautery-Assisted Palatal Stiffening Operation, telah dikembangkan dan kini diakui secara internasional.
Teknik ini dapat dikombinasikan dengan pembentukan ulang dan penjahitan palatum mole serta uvula dalam prosedur yang disebut Modified CAPSO and Uvulopalatoplasty.
Keuntungan meliputi:
๐ Waktu operasi lebih singkat
๐ Kehilangan darah minimal sekitar 1-2 cc
๐ Nyeri pascaoperasi lebih ringan
๐ Rawat inap hanya satu hingga dua malam
๐ Pemulihan lebih cepat
๐ Luka operasi di dalam tenggorokan yang tampak lebih baik
Prosedur ini mungkin sesuai untuk pasien dengan obstructive sleep apnoea ringan hingga sedang.
Pada pasien dengan OSA sedang hingga berat, prosedur ini dapat dikombinasikan dengan terapi lain, seperti:
๐ Laser tonsilloplasty, yang menggunakan laser untuk mengurangi jaringan tonsil dan membentuk ulang tonsil
๐ Spring pillar implant
Teknik gabungan ini dikenal sebagai Hybrid Modified CAPSO, yang terdiri dari Modified CAPSO bersama dengan spring pillar implant. Pendekatan ini dapat digunakan untuk menangani pasien dengan obstructive sleep apnoea sedang hingga berat.
Referensi :
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Terapi Sel di Thailand: Panduan untuk Mesenchymal Stromal Cells (MSCs) dan Perawatan Regeneratif yang Dipersonalisasi
Terapi sel adalah bidang yang berkembang dalam <strong>kedokteran regeneratif</strong> yang meneliti bagaimana sel dan mekanisme biologis turunan sel dapat mendukung perbaikan jaringan, regulasi imun, dan pemulihan.

Bangun dengan Lelah? Itu Bisa Menjadi Tanda Kelelahan Adrenal
Setiap pagi, kelenjar adrenal Anda bekerja diam-diam menghasilkan hormon yang membantu Anda merasa segar dan siap menghadapi hari—baik itu jadwal yang padat di kantor atau sekadar energi untuk menikmati rutinitas pagi Anda. Jadi, ketika awal hari yang cerah dan terasa mudah mulai terasa sulit didapat, dan bahkan hal-hal yang biasanya Anda nikmati pun terasa seperti sebuah usaha, ada baiknya untuk memperhatikannya. Perubahan ini sering kali merupakan cara tubuh meminta dukungan—sebuah tanda yang kadang disebut sebagai adrenal fatigue.

Apa Penyebab Umum Infertilitas?
Banyak orang tumbuh dengan menantikan hari ketika mereka dapat memiliki anak. Namun, banyak orang mendapati bahwa mereka tidak dapat memiliki anak sekeras apa pun mereka mencoba. Jika Anda mengalami kesulitan untuk hamil, kabar baiknya adalah bahwa perawatan sering kali tersedia, yang berarti Anda tetap dapat memiliki keluarga impian Anda. Namun, sebelum Anda dapat mengobati infertilitas, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa penyebabnya, dan ada beberapa kemungkinan penyebab. Ada banyak kemungkinan penyebab infertilitas, dan masing-masing dapat diobati dengan cara yang berbeda, jika memang dapat diobati. Di bawah ini adalah beberapa penyebab paling umum secara keseluruhan.