ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

  1. Artikel
  2. Pengetahuan
  3. Apa yang harus dihindari oleh orang dengan diabetes untuk dimakan?

Apa yang harus dihindari oleh orang dengan diabetes untuk dimakan?

TThonburi Bamrungmuang Hospitalon March 16, 2026baca 6 menit
Apa yang harus dihindari oleh orang dengan diabetes untuk dimakan?

     Untuk pasien diabetes, pola makan mereka tidak terlalu berbeda dengan populasi umum. Penderita diabetes dapat makan secara normal, tetapi harus dilakukan dalam jumlah yang sesuai dan berhati-hati dalam memilih makanan berkualitas tinggi sambil mengontrol ukuran porsi. Asupan harus disesuaikan dengan individu untuk menghindari kelebihan gula masuk ke dalam tubuh.

 

     Makanan yang sesuai untuk pasien diabetes umumnya sama seperti untuk individu sehat. Makanan normal dapat dikonsumsi, tetapi pertimbangan cermat terhadap jenis dan jumlah karbohidrat dan lemak sangat penting. Kadar gula darah dan lemak harus dipantau, berat badan harus tetap dalam kisaran sehat, dan makanan harus dikonsumsi dalam porsi yang kurang lebih setara. Tidak perlu melewatkan makan apa pun, tetapi harus mengatur ukuran porsi dengan tepat.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, Anda dapat mengurangi porsi makan tetapi tidak dianjurkan melewatkan waktu makan, karena hal ini dapat menyebabkan rasa lapar yang cepat dan makan berlebihan pada waktu makan berikutnya, menyebabkan fluktuasi gula darah. Untuk penurunan berat badan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda karena penyesuaian obat mungkin juga diperlukan.

 

Makanan yang harus dihindari oleh pasien diabetes

1. Makanan dan minuman tinggi gula dan manis

Hindari mengonsumsi makanan manis, pencuci mulut, dan minuman tinggi gula, seperti soda manis, jus buah manis, dan minuman tinggi gula lainnya, misalnya:

 

 - Teh bubble (bubble tea)

     - Teh bubble sangat tidak cocok untuk pasien diabetes dan sebaiknya dihindari karena satu porsi mengandung kadar gula yang sangat tinggi, yang tidak diperlukan dan dapat dengan cepat meningkatkan gula darah.

     - Karena teh bubble mengandung gula dalam jumlah besar, pasien diabetes yang mengonsumsinya dapat mengalami lonjakan gula darah yang berbahaya. Jika ingin mengonsumsinya, sebaiknya dalam jumlah terbatas.

 

 - Minuman beralkohol:

     - Jika berisiko diabetes atau sudah didiagnosis, sebaiknya hindari minuman beralkohol sama sekali. Beberapa campuran, seperti soda, mengandung gula yang dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Mereka yang tidak dapat menahan diri harus mengonsumsi dalam jumlah terbatas.

     - Alkohol dapat mengancam jiwa atau menyebabkan komplikasi. Rekomendasi dapat berbeda tergantung gender. Menghindari alkohol sebisa mungkin sangat bermanfaat bagi kesehatan.

 

 - Minuman energi

     - Minuman energi mengandung gula dan kafein untuk meningkatkan energi. Ini dapat meningkatkan kewaspadaan dan stamina.

     - Untuk pasien diabetes, minuman energi sebaiknya dihindari. Jika membutuhkan tambahan energi, pertimbangkan alternatif seperti buah-buahan atau air putih, yang membantu menjaga kontrol gula darah.

 

2. Makanan tinggi lemak

Hindari makanan tinggi lemak trans dan lemak jenuh, yang biasanya ditemukan dalam makanan olahan berat, makanan gorengan, atau makanan dengan lemak tidak sehat, seperti:

 

  - Kentang goreng

     - Kentang goreng yang sangat diproses dan dimurnikan tidak cocok untuk pasien diabetes. Tidak mengandung serat dan nutrisi penting, sehingga dapat menyebabkan komplikasi. Fokuslah pada makanan kaya serat seperti sayuran, buah, dan biji-bijian utuh agar membantu mengontrol gula darah.

 

 - Minyak sawit atau minyak kelapa

     - Minyak nabati ini tinggi lemak jenuh. Konsumsi berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah dan meningkatkan risiko komplikasi jantung serta stroke, sehingga penggunaannya harus dibatasi.

 

3. Makanan tinggi natrium

Kurangi asupan makanan tinggi natrium, seperti makanan asin, minuman, dan makanan awetan. Kelebihan garam atau gula dalam makanan-makanan ini dapat meningkatkan kadar gula darah dan menambah risiko kesehatan lainnya.

 

 - Makanan asin / acar (pickled foods)

     - Makanan asin atau acar mengandung gula atau garam berlebih untuk pengawetan, yang berbahaya bagi pasien diabetes. Juga dapat mengandung bahan pengawet yang menyebabkan komplikasi jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

 

4. Nasi dan makanan bertepung

Makanan tinggi tepung dan gula dapat dengan cepat meningkatkan gula darah dan berisiko bagi pasien diabetes.

 - Nasi putih dan roti putih

     - Serealia olahan kehilangan serat dan vitamin, dan kekurangan zat penghambat penyerapan gula alami menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat.

     - Makanan bertepung juga memberikan protein, mineral, dan vitamin penting. Pasien diabetes tidak perlu menghilangkan sepenuhnya, tetapi mengonsumsi dalam jumlah seimbang agar tidak terjadi hipoglikemia.

 

5. Daging

Daging, khususnya yang diproses, merupakan sumber protein namun kehilangan nilai nutrisi saat diproses. Bahan kimia yang digunakan untuk pengawetan dapat meningkatkan risiko kesehatan. Kontrol porsi sangat penting; protein harus dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai, tidak perlu dihindari sepenuhnya.

Makanan kaya serat harus ditambahkan untuk memperkuat tubuh, dikonsumsi dalam porsi seimbang bersama vitamin dan mineral. Makanan yang direkomendasikan antara lain

 

 - Sayuran

     - Pasien diabetes dianjurkan untuk makan sayuran mentah atau rebus, yang rendah karbohidrat serta mengandung karbohidrat kompleks, vitamin, mineral, dan serat yang memperlambat lonjakan kadar gula darah.

Sayuran dapat dimakan bersama makanan lain di setiap waktu makan, tetapi tidak untuk dibuat jus, karena hal ini mengurangi serat dan vitamin, sehingga menurunkan manfaat nutrisi.

 

 - Buah segar

     - Semua buah mengandung karbohidrat yang dapat meningkatkan gula darah, tetapi juga menyediakan vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan. Pasien diabetes tidak perlu menghindari buah, tapi sebaiknya membatasi porsinya.

     - Ini membantu mengontrol berat badan dan kadar gula darah. Seperti sayuran, jus buah tidak dianjurkan karena proses penghalusan menghilangkan serat dan vitamin, serta gula tambahan dapat meningkatkan rasa manis, yang tidak cocok untuk diabetesi.

 

Dalam kehidupan sehari-hari, makanan seperti tepung, nasi, buah, daging, susu, dan telur mengandung gula yang dapat meningkatkan gula darah pada tingkat yang berbeda-beda. Makanan berkabohidrat tinggi meningkatkan gula darah lebih banyak dibanding protein atau lemak. Untuk menjaga kadar gula darah tetap sehat, konsumsilah porsi yang sesuai dan seimbangkan pola makan untuk mengontrol berat badan dan menghindari fluktuasi besar gula darah.

 

Pemeriksaan Kesehatan Diabetes?

     Pemeriksaan kesehatan rutin dan mengikuti saran dokter sangat penting untuk memantau dan menyesuaikan pengobatan sesuai kebutuhan pasien demi pengelolaan diabetes yang efektif. Mengontrol asupan makanan juga krusial untuk menjaga kadar gula darah tetap aman.

     Penting untuk tidak mengobati sendiri atau mengonsumsi jamu tanpa konsultasi dengan dokter Anda. Selalu dapatkan saran dari tenaga kesehatan Anda untuk arahan yang aman dan tepat.

     Artikel ini ditujukan untuk tujuan edukasi, membantu pembaca memahami makanan apa yang boleh atau perlu dihindari pasien diabetes, membimbing mereka yang ingin menjaga diri atau mengelola kondisinya.

     Artikel ini berfungsi sebagai pedoman umum bagi pembaca. Untuk saran khusus, konsultasikan dengan tenaga kesehatan profesional guna mendapatkan konsultasi dan pengobatan yang tepat. Kami berharap artikel ini dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi pembaca.

 

Sumber : Rumah Sakit Thonburi Bamrungmuang

T
Thonburi Bamrungmuang Hospital

Penulis Independen

Bagikan artikel ini

Pada halaman ini
  • Makanan yang harus dihindari oleh pasien diabetes
  • 1. Makanan dan minuman tinggi gula dan manis
  • 2. Makanan tinggi lemak
  • - Kentang goreng
  • - Minyak sawit atau minyak kelapa
  • 3. Makanan tinggi natrium
  • - Makanan asin / acar (pickled foods)
  • 4. Nasi dan makanan bertepung
  • 5. Daging

Bagikan artikel ini

T
Thonburi Bamrungmuang Hospital

Penulis

Artikel Lainnya

Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Depresi pada Anak-anak  Bahaya Diam yang Perlu Diketahui Orang Tua
Mar 16, 2026•Mother & Child

Depresi pada Anak-anak Bahaya Diam yang Perlu Diketahui Orang Tua

Saat ini, depresi tidak lagi hanya menjadi masalah bagi orang dewasa. Meskipun banyak orang sering berpikir bahwa anak-anak tidak memiliki hal yang perlu stres atau khawatirkan, mereka tampak ceria dan cerah di luar, tetapi di dalam mereka mungkin sedang merasakan perasaan sedih, kesepian, atau kekosongan. Penyebab depresi pada anak-anak Dipicu oleh banyak faktor seperti masalah keluarga, tekanan akademik, atau bullying, yang jika tidak ditangani dengan benar, dapat memengaruhi perkembangan dan kualitas hidup anak dalam jangka panjang.

Mengapa Kanker Usus Besar dan Rektum Semakin Meningkat di Kalangan Muda?
Mar 16, 2026•Pengetahuan

Mengapa Kanker Usus Besar dan Rektum Semakin Meningkat di Kalangan Muda?

Mengapa Kanker Kolorektal Meningkat di Kalangan Orang Usia Muda? Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat tren yang mencolok bahwa usia rata-rata pasien kanker kolorektal terus menurun. Banyak kasus kini ditemukan pada individu berusia akhir 20-an hingga awal 30-an, bahkan pada mereka yang tidak memiliki riwayat keluarga kanker kolorektal, tidak obesitas, dan bukan peminum alkohol berat.

Fobia Jarum
Mar 16, 2026•Pengetahuan

Fobia Jarum

Selama layanan pemeriksaan kesehatan di luar lokasi, salah satu situasi yang sering ditemui adalah beberapa peserta mengalami ketakutan terhadap jarum. Alasan ketakutan ini dapat bervariasi dari orang ke orang.