
Dhurakij Pundit University (DPU), melalui College of Health and Wellness yang dipimpin oleh Assoc. Prof. Dr. Surapote Wongyai, Pharm D., Dekan College sekaligus pakar obat herbal PBB, bersama dengan Dr. Khanisnicha Chanpha, Associate Dean for Thai Traditional Medicine dan Direktur D Success Thai Traditional Medicine Clinic, menyambut Dr. Thanisorn Sriwanichphoom, Presiden Thai Traditional Medical Council, beserta delegasinya.
Universitas Dhurakij Pundit (DPU), melalui College of Health and Wellness yang dipimpin oleh Assoc. Prof. Dr. Surapote Wongyai, Pharm D., Dekan College sekaligus pakar obat herbal Perserikatan Bangsa-Bangsa, bersama Dr. Khanisnicha Chanpha, Wakil Dekan untuk Pengobatan Tradisional Thailand dan Direktur D Success Thai Traditional Medicine Clinic, menyambut Dr. Thanisorn Sriwanichphoom, Presiden Dewan Medis Tradisional Thailand, beserta delegasinya.
Kunjungan ini bertujuan untuk bertukar perspektif akademik terkait praktik klinis pengobatan tradisional Thailand, kurikulum peningkatan kapasitas profesional, dan sistem manajemen pendidikan inovatif. Pertemuan tersebut diadakan di D Success Thai Traditional Medicine Clinic, Gedung 14, Lantai 1, Universitas Dhurakij Pundit.

Assoc. Prof. Dr. Surapote Wongyai, Pharm D. menyatakan bahwa DPU berkomitmen kuat untuk meningkatkan kapasitas praktisi pengobatan tradisional Thailand dalam menjawab tuntutan layanan kesehatan modern. Fokusnya meliputi penguatan keterampilan klinis, peningkatan standar pengobatan, serta mendorong pengakuan internasional khususnya bagi praktisi pengobatan tradisional Thailand berlisensi yang berperan penting dalam sistem kesehatan Thailand.
Sehubungan dengan itu, universitas secara konsisten telah melaksanakan program peningkatan keterampilan profesional dan re-skilling bagi praktisi pengobatan tradisional Thailand yang kini memasuki angkatan kedua. Program-program ini menekankan kompetensi diagnosis, pengobatan di setting klinis nyata, serta penerapan yang tepat dari formulasi obat tradisional Thailand klasik, didukung dengan inovasi ekstrak herbal berkonsentrasi tinggi yang praktis, aman, dan efektif dengan tetap melestarikan kearifan tradisional sepenuhnya.

Beliau juga menambahkan bahwa DPU sangat menekankan kebangkitan formula obat tradisional Thailand otentik bersamaan dengan teknologi ekstraksi modern agar sesuai dengan kebutuhan pasien masa kini. Sampai saat ini, universitas telah mengembangkan lebih dari 277 formulasi ekstrak herbal Thailand yang seluruhnya telah diterapkan di praktik klinis dengan hasil terapeutik yang jelas, terbukti aman, dan sesuai dengan standar pengobatan tradisional Thailand.
Selain itu, College memprioritaskan pelestarian dan sistematisasi pengetahuan pijat tradisional Thailand, khususnya pijatan sepanjang Garis Ten Sen. Hal ini dicapai melalui pengembangan buku teks standar dan keselarasan komparatif dengan ilmu anatomi modern, sehingga pelatihan dan aplikasi klinis dapat dilakukan secara efektif dan aman.
Pada ranah pendidikan, DPU telah memulai reformasi konkret pendidikan pengobatan tradisional Thailand dengan mengadaptasi kerangka pendidikan dari pelatihan kedokteran modern. Para dosen telah mendapatkan pelatihan melalui program pendidik medis profesional Rumah Sakit Siriraj, dan hasilnya diaplikasikan pada seluruh jenjang pendidikan pengobatan tradisional Thailand. Hal ini mencakup perbaikan dalam proses pembelajaran, sistem penilaian, hingga supervisi penelitian.
Pada saat yang sama, universitas terus memajukan penelitian klinis dan pengembangan produk pengobatan tradisional Thailand menuju standar internasional. Penerimaan mahasiswa program magister pengobatan tradisional Thailand terus meningkat, dengan peserta berasal dari latar belakang pengobatan tradisional Thailand, pengobatan tradisional Thailand terapan, dan program sertifikasi profesi. Hal ini menghasilkan luaran riset yang dapat secara nyata diterjemahkan menjadi inovasi kesehatan berbasis pengobatan tradisional Thailand dan herbal yang berdasar pada evidence-based medicine terutama dalam penanganan penyakit tidak menular (Non-Communicable Diseases/NCDs).
“DPU memandang pendidikan pengobatan tradisional Thailand sebagai bentuk inovasi kesehatan yang aplikatif, menciptakan nilai tambah bagi pasien, masyarakat, dan perekonomian. Hal ini mendukung kemandirian kesehatan nasional, memperkuat ketahanan sistem kesehatan, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. College tetap terbuka untuk kolaborasi dengan seluruh organisasi terkait guna secara berkelanjutan meningkatkan profesi pengobatan tradisional Thailand,” tutup Assoc. Prof. Dr. Surapote Wongyai, Pharm D.

Sementara itu, Dr. Thanisorn Sriwanichphoom, Presiden Dewan Medis Tradisional Thailand, mengatakan kunjungan ini bermula dari pembahasan dalam pertemuan Komite Kebijakan Herbal Nasional, sebuah platform kebijakan tingkat tinggi. Setelah mengetahui komitmen kuat DPU terhadap inovasi kesehatan terutama dalam penelitian formulasi herbal dan pengembangan prosedur terapi Thailand berbasis bukti, beliau menyambut baik undangan mengunjungi College of Health and Wellness untuk pertukaran akademik yang mendalam.
Setelah kunjungan, Dr. Thanisorn menyoroti beberapa inovasi penting, termasuk model Good Practice “Thai Therapeutic Massage for Brain Health Promotion (Smart Brain Massage) in 8 Minutes.” Beliau mencatat bahwa inisiatif ini didukung studi klinis nyata dan tinjauan literatur sistematis sehingga meningkatkan kredibilitas dan mendorong penerimaan lintas disiplin.
Bidang menarik lainnya adalah inovasi dalam ekstraksi herbal Thailand, dengan diskusi tentang proses ekstraksi serta penetapan indikator kualitatif terstandar baik untuk penilaian akademik maupun pengembangan industri berskala praktis.
Dr. Thanisorn menambahkan bahwa selama masa jabatan Dewan Medis Tradisional Thailand 2025–2028, Dewan mengadopsi kebijakan terbuka terhadap kolaborasi dengan seluruh organisasi yang memiliki tujuan sejalan, demi kepentingan masyarakat dan bangsa Thailand. Berdasarkan wawasan yang diperoleh dari kunjungan ini, Dewan berencana untuk menyampaikan informasi dan usulan kepada subkomite eksekutif dan dewan untuk pertimbangan kerangka kerja sama di masa depan agar dapat semakin memajukan profesi pengobatan tradisional Thailand secara konkret dan berkelanjutan.

Sumber:
Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.