ArokaGO
  • Komunitas
BerandaPenyediaKomunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

Cara Memilih Minyak Goreng untuk Mengurangi Risiko PTM
  1. /
  2. Berita
  3. /
  4. Kesehatan Masyarakat
baca 2 menit
|
June 14, 2026

Cara Memilih Minyak Goreng untuk Mengurangi Risiko PTM

Sebelum menggunakan minyak goreng, konsumen harus memahami bahwa penyakit tidak menular (NCD) termasuk penyakit kardiovaskular, diabetes, hipertensi, dan obesitas semakin dikaitkan dengan kebiasaan খাদies, khususnya asupan lemak dan kalori yang berlebihan. Memilih minyak goreng yang tepat dan menggunakannya dengan benar dapat berperan penting dalam mendukung kesehatan jangka panjang.

Pada halaman ini
Cara Memilih Minyak Goreng untuk Mengurangi Risiko NCDsPanduan Pola Makan Sehat 6:6:1
Bagikan berita ini
T
The ArokaGO Reporter
Kesehatan Masyarakat
T
The ArokaGO Reporter
Kesehatan Masyarakat

Sebelum menggunakan minyak goreng, konsumen harus memahami bahwa penyakit tidak menular (NCDs) termasuk penyakit kardiovaskular, diabetes, hipertensi, dan obesitas semakin berkaitan dengan kebiasaan makan, khususnya asupan lemak dan kalori yang berlebihan. Memilih minyak goreng yang tepat dan menggunakannya secara tepat dapat berperan penting dalam mendukung kesehatan jangka panjang.

Cara Memilih Minyak Goreng untuk Mengurangi Risiko NCDs

1. Perhatikan Lemak Jenuh

Penelitian menunjukkan bahwa minyak yang tinggi lemak jenuh, seperti lemak babi dan minyak kelapa sawit, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang karena asupan berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Sebaliknya, minyak yang kaya lemak tak jenuh, termasuk minyak zaitun, minyak kanola, dan minyak kedelai, umumnya dianggap sebagai pilihan yang lebih baik sebagai bagian dari pola makan seimbang.

2. Sesuaikan Minyak dengan Metode Memasak

Berbagai minyak memiliki toleransi panas yang berbeda. Minyak dengan kandungan lemak jenuh lebih tinggi, seperti lemak babi dan minyak kelapa sawit, cenderung lebih stabil terhadap panas untuk memasak pada suhu tinggi. Minyak yang kaya lemak tak jenuh tunggal, seperti minyak zaitun dan minyak kanola, memiliki toleransi panas sedang, sedangkan minyak yang tinggi lemak tak jenuh ganda, seperti minyak kedelai, umumnya kurang cocok untuk memasak pada suhu tinggi dalam waktu lama.

3. Batasi Konsumsi Minyak Secara Keseluruhan

Semua minyak goreng padat energi, menyediakan sekitar 9 kilokalori per gram. Konsumsi berlebihan dari jenis minyak apa pun dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan dan obesitas, yang merupakan faktor risiko utama NCDs. Oleh karena itu, mengontrol jumlah minyak yang digunakan dalam memasak sehari-hari sama pentingnya dengan memilih jenis minyak.

4. Pertimbangkan Teknik Memasak yang Lebih Sehat

Mengurangi ketergantungan pada menggoreng dan menumis dapat secara signifikan menurunkan asupan minyak secara keseluruhan. Alternatif yang lebih sehat meliputi mengukus, merebus, memanggang, atau menggoreng dengan air fryer, yang membutuhkan sedikit atau tanpa tambahan minyak sambil mempertahankan nilai gizi.

Panduan Pola Makan Sehat 6:6:1

Untuk kesehatan jangka panjang yang lebih baik, para ahli merekomendasikan mengikuti prinsip 6:6:1:

  • Gula: Tidak lebih dari 6 sendok teh per hari
  • Minyak goreng: Tidak lebih dari 6 sendok teh per hari
  • Garam (natrium): Tidak lebih dari 1 sendok teh per hari

Menerapkan kebiasaan makan ini, bersama dengan aktivitas fisik teratur dan pola makan seimbang, dapat membantu mengurangi risiko NCDs dan mendorong kehidupan yang lebih sehat.

 

Sumber : Thai Health Promotion Foundation

T
The ArokaGO Reporter
Kesehatan Masyarakat

Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.

Berita Lainnya

MoveYoung Menginspirasi Generasi Berikutnya untuk Hidup Sehat
Sebelumnya

MoveYoung Menginspirasi Generasi Berikutnya untuk Hidup Sehat

June 9, 2026

Kasus Ebola di DR Kongo Meningkat hingga 689, dengan 139 Kematian Dilaporkan
Selanjutnya

Kasus Ebola di DR Kongo Meningkat hingga 689, dengan 139 Kematian Dilaporkan

June 14, 2026