
Otoritas Pariwisata Thailand meningkatkan Festival Lilin Ubon Ratchathani ke-125 dengan pengalaman budaya kontemporer, instalasi yang diterangi, serta dua patung khusus bertajuk “Mamuang dalam Kostum Thailand”, sehingga memperkuat posisi festival ini sebagai acara wisata budaya yang diakui secara internasional.
Otoritas Pariwisata Thailand meningkatkan Festival Lilin Ubon Ratchathani ke-125 dengan pengalaman budaya kontemporer, instalasi yang diterangi cahaya, serta dua patung berukuran khusus yang dirancang dengan tema “Mamuang dalam Kostum Thailand”, sehingga memperkuat posisi festival sebagai acara pariwisata budaya yang diakui secara internasional.
Otoritas Pariwisata Thailand, atau TAT, bergabung dengan mitra lokal untuk meningkatkan Festival Lilin Ubon Ratchathani 2026, salah satu tradisi Buddha dan budaya Thailand yang paling terkenal.
Bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-125, kegiatan festival utama diselenggarakan pada 28–30 Juli 2026 di Thung Si Mueang, Kabupaten/Provinsi Ubon Ratchathani. Program ini memadukan kerajinan pembuatan lilin secara tradisional, warisan keagamaan, dan pertunjukan lokal dengan pencahayaan kreatif, seni kontemporer, serta pengalaman pengunjung yang imersif.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi TAT untuk mengubah acara lokal yang menonjol menjadi Signature Thailand Events yang mampu menarik wisatawan domestik dan internasional, menghasilkan nilai ekonomi, serta membagikan pendapatan pariwisata kepada komunitas setempat.

Festival Lilin Ubon Ratchathani merupakan salah satu dari tiga acara budaya yang dipilih untuk program percontohan Signature Thailand TAT.
Melalui strategi Event Marketing, TAT bertujuan untuk memperkuat potensi festival budaya Thailand dengan memadukan identitas tradisional, kreativitas kontemporer, dan pengalaman yang berfokus pada pengunjung.
Di festival Ubon Ratchathani, dekorasi yang diterangi, landmark budaya, serta aktivitas interaktif diperkenalkan di seluruh area acara. Tambahan ini membantu menciptakan suasana yang khas baik pada siang maupun malam, sekaligus mendorong pengunjung untuk menghabiskan lebih banyak waktu menjelajahi destinasi.
Salah satu daya tarik utama festival ini adalah sepasang patung tiga dimensi yang menampilkan Mamuang, tokoh populer yang dideskripsikan ulang dengan kostum Thailand kontemporer.
Patung-patung tersebut disajikan dalam dua desain: satu terbaring di atas bantalan tradisional dan satu lagi menampilkan pose tarian klasik Thailand.
Diciptakan dengan nuansa pink dan hijau, instalasi ini terinspirasi dari identitas Ubon Ratchathani sebagai “Kota Teratai Indah.” Alas dekoratifnya menggabungkan elemen-elemen yang terinspirasi pola mozaik, karya kaca berwarna, dan porselen Benjarong tradisional, yang ditafsirkan kembali melalui pendekatan artistik modern.
Patung-patung yang diterangi cahaya tersebut berfungsi sebagai landmark baru untuk fotografi dan check-in, sekaligus menjembatani audiens yang lebih muda dengan seni Thailand dan warisan budaya melalui budaya pop kontemporer.
TAT juga menghadirkan pencahayaan dekoratif dan Light & Sound Spectacular dengan tema “Ubon Ratchathani: Land of Civilisation to the World’s Meditation City.”
Pertunjukan tersebut memadukan penceritaan budaya dengan efek visual untuk menampilkan sejarah, keyakinan, serta identitas khas Ubon Ratchathani.
Pertunjukan berlangsung di Thung Si Mueang pada 29–30 Juli 2026, dengan empat pertunjukan dijadwalkan setiap hari, menambah dimensi baru pada pengalaman pariwisata malam di kota tersebut.
Pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam program ART SPACE yang diselenggarakan pada 25–30 Juli. Aktivitasnya meliputi pengaplikasian lembaran emas pada tas kain, pencetakan lilin, ukiran lilin, serta pembuatan bunga lilin dekoratif, sehingga wisatawan dapat merasakan kebijaksanaan lokal dan kerajinan tradisional secara langsung.
Festival Lilin Ubon Ratchathani yang lebih luas diselenggarakan pada 25–31 Juli 2026 melalui kerja sama antara lembaga pemerintah, organisasi swasta, komunitas lokal, kuil, sekolah, dan perajin lilin.
Prosesi menampilkan 46 patung lilin yang bersaing dan satu karya untuk pameran. Peserta merepresentasikan tiga gaya utama pembuatan lilin: lilin tradisional, lilin hasil cetakan (moulded), dan lilin hasil ukiran (carved).
Lebih dari 37 kelompok pertunjukan budaya dari kuil dan lembaga pendidikan di seluruh provinsi juga ikut berpartisipasi dalam prosesi.
Lima area penonton utama disiapkan di sepanjang rute pawai, dengan lebih dari 5.000 kursi disediakan untuk masyarakat secara gratis.
Program utama dimulai dengan upacara pengumpulan lilin pada 28 Juli. Prosesi lilin kerajaan dan kain mandi kerajaan berlangsung pada 29 Juli, dilanjutkan upacara pembukaan resmi dan prosesi lilin pemenang penghargaan pada 30 Juli.
Pengunjung juga dapat terus menikmati pembuatan patung lilin di Thung Si Mueang mulai 31 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Program pariwisata budaya Ubon Ratchathani melampaui periode festival lilin utama.
Provinsi ini juga menyelenggarakan acara “Ganesha Blessings: Unseen Glowing Field of Faith” di Kebun Binatang Ubon Ratchathani, dengan aktivitas malam hari dari 25–31 Juli dan aktivitas siang hari yang dijadwalkan pada 25–30 Agustus 2026.
Program “Ubon Candles Throughout the Month” diselenggarakan pada 3–17 Agustus 2026 di Wat Phra That Nong Bua. Pengunjung dapat melihat contoh-contoh tiga gaya lilin utama milik provinsi, berbelanja produk OTOP lokal, serta menikmati pertunjukan budaya tradisional.
Aktivitas lanjutan ini bertujuan untuk mendorong masa tinggal yang lebih lama, memperkuat bisnis pariwisata setempat, serta memberi pengunjung lebih banyak kesempatan untuk merasakan warisan artistik dan spiritual Ubon Ratchathani.
Sumber: Otoritas Pariwisata Thailand
Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.