Halaman ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI dari bahasa Inggris asli. Beberapa kata mungkin tidak tepat. Lihat dalam Bahasa Inggris

Informasi dan detail layanan lengkap
Bagaimana Cara Menangani herniasi diskus lumbal dengan Kompresi Saraf secara Efektif? “Pemulihan yang Terarah, Aman, dan Permanen”
Nyeri punggung, nyeri yang menjalar ke tungkai, mati rasa, atau kelemahan pada tungkai merupakan gejala umum herniasi diskus lumbal dengan kompresi saraf. Kondisi ini sering ditemukan pada individu usia produktif, dan jika tidak diobati, kasus yang berat dapat memengaruhi fungsi kemih dan buang air besar.
Saat ini, sebagian besar pasien dengan herniasi diskus lumbal memulai dengan pengobatan non-bedah, termasuk obat pereda nyeri, obat anti-inflamasi, atau obat nyeri neuropatik, serta fisioterapi. Namun, beberapa pasien mungkin tidak merespons dengan baik terhadap pengobatan ini, sehingga gejala memburuk dan menghambat aktivitas sehari-hari. Akibatnya, operasi mungkin diperlukan untuk menyelesaikan masalah secara permanen dan mengurangi risiko kekambuhan.

Tiga pilihan pengobatan untuk herniasi diskus lumbal dengan kompresi saraf: suntikan steroid epidural, operasi laser, dan operasi tulang belakang minimal invasif.
1. Injeksi Steroid Epidural
Pasien yang ingin menghindari operasi.
Pasien dengan multiple kondisi kesehatan yang membuat operasi berisiko.
Pasien dengan keluhan nyeri saja, tanpa kelemahan otot atau masalah kemih/buang air besar.
Manfaat Injeksi Steroid Epidural:
Membantu mendiagnosis sumber gejala, terutama ketika terdapat multiple herniasi diskus tetapi hanya satu tingkat yang menyebabkan nyeri.
Memberikan pereda nyeri jangka pendek yang efektif, sehingga pasien dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Aman untuk pasien dengan multiple kondisi kesehatan kronis yang bukan kandidat baik untuk operasi.

2. Operasi Tulang Belakang Laser (Laser)
Sebagian besar digunakan untuk menangani diskus yang menonjol atau herniasi yang hanya menekan saraf secara minimal.
Manfaat Operasi Tulang Belakang Laser:
- Ideal untuk pasien dengan herniasi diskus ringan yang menekan saraf.
- Lebih minimal invasif dibandingkan operasi terbuka tradisional, dengan waktu pemulihan yang lebih cepat.

3. Operasi Tulang Belakang Minimal Invasif (MIS)
Operasi Non-Fusi (Non-Fusion)
- Pasien dengan nyeri tungkai akibat herniasi diskus atau stenosis spinal.
- Pasien tanpa instabilitas spinal.
Operasi Fusi (Fusion)
- Pasien dengan segmen spinal yang tidak stabil.
- Pasien dengan stenosis spinal berat dan degenerasi sendi lanjut

Manfaat Operasi Tulang Belakang Minimal Invasif:
Sayatan lebih kecil
Kerusakan jaringan dan nyeri pascaoperasi yang berkurang.
Kehilangan darah berkurang.
Tingkat infeksi berkurang.
Rawat inap lebih singkat dan waktu pemulihan lebih cepat.
Tidak cocok untuk setiap pasien; evaluasi yang cermat diperlukan untuk menentukan kesesuaian.
Harga
Hubungi untuk harga
Harga akhir tergantung pada kebutuhan spesifik Anda
Hubungi melalui salah satu saluran ini:

Rumah Sakit KDMS
Bangkok, Thailand