Alprazolam, mengapa itu termasuk zat yang dikendalikan?

Alprazolam memiliki beberapa nama dagang, seperti "Xanaxolam". Dalam dunia kedokteran, kami menggunakan Alprazolam untuk meredakan atau mengobati gangguan kecemasan dan gangguan panik, atau menggunakannya sebagai obat tidur bila diperlukan, yang memiliki efikasi terapeutik yang baik.
Dokter akan mempertimbangkan dan memilih dosis yang sesuai untuk setiap pasien secara individual. Obat ini bekerja cepat, sekitar 20 menit setelah diminum. Sebuah pedang memiliki dua sisi, demikian juga Alprazolam. Diketahui bahwa pengguna dapat mengalami amnesia, di mana mereka tidak dapat mengingat berbagai kejadian setelah minum obat, yang menjadi alasan penggunaan obat ini untuk kekerasan seksual karena korban tidak akan mengingat kejadian tersebut. Namun, efek obat ini tidak akan berlangsung lebih dari 1 hari, dan jika minum banyak air, obat akan sepenuhnya diekskresikan melalui urin. Selain itu, penggunaan obat secara terus-menerus dalam jangka panjang akan menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis, dan jika obat dihentikan secara tiba-tiba, akan timbul gejala putus obat, seperti mual, insomnia, jantung berdebar cepat, gelisah, depresi, psikosis, atau bahkan kejang.
Dan yang mengkhawatirkan adalah jika harus diminum bersama obat lain, seperti depresan sistem saraf atau stimulan, dokter harus terlebih dahulu dikonsultasikan karena ada banyak jenis obat yang berinteraksi dengan kadar Alprazolam dalam aliran darah hingga dapat menimbulkan bahaya berat. Dan jika obat diminum bersama minuman beralkohol, obat akan bekerja meningkatkan depresi sistem saraf dan dapat menekan pernapasan, sehingga mengakibatkan henti napas.
Oleh karena itu, penggunaan kelompok obat ini harus berada di bawah pengawasan dokter spesialis, dengan indikasi penggunaan dan pemantauan apakah penggunaan masih diperlukan, serta menghentikan penggunaan bila sesuai.
Referensi :
Rumah Sakit Nan Ah Alprazolam, mengapa ini merupakan zat terkontrol
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

What Does the Liver Do?
What Does the Liver Do? 1. Toxin Filtration and Metabolism: The liver acts as the body's detoxification plant by converting various toxins - such as alcohol, drugs, chemicals, and metabolic byproducts - into forms that can be easily excreted from the body via urine or stool.

Apa itu PTM?
NCDs adalah singkatan dari Non-Communicable Diseases (penyakit kronis tidak menular), yang ditandai oleh:

Cara Menjaga Kesehatan Ginjal Anak Anda
Menjaga kesehatan ginjal Anda agar tetap sehat sangatlah penting. Berikut beberapa cara untuk meningkatkan dan mempertahankan kesehatan ginjal: