Cara Terbaik Mencegah Infeksi Pada Lensa Kontak?

Hal terpenting dalam perawatan lensa kontak adalah kebersihan, tidak hanya pada lensa kontak tetapi juga tempat penyimpanan lensa kontak. Berikut adalah dua langkah penting dalam perawatan lensa kontak.
1. Rawat lensa kontak Anda dengan baik
- Sebelum menangani lensa kontak: Selalu cuci, bilas, dan keringkan tangan. Disarankan untuk menjaga kuku tetap pendek dan halus.
- Setelah melepas lensa kontak: Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan saat melepas dan membersihkan lensa kontak menggunakan larutan multipurpose:
๐ Letakkan lensa kontak di telapak tangan Anda. Tuangkan larutan pembersih multipurpose di atas lensa.
๐ Gosok lensa secara perlahan menggunakan jari di telapak tangan Anda. Ini membantu menghilangkan kotoran permukaan dan kotoran lainnya.
๐ Tuangkan larutan saline steril pada lensa Anda. Ini membantu untuk membilas sisa kotoran yang mungkin masih tertinggal setelah digosok.
๐ Masukkan lensa ke dalam tempat lensa Anda. Isi kompartemen dengan larutan penyimpanan dan biarkan lensa kontak dalam wadah minimal enam jam. (Pastikan untuk mengganti larutan setelah setiap penggunaan lensa Anda)
2. Rawat tempat penyimpanan lensa kontak Anda
Kontaminasi tempat penyimpanan lensa kontak merupakan masalah umum di kalangan pengguna. Ketika Anda tidak mengikuti langkah-langkah yang tepat untuk membersihkan tempat lensa, itu dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan berisiko berpindah ke lensa Anda serta menyebabkan infeksi. Berikut adalah langkah-langkah merawat tempat penyimpanan lensa kontak Anda.
๐ Buang larutan lama dan gunakan larutan baru setiap hari.
๐ Bilas tempat lensa menggunakan sabun atau larutan disinfektan lensa kontak yang bersih.
๐ Keringkan tempat lensa dengan diangin-anginkan menghadap ke bawah di atas tisu dengan tutup terbuka di tempat yang bersih dan kering.
Perawatan yang tepat pada lensa kontak dan tempat penyimpanan lensa akan membantu menjaga kesehatan mata Anda serta meminimalkan risiko infeksi mata. Jika muncul masalah seperti mata merah, terasa terbakar, atau iritasi, kami menyarankan untuk segera berhenti menggunakan lensa kontak dan membawa lensa kontak Anda beserta tempat penyimpanan lensa, serta sisa larutan di dalam tempat tersebut saat berkonsultasi dengan dokter. Hal ini mungkin berguna untuk dilakukan analisis lebih lanjut oleh profesional perawatan mata terkait penyebab dasarnya.
**Bilas larutan lensa hanya dengan saline steril (jangan gunakan saline atau air matang) sebelum memasukkan lensa kontak.
Artikel oleh Dr. Patchima Chantaren
Sumber :
TRSC INTERNATIONAL EYE AND VISION CENTER
TRSC INTERNATIONAL EYE AND VISION CENTER
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Hotel Terbaik di Thailand untuk Pelancong Medis dan Kesehatan
Thailand adalah salah satu destinasi paling menarik di dunia untuk wisata medis, perjalanan kebugaran, masa pemulihan, dan liburan yang berfokus pada kesehatan. Bagi wisatawan internasional, memilih hotel terbaik di Thailand bukan hanya tentang kemewahan atau lokasi. Ini juga tentang kenyamanan, privasi, aksesibilitas, fasilitas kebugaran, dan kemampuan untuk mendukung perjalanan layanan kesehatan yang lancar.

“Cacar Monyet” Saat Ini Menyebar di Thailand: Perspektif Pengobatan Tradisional Thailand
Di dunia saat ini, di mana kita terus menghadapi penyebaran penyakit infeksius baru dan yang muncul kembali seperti monkeypox, memahami penyakit melalui berbagai perspektif dapat membantu kita merespons dengan lebih komprehensif. Meskipun teks medis tradisional Thailand klasik tidak secara langsung menggambarkan “virus,” karena pengetahuan ini dikembangkan sebelum penemuan ilmiah mengenai mikroorganisme, gejala dan karakteristik penyakit ini masih dapat ditafsirkan secara bermakna melalui teori pengobatan tradisional Thailand kuno.

Wisata Kesejahteraan di Thailand | Mengapa Pelancong Datang Lebih dari Sekadar Liburan
Ketika orang memikirkan Thailand, biasanya yang terlintas adalah pantai, makanan jalanan, kuil, dan kehidupan kota yang semarak. Namun dalam beberapa tahun terakhir, sesuatu telah berubah. Semakin banyak wisatawan yang datang dengan tujuan berbeda — tidak hanya untuk menjelajah, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan, mengurangi stres, menjalani skrining kesehatan preventif, atau sekadar merawat diri mereka dengan lebih baik.