ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

  1. Artikel
  2. Pengetahuan
  3. Cara Memilih Kacamata Hitam untuk Melindungi Mata Anda di Musim Panas

Cara Memilih Kacamata Hitam untuk Melindungi Mata Anda di Musim Panas

PPHYATHAI 1 Hospitalon March 20, 2026baca 4 menit
Cara Memilih Kacamata Hitam untuk Melindungi Mata Anda di Musim Panas

Cara Memilih Kacamata Hitam untuk Melindungi Mata Anda di Musim Panas

 

Penyakit mata yang disebabkan oleh paparan sinar UV diklasifikasikan menjadi dua kelompok: efek jangka pendek dan efek jangka panjang. Dalam jangka pendek, paparan radiasi UV dengan intensitas tinggi atau berkepanjangan dapat menyebabkan inflamasi kornea, dengan gejala seperti mata terasa terbakar, berair, sensitif terhadap cahaya, mata merah, dan nyeri mata. Paparan UV jangka panjang memengaruhi kulit di sekitar mata dan mata itu sendiri. Hal ini termasuk kondisi seperti kulit terbakar di sekitar mata, kanker kulit, pterigium, dan pinguecula jika mengenai permukaan mata. Jika sinar UV menembus lebih dalam ke dalam mata, dapat menyebabkan katarak atau degenerasi makula.

 

Kacamata hitam dapat membantu melindungi baik kulit di sekitar mata maupun mata Anda sendiri dari paparan UV. Namun, kacamata tersebut harus memiliki kualitas yang tepat. Berikut adalah 6 prinsip penting untuk memilih kacamata hitam yang tepat:

 

1. Perlindungan UV yang Baik

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menentukan bahwa kacamata hitam standar harus mampu memblokir setidaknya 95% sinar UVA dan setidaknya 99% sinar UVB. Untuk memeriksa apakah kacamata Anda memblokir sinar UV, cari tanda CE di bagian dalam gagang, yang menunjukkan sertifikasi standar Eropa.

 

2. Mengurangi Silau

Kacamata hitam terpolarisasi sangat ideal karena dapat mengurangi silau. Lensa dibuat dari bahan seperti kaca atau plastik, yang dapat memantulkan cahaya. Kacamata hitam yang baik mampu mengurangi silau sekitar 70-90%.

 

3. Pilih Lensa yang Sesuai untuk Aktivitas

Ada 3 jenis lensa populer untuk kacamata hitam:

๐ Lensa CR39: Ini adalah lensa plastik yang tahan gores dan melindungi dari sinar UV serta sinar inframerah.

๐ Lensa Kaca: Lensa ini memberikan kejernihan dan ketahanan goresan yang lebih baik tetapi lebih berat dan mudah pecah jika terjadi kecelakaan.

๐ Lensa Polikarbonat: Ini adalah lensa yang paling ringan, sangat tahan benturan, dan sering digunakan untuk olahraga atau aktivitas ekstrem, memberikan perlindungan terbaik untuk mata Anda.

 

4. Warna Lensa

Lensa kacamata hitam tersedia dalam berbagai warna, masing-masing dengan keunggulan berbeda:

๐ Hitam: Terbaik untuk aktivitas di luar ruangan.

๐ Abu-abu: Mengurangi silau tanpa mendistorsi warna, ideal untuk perjalanan ke pantai.

๐ Oranye/Kuning: Meningkatkan persepsi kedalaman tetapi mendistorsi warna; tidak cocok untuk mengemudi.

๐ Cokelat: Menajamkan warna alami dan cahaya, meningkatkan penglihatan saat mengendarai mobil atau sepeda motor.

๐ Hijau: Mengurangi silau dan memberikan kenyamanan untuk aktivitas luar ruangan, mirip dengan lensa abu-abu.

๐ Teh/Abu-abu Tua: Cocok untuk penggunaan umum.

 

5. Pilih Bingkai yang Sesuai dengan Bentuk Wajah

๐ Untuk wajah persegi, disarankan memilih bingkai bulat atau melengkung.

๐ Untuk wajah bulat, pilih bingkai yang lebih besar yang menutupi tulang pipi atau bingkai bersudut agar wajah tampak lebih kecil.

๐ Untuk wajah panjang, bingkai oval yang menutupi mata sepenuhnya adalah yang terbaik.

๐ Wajah oval dapat menggunakan gaya bingkai apa pun.

 

6. Coba Sebelum Membeli

Kena kacamata hitam dan berjalanlah, lihat ke atas dan ke bawah untuk memastikan tidak melorot. Periksa apakah lensa terpasang dengan baik di dalam bingkai dan apakah gagang bengkok dengan benar. Hal ini akan membantu Anda memilih kacamata hitam yang sesuai dengan ukuran wajah Anda.

 

Namun, jika Anda membeli kacamata hitam dari bahan yang tidak standar, kacamata tersebut mungkin tidak dapat memfilter cahaya UV dengan baik. Jika lensa hanya diberi lapisan warna, lensa yang menggelap dapat membuat mata Anda merasa seperti di tempat gelap. Pada cahaya redup, pupil akan melebar. Mengenakan lensa berkualitas buruk artinya pupil yang melebar akan membiarkan lebih banyak sinar UV masuk ke mata, yang dapat menyebabkan kerusakan dan meningkatkan risiko penyakit mata. Efek samping dari lensa seperti ini mencakup kelelahan, nyeri mata, kemerahan, berair, dan sensasi terbakar.

 

Kesimpulannya, meskipun kacamata hitam penting untuk melindungi mata Anda, juga penting untuk menghindari tempat dengan intensitas UV tinggi, seperti berada di luar ruangan dalam waktu lama. Jika tidak memungkinkan untuk menghindari paparan UV, kenakan kacamata hitam, topi bertepi lebar, atau gunakan payung untuk melindungi mata Anda dan menjaga kesehatan seumur hidup.

 

Cara Memilih "Kacamata Hitam" untuk Melindungi Mata Anda di Musim Panas

 

 

 

 

 

Artikel Oleh: Dr. Natamon Srisamran

sumber: PHAYATHAI 1 Hospital

**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO

P
PHYATHAI 1 Hospital

Penulis Independen

Bagikan artikel ini

Pada halaman ini
  • Cara Memilih Kacamata Hitam untuk Melindungi Mata Anda di Musim Panas
  • 1. Perlindungan UV yang Baik
  • 2. Mengurangi Silau
  • 3. Pilih Lensa yang Sesuai untuk Aktivitas
  • 4. Warna Lensa
  • 5. Pilih Bingkai yang Sesuai dengan Bentuk Wajah
  • 6. Coba Sebelum Membeli

Bagikan artikel ini

P
PHYATHAI 1 Hospital

Penulis

Artikel Lainnya

Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Turun berat badan sebelum risiko diabetes... ancaman berbahaya yang dekat denganmu dan sering diabaikan.
Mar 20, 2026•Penyakit & Pengobatan

Turun berat badan sebelum risiko diabetes... ancaman berbahaya yang dekat denganmu dan sering diabaikan.

Saat ini, jumlah penderita diabetes di Thailand terus meningkat, dan penyakit ini mulai ditemukan pada kelompok usia yang lebih muda. Faktor utama yang berkontribusi terhadap penyakit ini adalah konsumsi makanan tinggi lemak dan tinggi gula, serta kebiasaan gaya hidup. Diabetes sering ditemukan pada orang dewasa yang bekerja, karena pada masa ini orang menjalani hidup dengan tempo yang cepat, makan tidak teratur, menghabiskan banyak waktu bekerja di depan komputer, kurang bergerak, sering begadang, dan jarang berolahraga. Perilaku-perilaku ini dapat menyebabkan masalah yang terakumulasi dalam jangka panjang. Banyak orang mungkin tidak menyadari bahwa bahkan peningkatan berat badan yang sedikit pun dapat menjadi tanda peringatan awal dari ancaman diam-diam diabetes, yang mungkin sedang berkembang tanpa mereka ketahui.

Cara Menikmati Makanan Jalanan Tanpa "Perut Bangkok"
Mar 20, 2026•Perjalanan

Cara Menikmati Makanan Jalanan Tanpa "Perut Bangkok"

Salah satu daya tarik mengunjungi Bangkok adalah makanan jalanan yang luar biasa. Mulai dari mie pedas hingga camilan goreng, cita rasa khas masakan Thailand yang beragam adalah wajib dicoba bagi siapa saja yang berkunjung ke kota ini. Namun, menikmati makanan jalanan kadang-kadang dapat disertai risiko gangguan pencernaan, yang biasa disebut sebagai "Bangkok Belly". Kabar baiknya, dengan beberapa langkah pencegahan dan tips sederhana, Anda dapat menikmati makanan jalanan yang lezat sekaligus menjaga kesehatan perut Anda tetap bahagia.

Tekanan darah, kolesterol, dan diabetes adalah faktor risiko utama stroke yang harus Anda periksa hari ini
Mar 20, 2026•Health

Tekanan darah, kolesterol, dan diabetes adalah faktor risiko utama stroke yang harus Anda periksa hari ini

Stroke tidak selalu terjadi secara tiba-tiba. Banyak orang percaya bahwa stroke adalah suatu kejadian yang terjadi secara tak terduga. Meskipun kondisinya sendiri memang dapat terjadi secara tiba-tiba, pada kenyataannya, berbagai faktor risiko cenderung terakumulasi seiring waktu, seringkali tanpa disadari oleh pasien. Hal ini terutama berlaku pada orang dewasa usia produktif dan lansia. Tiga faktor risiko utama yang mempengaruhi kesehatan vaskular umumnya ditemukan pada kelompok ini, termasuk