Insomnia

Insomnia
Insomnia adalah kondisi umum yang dapat memengaruhi orang dari segala usia. Pasien sering mengalami kesulitan untuk tidur meskipun memiliki kesempatan yang cukup untuk beristirahat. Mungkin membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk tertidur (sekitar 30–60 menit), dan tidur bisa dangkal, dengan mimpi yang sering atau terbangun tiba-tiba di tengah malam, sehingga membuat sulit untuk kembali tidur. Hal ini mencerminkan keadaan kewaspadaan yang terus-menerus dalam tubuh. Akibatnya, saat bangun tidur, pasien sering merasa lelah, lesu, dan tidak segar, menandakan istirahat yang tidak memadai, yang dapat berdampak negatif pada fungsi tubuh secara keseluruhan dan menurunkan kinerja harian.
Dari perspektif Pengobatan Tradisional Tiongkok (Traditional Chinese Medicine/TCM), lima organ utama—paru-paru, limpa, jantung, hati, dan ginjal—bekerja bersama sebagai sistem yang terintegrasi. Jika satu organ melemah, maka dapat memengaruhi organ lain. Sebagai contoh, defisiensi pada jantung dan limpa dapat menyebabkan kesulitan tidur dan bangun dengan perasaan tidak segar.
Di Qinglong Clinic, insomnia dapat diobati dengan teknik akupunktur khusus menggunakan titik-titik tertentu, termasuk:
๐ Shenmen (HT7): Dikenal sebagai “Gerbang Pikiran”, terletak pada lipatan pergelangan tangan bagian dalam di sisi jari kelingking. Membantu dalam mengatur fungsi jantung, menenangkan pikiran, mengurangi kegelisahan, dan meningkatkan kualitas tidur. Titik ini juga penting dalam pengobatan gangguan mental dan emosional.
๐ Anmian (EX-HN22): Titik khusus yang secara langsung digunakan untuk mengatasi insomnia, terletak di belakang telinga antara cuping telinga dan belakang kepala. Titik ini membantu menghasilkan tidur yang lebih dalam dan lebih nyenyak.
๐ Neiguan (PC6): Terletak sekitar dua jari di atas lipatan pergelangan tangan bagian dalam. Membantu mengatur aliran energi (Qi), melebarkan dada, dan menenangkan pikiran.
๐ Baihui (GV20): Terletak di bagian tengah atas kepala. Membantu meningkatkan sirkulasi darah ke otak, mendorong relaksasi, dan meningkatkan kualitas tidur.
Terakhir, penyesuaian gaya hidup juga penting: hindari berolahraga sebelum tidur, batasi waktu layar setidaknya 2 jam sebelum tidur, dan hindari teh atau kopi pada sore hari. Praktik-praktik ini dapat membantu meningkatkan kemudahan untuk tertidur dan juga kualitas tidur secara keseluruhan.
sumber: Qinglong Clinic
**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Hotel Terbaik di Thailand untuk Pelancong Medis dan Kesehatan
Thailand adalah salah satu destinasi paling menarik di dunia untuk wisata medis, perjalanan kebugaran, masa pemulihan, dan liburan yang berfokus pada kesehatan. Bagi wisatawan internasional, memilih hotel terbaik di Thailand bukan hanya tentang kemewahan atau lokasi. Ini juga tentang kenyamanan, privasi, aksesibilitas, fasilitas kebugaran, dan kemampuan untuk mendukung perjalanan layanan kesehatan yang lancar.

“Cacar Monyet” Saat Ini Menyebar di Thailand: Perspektif Pengobatan Tradisional Thailand
Di dunia saat ini, di mana kita terus menghadapi penyebaran penyakit infeksius baru dan yang muncul kembali seperti monkeypox, memahami penyakit melalui berbagai perspektif dapat membantu kita merespons dengan lebih komprehensif. Meskipun teks medis tradisional Thailand klasik tidak secara langsung menggambarkan “virus,” karena pengetahuan ini dikembangkan sebelum penemuan ilmiah mengenai mikroorganisme, gejala dan karakteristik penyakit ini masih dapat ditafsirkan secara bermakna melalui teori pengobatan tradisional Thailand kuno.

Wisata Kesejahteraan di Thailand | Mengapa Pelancong Datang Lebih dari Sekadar Liburan
Ketika orang memikirkan Thailand, biasanya yang terlintas adalah pantai, makanan jalanan, kuil, dan kehidupan kota yang semarak. Namun dalam beberapa tahun terakhir, sesuatu telah berubah. Semakin banyak wisatawan yang datang dengan tujuan berbeda — tidak hanya untuk menjelajah, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan, mengurangi stres, menjalani skrining kesehatan preventif, atau sekadar merawat diri mereka dengan lebih baik.