Gigi Kuning Saat Menggunakan Behel: Penyebab dan Cara Mencegahnya

Bagi siapa pun yang sedang memakai behel, salah satu kekhawatiran terbesar bukan hanya rasa sakit—tetapi juga kebersihan mulut. Khususnya, masalah gigi kuning selama perawatan ortodonti dapat membuat banyak orang merasa kurang percaya diri untuk tersenyum.
Dengan adanya braket dan kawat yang menempel pada gigi, pembersihan menjadi jauh lebih sulit, sehingga plak dan noda lebih mudah menumpuk.
Hari ini, kami akan mengulas penyebab gigi kuning saat memakai behel dan membagikan tips praktis agar gigi tetap bersih dan cerah sepanjang perawatan Anda.
Apakah Memakai Behel Benar-benar Menyebabkan Gigi Kuning?
Banyak orang keliru mengira bahwa behel itu sendiri menyebabkan gigi menjadi kuning. Faktanya, braket logam tidak melepaskan warna atau noda apa pun.
Penyebab utama menguningnya gigi adalah penumpukan plak dan sisa makanan yang terjebak di sekitar braket dan karet elastis.
Seiring waktu, jika tidak dibersihkan dengan baik, penumpukan ini akan mengeras menjadi karang gigi dan menyerap pigmen dari makanan serta minuman seperti teh dan kopi—sehingga gigi tampak kuning, terutama di sekitar braket dan di bawah kawat.
5 Tips Mencegah Gigi Kuning Saat Memakai Behel
Jika Anda tidak ingin melepas behel dan akhirnya memiliki warna gigi yang tidak rata atau noda yang membandel, cobalah tips berikut:
1. Gunakan Sikat Gigi yang Dirancang untuk Behel
Sikat gigi biasa mungkin tidak mampu menjangkau celah sempit di sekitar braket. Sikat gigi ortodonti berbentuk V dapat membersihkan area sekitar behel dengan lebih baik dan menjangkau bagian yang tidak dapat dijangkau sikat biasa.
2. Gunakan Sikat Interdental Setelah Makan
Sisa makanan yang terjebak di antara kawat merupakan penyebab utama gigi kuning. Menggunakan sikat interdental kecil setelah makan membantu menghilangkan sisa makanan dan mengurangi penumpukan plak secara efektif.
3. Hindari Makanan dan Minuman Berwarna Gelap
Kopi, teh, soda berwarna gelap, dan saus dapat dengan mudah menodai gigi. Jika Anda tidak dapat menghindarinya, pertimbangkan untuk menggunakan sedotan dan berkumur segera setelahnya.
4. Rajin Membersihkan dengan Benang Gigi (Benang Gigi Ortodonti)
Banyak orang melewatkan penggunaan benang gigi karena merasa tidak praktis saat memakai behel, padahal hal ini menyebabkan penumpukan plak di antara gigi—tanda awal perubahan warna dan bahkan bisa menyebabkan gigi berlubang.
5. Lakukan Scaling dan Pemeriksaan Gigi Setiap 6 Bulan
Bahkan dengan behel, scaling dan pemeriksaan gigi tetap penting. Dokter gigi dapat menghilangkan noda dan karang gigi yang tidak bisa dibersihkan dengan sikat, sehingga senyum tetap cerah.
Gigi Kuning Saat Pakai Behel Bisa Dicegah
Menguningnya gigi selama perawatan ortodonti bukanlah hal yang harus diterima begitu saja—itu adalah tanda bahwa perawatan kebersihan mulut Anda mungkin perlu ditingkatkan.
Dengan menyesuaikan kebiasaan makan dan semakin memperhatikan kebersihan, Anda dapat mengurangi risiko noda di sekitar behel secara signifikan.
Jika Anda sudah melepas behel dan melihat perubahan warna signifikan, pemutihan gigi adalah pilihan efektif untuk mengembalikan kecerahan gigi.
Untuk saran yang lebih spesifik, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan profesional di Klinik Gigi Pasook, di mana para ahli dapat membimbing Anda mengenai perawatan dan prosedur pemutihan yang tepat.
Namun, solusi terbaik adalah pencegahan—sehingga ketika behel Anda dilepas, Anda tidak hanya mendapatkan susunan gigi yang rapi, tapi juga senyum yang cerah dan indah.
Sumber : Pasook dental clinic
**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO
Pasook Dental Clinic
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Periksa Sekarang!! Gejala Kehamilan Dini dalam 1–2 Minggu Pertama
Gejala yang menunjukkan kehamilan dapat bervariasi dari satu calon ibu ke calon ibu lainnya. Selama minggu pertama, beberapa wanita mungkin tidak mengalami tanda atau morning sickness yang nyata sama sekali dan bahkan tidak menyadari bahwa mereka sedang hamil. Sebaliknya, beberapa wanita dapat mengalami morning sickness atau gejala lain secara terus-menerus selama jangka waktu tertentu. Oleh karena itu, mengidentifikasi gejala awal kehamilan tidak selalu mudah. Namun secara medis, terdapat tanda-tanda tertentu yang dapat ditunjukkan tubuh yang dapat mengindikasikan kehamilan awal selama 1-2 minggu pertama, sehingga membantu wanita mempersiapkan diri untuk menjadi ibu baru.

Hipoglikemia (Gula Darah Rendah)
Ini adalah kondisi di mana kadar glukosa darah turun di bawah 70 mg/dL dan dapat terjadi pada orang dengan diabetes maupun masyarakat umum.

Berapa lama prosedur implan gigi berlangsung?
Durasi prosedur implan gigi tergantung pada beberapa faktor, seperti lokasi implan, kondisi tulang rahang, dan teknik pembedahan yang digunakan. Pada kasus di mana pasien baru saja kehilangan gigi dan memiliki kepadatan tulang yang cukup, perawatan biasanya memakan waktu sekitar 3 bulan. Dalam beberapa situasi seperti gigi depan yang memerlukan pertimbangan estetika atau kasus yang melibatkan beberapa implan, gigi prostetik sementara dapat dipasang segera setelah proses implan.
