ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

5 Penyakit Berbahaya yang Muncul saat Songkran
  1. /
  2. Berita
  3. /
  4. Kesehatan Masyarakat
baca 4 menit
|
March 26, 2025

5 Penyakit Berbahaya yang Muncul saat Songkran

Festival Songkran adalah waktu untuk kebahagiaan, kesenangan, dan pertemuan sosial. Namun, di tengah percikan air dan cuaca panas Thailand, terdapat risiko kesehatan yang dapat muncul jika tidak mengambil langkah pencegahan yang tepat. Hari ini, kami telah menyusun daftar "5 Penyakit Berbahaya yang Datang dengan Songkran" untuk membantu semua orang agar tetap waspada dan melindungi diri dari penyakit-penyakit ini.

Pada halaman ini
Festival Songkran adalah waktu untuk kebahagiaan, kesenangan, dan pertemuan sosial. Namun, di tengah percikan air dan cuaca panas di Thailand, terdapat risiko kesehatan yang dapat muncul jika tindakan pencegahan yang tepat tidak diambil. Hari ini, kami telah mengumpulkan daftar "5 Penyakit Berbahaya yang Datang dengan Songkran" agar semua orang waspada dan melindungi diri dari penyakit tersebut.1. Pneumonia2. Pink Eye (Konjungtivitis)3. Heat Stroke4. Keracunan Makanan5. Infeksi dan Iritasi KulitLangkah Pencegahan Bermain Air Songkran
Bagikan berita ini
T
The ArokaGO Reporter
Kesehatan Masyarakat
T
The ArokaGO Reporter
Kesehatan Masyarakat

Festival Songkran adalah waktu untuk kebahagiaan, kesenangan, dan pertemuan sosial. Namun, di tengah percikan air dan cuaca panas di Thailand, terdapat risiko kesehatan yang dapat muncul jika tindakan pencegahan yang tepat tidak diambil. Hari ini, kami telah mengumpulkan daftar "5 Penyakit Berbahaya yang Datang dengan Songkran" agar semua orang waspada dan melindungi diri dari penyakit tersebut.

 

1. Pneumonia

Penyebab utama pneumonia selama Songkran adalah perubahan suhu tubuh yang cepat dari cuaca panas ke air dingin. Kondisi tubuh yang basah terlalu lama bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, memicu gejala seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, batuk, dan demam. Jika tidak ditangani, dapat berkembang menjadi pneumonia.

Pencegahan:

     - Hindari bermain dengan air yang sangat dingin atau terlalu lama dalam keadaan basah.

     - Jika merasa tidak enak badan, segera berhenti bermain dan istirahat.

     - Jika demam tinggi berlanjut, segera konsultasikan dengan dokter.

 

2. Pink Eye (Konjungtivitis)

Air yang terkontaminasi dapat mengandung bakteri atau virus yang, jika mengenai mata, dapat menyebabkan infeksi. Hal ini mengakibatkan mata merah, bengkak, dan iritasi, keluarnya air mata berlebihan, dan kemungkinan keluarnya cairan kuning atau putih.

Pencegahan:

     - Hindari bermain dengan air yang tidak bersih.

     - Jangan mengusap mata atau menyentuhnya dengan tangan kotor.

     - Jika terjadi iritasi atau kemerahan pada mata, bilas dengan air bersih dan konsultasikan dengan dokter.

 

3. Heat Stroke

Paparan sinar matahari yang berkepanjangan selama Songkran dapat menyebabkan dehidrasi dan hilangnya elektrolit, menyebabkan pusing, mual, muntah, dan kelelahan. Dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan kehilangan kesadaran. Tanda peringatan berbahaya adalah ketika tubuh menjadi sangat panas tetapi tidak berkeringat.

Pencegahan:

     - Kenakan pakaian longgar berwarna cerah.

     - Lindungi kulit dengan topi, kacamata hitam, dan tabir surya.

     - Tetap terhidrasi.

     - Berhati-hatilah saat mengonsumsi obat tertentu.

     - Jangan pernah meninggalkan siapa pun di mobil yang diparkir di bawah sinar matahari.

     - Hindari aktivitas berat selama jam puncak sinar matahari (10:00 hingga 15:00).

     - Secara bertahap beradaptasi dengan cuaca panas.

     - Mereka yang berada dalam kelompok berisiko tinggi harus berhati-hati lebih.

     - Jika gejala heat stroke muncul, segera cari perawatan medis karena bisa mengancam nyawa.

 

4. Keracunan Makanan

Selama Songkran, makanan dan minuman yang dibiarkan dalam suhu panas dapat mudah rusak. Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi dapat menyebabkan mual, muntah, diare, atau dehidrasi parah, yang mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit.

Pencegahan:

Untuk menghindari keracunan makanan, ikuti tips berikut:

     - Cuci tangan dengan baik sebelum menyiapkan atau makan makanan.

     - Cuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi.

     - Masak daging dan unggas pada suhu yang tepat.

     - Simpan sisa makanan di lemari es segera.

     - Buang makanan dengan bau atau penampilan yang tidak biasa.

Kapan Harus Menemui Dokter:

Carilah perhatian medis jika mengalami:

     - Muntah atau diare berat.

     - Demam di atas 102° F (38,9° C).

     - Kebingungan atau perilaku yang tidak normal.

     - Mati rasa atau kesemutan pada lengan dan kaki.

Gejala ini sangat memprihatinkan bagi anak-anak, wanita hamil, atau individu dengan sistem kekebalan yang lemah.

 

5. Infeksi dan Iritasi Kulit

Bermain dalam air Songkran dapat menyebabkan iritasi atau infeksi kulit akibat paparan air yang tidak bersih, menyebabkan ruam, kemerahan, atau pustula. Jika tidak diobati, kondisi ini bisa menjadi parah.

Pencegahan:

     - Cuci tangan secara teratur.

     - Hindari mengusap mata.

     - Gunakan handuk bersih setiap hari.

     - Jangan berbagi barang pribadi (mis. handuk, kosmetik).

     - Istirahat yang cukup untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

 

Langkah Pencegahan Bermain Air Songkran

Jika air yang digunakan dalam perayaan tidak bersih, ambil langkah berikut:

          - Jika air masuk ke mata, segera bilas dengan air bersih.

          - Jika air tertelan secara tidak sengaja, risikonya tergantung pada tingkat kontaminasi. Jumlah kecil mungkin tidak menyebabkan penyakit, tetapi jika air memasuki hidung, pantau gejala seperti demam, pilek, atau sakit kepala.

Dengan memastikan air yang digunakan bersih, banyak risiko kesehatan ini dapat dihindari, menjadikan Songkran sebagai perayaan yang menyenangkan dan aman untuk semua orang.

Sumber:

T
The ArokaGO Reporter
Kesehatan Masyarakat

Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.

Berita Lainnya

Bangkok Menempati Peringkat Ke-2 sebagai "Kota Makanan Terbaik di Dunia" pada Tahun 2025
Sebelumnya

Bangkok Menempati Peringkat Ke-2 sebagai "Kota Makanan Terbaik di Dunia" pada Tahun 2025

March 26, 2025

Periksa 12 Distrik di Bangkok dengan Tingkat PM 2.5 Tertinggi – Departemen Layanan Medis Prihatin terhadap Kesehatan Masyarakat, Menawarkan Saran untuk Meredakan Gejala
Selanjutnya

Periksa 12 Distrik di Bangkok dengan Tingkat PM 2.5 Tertinggi – Departemen Layanan Medis Prihatin terhadap Kesehatan Masyarakat, Menawarkan Saran untuk Meredakan Gejala

March 27, 2025